-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Anggota DPR bantu korban bencana puting beliung di Langkat

Anggota DPR bantu korban bencana puting beliung di Langkat

Anggota DPR bantu korban bencana puting beliung di Langkat
(foto : DPR.go.id)

"Bantuan yang diberikan ini hanya spontanitas saja guna meringankan beban keluarga yang tertimpa bencana angin puting beliung," kata Delia Pratiwi Sitepu di Langkat, Senin.

Bantuan spontanitas bagi warga yang tertimpa bencana itu diberikan kepada masyarakat di Desa Beruam Kecamatan Kuala dan di Kelurahan Pekan Kuala.

Bantuan itu berupa beras 10 kg untuk masing-masing kepala keluarga, berikut gula, minyak goreng, mie instan, dan uang Rp1 juta.

Delia Pratiwi Sitepu juga memberikan bantuan bagi warga yang terkena bencana angin puting beliung di Perkebunan Turangi Kecamatan Bahorok.

Di daerah itu, terdapat dua rumah yang mengalami rusak berat, satu rusak sedang, dan tujuh mengalami rusak ringan akibat tiupan angin.

"Bantuan yang diberikan ini wujud rasa keprihatinan begitu mengetahui ada warga yang terkena bencana. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban yang diderita warga sekarang ini," katanya. 

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat Irwan Syahri menjelaskan, selama dua hari angin puting beliung melanda dua kecamatan yakni Kuala dan Bahorok dan merusak 48 rumah.

Selain 48 rumah yang mengalami rusak, ada juga satu warga yang tewas yaitu Indah Lestari Br Bangun (8) akibat tertimba pohon aren yang tumbang.


Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Pemprov Jateng bantu puluhan korban longsor Purworejo

Pemprov Jateng bantu puluhan korban longsor Purworejo

Pemprov Jateng bantu puluhan korban longsor Purworejo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Purworejo (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap membantu puluhan korban tanah longsor di Kabupaten Purworejo, kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar di Purworejo, Senin (20/6) malam, mengatakan Pemprov Jateng akan memberikan bantuan senilai Rp7 juta kepada korban luka dan Rp10 juta bagi keluarga korban meninggal dunia.

Ia menyampaikan hal tersebut usai memantau data korban di Posko Penanggulangan Bencana Alam Tanah Longsor di Dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, Purworejo.

Ganjar menuturkan pemerintah terus mendorong tim evakuasi untuk mencari korban yang belum ditemukan.

"Pemprov Jateng mendorong Pemkab Purworejo untuk terus mencari keberadaan korban tanah longsor yang hingga saat ini belum ditemukan," katanya.

Ia mengapresiasi kinerja petugas gabungan yang sudah berhasil menemukan sebanyak 32 jenazah korban tanah longsor.

Ganjar meminta Pemkab Purworejo untuk selalu berkoordinasi terkait stok logistik yang diperlukan.

"Hal ini bertujuan agar logistik yang tiba di Posko penanggulangan darurat tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan.


Bencana tanah longsor di Kabupaten Purworejo mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, pemerintah berencana merelokasi korban bencana tanah longsor tersebut ke tempat yang lebih aman.

Sejumlah rumah di tiga desa di Purworejo rusak bahkan hilang diterjang material longsor, yakni di Desa Karangrejo dan Desa Donorati Kecamatan Loano dan di Desa Jelok Kecamatan Kalgesing.

Lokasi rumah terdampak tanah longsor tersebut saat ini tidak layak untuk hunian, selain banyaknya material longsoran tanah, lokasi tersebut juga dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan.

Gubernur juga meminta untuk mengkaji lokasi rumah yang berada di sekitar longsor.

Ia mengatakan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pemerintah berencana merelokasi bagi korban langsung maupun korban terdampak longsor, namun pemerintah belum menentukan lokasi relokasi dan menunggu masukan dari pihak terkait.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Bantu Rio Haryanto dengan beli kaos ini di IIMS

Bantu Rio Haryanto dengan beli kaos ini di IIMS

Bantu Rio Haryanto dengan beli kaos ini di IIMS
Donasi untuk Rio Haryanto dengan membeli kaos di IIMS 2016 (ANTARA News/Monalisa)

Rio baru menyetor uang muka 3 juta euro dari total  15 juta euro untuk bisa mendapatkan satu mobil Manor dan kesempatan berlaga pada F1 musim 2016.

