Rupiah menguat menjadi Rp13.184 per dolar AS
Pegawai menghitung uang di cash center BNI, Jakarta, Senin (25/1). (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta bergerak naik 26 poin menjadi Rp13.184 per dolar AS pada Jumat pagi.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS setelah sempat tertekan kemarin menunjukkan bahwa kecemasan mengenai dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) sudah mereda dalam jangka pendek.
"Masih kuatnya sentimen dari domestik mampu menahan tekanan rupiah dan kembali bergerak ke area positif," katanya.
Ia mengatakan penguatan kembali nilai tukar rupiah juga tidak lepas dari sentimen persetujuan pengesahan undang-undang tentang pengampunan pajak, yang juga menjadi sentimen positif bagi ekuitas dan obligasi.
Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova mengatakan pelaku pasar juga mencermati data inflasi Juni 2016.
"Inflasi menjadi salah satu sentimen yang dicermati pelaku pasar," katanya.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Juni 2016 sebesar 0,66 persen, sementara inflasi tahun kalender berjalan dari Januari hingga Juni 2016 sebesar 1,06 persen dan inflasi tahun ke tahun 3,45 persen.
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Labels:
Ekonomi moneter
Thanks for reading Rupiah menguat menjadi Rp13.184 per dolar AS. Please share...!

0 Komentar untuk "Rupiah menguat menjadi Rp13.184 per dolar AS"