-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Pulau di Gorontalo Utara rawan persembunyian teroris

Pulau di Gorontalo Utara rawan persembunyian teroris
Dokumentsi: Penggeledahan Rumah Tersangka Teroris Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di salah satu rumah tersangka teroris di Indramayu, Jawa Barat, Selasa (26/1/16). Dalam penggeledahan di kedua rumah tersangka teroris AH dan WF, Tim Densus 88 menemukan barang bukti milik tersangka yang diduga terkait dengan bom Thamrin. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/aww/16. ()

"Makanya peningkatan pengawasan di 52 pulau yang dimiliki akan diperketat," ujarnya di Gorontalo, Jumat.

Upaya pemerintah daerah menjadikan pulau-pulau tidak berpenghuni sebagai objek pariwisata, pengembangan budi daya rumput laut, dan peternakan sapi menjadi solusi pengawasan dan pemanfaatan pulau-pulau yang dimiliki.

"Daerah ini sangat terbuka, akses menuju pulau-pulau yang dimiliki sangat mudah sehingga potensial dijadikan tempat persembunyian para teroris maupun pelaku kejahatan. Maka pemanfaatannya oleh pemerintah daerah sangat tepat untuk meminimalisir salah penggunaan terhadap pulau-pulau cantik yang dimiliki," ujarnya.

Apalagi kata ia, beberapa pulau di wilayah barat memiliki areal daratan yang cukup luas, tumbuh tanaman tahunan bahkan beberapa memiliki areal hutan yang cukup lebat.

Pemerintah daerah akan melakukan penelitian bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk pemanfaatan pulau agar tepat kelola.

Seperti yang sudah dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan memanfaatkan pulau untuk pengembangan peternakan sapi.

Tahun ini sudah diujicobakan di Pulau Ponelo atau pulau berpenghuni, rencananya 2017 akan diawali dengan penelitian lokasi atau pulau yang tepat untuk pengembangan peternakan sapi.

Kemudian, pemerintah daerah akan mendorong masyarakat di wilayah pesisir untuk membentuk kelompok yang akan mengelola bantuan untuk pengembangan peternakan sapi di pulau-pulau tidak berpenghuni.

Upaya-upaya tersebut kata Bupati, akan mendorong peningkatan pengawasan pulau-pulau di wilayah ini, agar tidak dijadikan tempat persembunyian teroris maupun pelaku kejahatan.

Gorontalo Utara memiliki 52 pulau, terbentang di sepanjang 317 kilo meter garis pantainya. 2 pulau berpenghuni yaitu Pulau Ponelo di Kecamatan Ponelo Kepulauan dan Pulau Dudepo di Kecamatan Anggrek.

Tiga pulau lainnya yaitu Saronde, Bugisa dan Mohinggito, dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari. Sedangkan Pulau Mas, Raja dan Popaya merupakan kawasan cagar alam.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Labels: Hukum, Nasional

Thanks for reading Pulau di Gorontalo Utara rawan persembunyian teroris. Please share...!

0 Komentar untuk "Pulau di Gorontalo Utara rawan persembunyian teroris"

Back To Top