Pertamina sebagai sponsor utama Rio sudah menyanggupi memberikan 5 juta euro. Untuk membantu sisa kekurangan dana ini, berbagai macam cara dilakukan pihak Rio dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menjual kaos berbagai macam desain yang bertemakan dukungan kepada pebalap pertama Indonesia yang tampil di Formula 1 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

"Ini resmi, uang hasil penjualan langsung untuk Rio Haryanto," kata penjaga booth Djanti S kepada ANTARA News, Selasa.

Menurtu Djanti, sampai saat ini, ada sembilan desain kaos yang dijual. Untuk kaos lengan penek djual seharga Rp125.000 sedangkan kaos lengan panjang dijual Rp150ribu. Ada juga stiker yang dibanderol pada harga Rp5.000.

Antusiasme pengunjung ternyata cukup tinggi sejak dijual pada tanggal 8 April 2016.

"Banyak yang antusiastis untuk bantu Rio. Paling ramai pembeli saat weekend," ujarnya.

Kaos-kaos itu baru bisa didapatkan di booth IIMS. "Ini dibuat khusus untuk di IIMS, jadi beli online juga belum ada," kata Djanti.

Dukungan donasi terhadap Rio juga bisa dilakukan dengan mentransfer dana langsung ke Bank Mandiri atas nama Rio Haryanto pada rekening 122.0000.882.012 atau Bank BCA dengan nomor rekening 0153551593. 

Masyarakat juga bisa melakukan donasi lewat SMS dengan format RIO ke 7788 untuk semua operator yang mamakan biaya Rp5.000 mulai 17 April nanti.


Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2016
Pendekatan budaya bantu jauhi teror

Pendekatan budaya bantu jauhi teror


Pendekatan budaya bantu jauhi teror
ilustrasi Mahasiswa melakukan aksi mengecam aksi teror yang terjadi di Jakarta dengan menyalakan lilin di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/1). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
 
Jakarta (ANTARA News) - Pendekatan budaya, menurut pengamat politik dari Universitas Airlangga, tidak banyak diekspos dalam menyelesaikan persoalan terorisme.

"Misalnya, melalui pendidikan," kata Airlangga Pribadi saat diskusi Terorisme Kacau Balau di Republik Galau, Selasa.

Di Indonesia, banyak sekolah berbasis agama dan menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Bila sejak kecil terbiasa berinteraksi dengan komunitasnya, ia khawatir saat dewasa orang tersebut akan terprovokasi bila melihat orang lain di luar komunitasnya.

Mengapa tidak ada kebijakan dari kementerian agar sekolah berbasis agama bertemu dengan sekolah agama lain agar saling mengenal, misalnya melalui acara perkemahan.

"Tidak hanya soal budaya, antisipasi terorisme juga inisiatif masyarakat sipil," kata Airlangga.

Airlangga menilai setelah peristiwa berlangsung, pemerintah seolah tidak begitu peduli.

Hal tersebut menurut Airlangga terlihat dari bahasan pemerintah di media massa yang menyinggung hal selain peristiwa tersebut.


Tidak ada pembahasan yang berkesinambungan tentang kebijakan untuk peristiwa tersebut, kata dia.

Ia khawatir peristiwa tersebut dimanfaatkan oleh orang tertentu.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Petani Mamuju minta pemprov bantu bibit cengkih

Petani Mamuju minta pemprov bantu bibit cengkih

Pewarta: 
Petani Mamuju minta pemprov bantu bibit cengkih
cengkih (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Mamuju (ANTARA News) - Petani di wilayah Kelurahan Rangas dan Desa Sumare Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat menyediakan bantuan bibit cengkih.

"Kami berharap petani di Kelurahan Rangas dan Desa Sumare dapat diberikan perhatian dengan diberikan bantuan bibit cengkih," kata Lukman warga di Kelurahan Rangas Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, lahan di wilayah Kelurahan Rangas Mamuju yang berada di pegunungan sangat cocok digunakan mengembangkan tanaman cengkih.

Oleh karena itu ia meminta agar pemerintah di Sulbar pada 2015, dapat memberikan bantuan bibit cengkih kepada masyarakat di kelurahan Rangas dan Sumare untuk dikembangkan diatas lahannya.

"Selama ini petani disini belum tersentuh bibit cengkih padahal lahan di wilayahnya potensial dikembangkan tanaman cengkih," katanya.

Menurut dia, apabila pemerintah memberikan bantuan bibit cengkih kepada petani maka petani akan mampu meningkatkan kesejahteraannya karena pasar cengkih yang menjanjikan disamping harganya mahal.

"Kalau petani mampu diberikan bibit hingga satu hektare maka otomatis kesejahteraannya akan meningkat karena harga cengkih yang cukup tinggi dipasaran, mencapai 100 ribu perkilogram," katanya.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top