DPR Rapat Bareng BPK Bahas Audit Dana Pilkada
Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jakarta - Pimpinan DPR bersama dengan
pimpinan Komisi II dan III menggelar rapat dengan BPK. Rapat ini
merupakan kelanjutan dari rapat BPK dengan Komisi II sebelumnya mengenai
dana pilkada.
Rapat dimulai pukul 16.45 WIB di ruang pimpinan DPR, lantai 3 Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.
"Konteks rapat kali ini adalah meneruskan pertemuan kemarin. Mengapa kami panggil juga Komisi III? Karena kami lihat dana untuk pengamanan Pilkada masih kurang, sehingga nanti Ketua Komisi III dapat memberi keterangan untuk dana keamanan," ujar Taufik mengawali rapat.
Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga hadir dalam rapat kali ini. Selain itu hadir pula Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin, Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman, dan Wakil Ketua Komisi II Riza Patria.
Dari BPK diwakili oleh Anggota 1 Agung Firman. Dia menjelaskan temuan-temuan yang ditengarai menyebabkan kerugian negara.
Hingga kini rapat masih berlangsung dengan pemaparan oleh BPK. Rapat berlangsung terbuka setelah sebelumnya Taufik Kurniawan meminta persetujuan peserta rapat.
(bpn/trq)
Rapat dimulai pukul 16.45 WIB di ruang pimpinan DPR, lantai 3 Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.
"Konteks rapat kali ini adalah meneruskan pertemuan kemarin. Mengapa kami panggil juga Komisi III? Karena kami lihat dana untuk pengamanan Pilkada masih kurang, sehingga nanti Ketua Komisi III dapat memberi keterangan untuk dana keamanan," ujar Taufik mengawali rapat.
Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga hadir dalam rapat kali ini. Selain itu hadir pula Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin, Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman, dan Wakil Ketua Komisi II Riza Patria.
Dari BPK diwakili oleh Anggota 1 Agung Firman. Dia menjelaskan temuan-temuan yang ditengarai menyebabkan kerugian negara.
Hingga kini rapat masih berlangsung dengan pemaparan oleh BPK. Rapat berlangsung terbuka setelah sebelumnya Taufik Kurniawan meminta persetujuan peserta rapat.
(bpn/trq)
