-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Tidak hanya gratis, pengemudi Blue Bird bagi permen dan selebaran

Tidak hanya gratis, pengemudi Blue Bird bagi permen dan selebaran

Tidak hanya gratis, pengemudi Blue Bird bagi permen dan selebaran
Permen dan selebaran yang dibagikan pengemudi taksi Blue Bird kepada penumpang yang menggunakan jasa secara gratis di Jakarta, Rabu. (www.antaranews.com/dokumen pribadi Oktri Handika)


"Iya gratis, saya juga dikasih permen dan selebaran untuk memperkenalkan aplikasi mereka, yang sebetulnya sudah ada sejak dua tahun lalu," kata seorang penumpang, Oktri Handika, saat dihubungi, di Jakarta, Rabu.

Penumpang yang menggunakan jasa taksi dari Pulo Gadung ke Lapangan Banteng ini mengatakan, argo pada taksi tersebut tetap berjalan dan ia bisa menghemat ongkos hingga Rp75.000.

Setelah mendapat selebaran tersebut, Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini langsung mencoba untuk mengunduh aplikasi yang tertera, namun berkali-kali gagal.

"Saya sampaikan ke sopirnya, dia bilang akan lapor ke kantor pusat," ujar Oktri.

Menurut Oktri, upaya perusahaan taksi terbesar di Indonesia tersebut belum serta merta mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap taksi berlambang burung terbang itu.

Oktri mengaku kecewa dengan unjuk rasa yang terjadi kemarin, hingga membuatnya tertahan selama dua jam di Bandara Soekarno-Hatta, karena tidak ada angkutan.

"Sebenarnya tidak semudah itu. Ada baiknya perusahaan taksi ini meningkatkan kualitas pelayanannya, misalnya menyediakan fasilitas pengisian baterai untuk ponsel," tukas Oktri.

Oktri berharap, setelah unjuk rasa yang dilakukan, perusahaan akan meningkatkan pelayanannya, sehingga penumpang bisa lebih merasa nyaman dan aman berkendara dengan taksi.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Blue Bird gratiskan argo hari ini, muncul tagar #percumagratis

Blue Bird gratiskan argo hari ini, muncul tagar #percumagratis

Blue Bird gratiskan argo hari ini, muncul tagar #percumagratis
Sejumlah pengemudi angkutan umum menghentikan taksi yang beroperasi saat melakukan unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (22/3). Dalam aksinya mereka menuntut untuk pemerintah segera menutup armada angkutan plat hitam berbasis aplikasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta (ANTARA News) - Kebijakan Blue Bird Group menggratiskan biaya argo bagi penumpang yang menggunakan taksi reguler hari ini tidak disambut positif seluruh kalangan.

Sejumlah netizen di Twitter meramaikan linimasa dengan tagar #percumagratis sebagai ungkapan kecewa mereka atas aksi vandalisme yang dilakukan pengemudi taksi Selasa (22/3).

"You are not solving the problem by giving us FREE RIDE #percumagratis (Kalian tidak menyelesaikan masalah dengan memberikan kami layanan gratis)," tulis akun @eliniva.

Sepertinya unjuk rasa yang dilakukan para pengemudi taksi termasuk pengemudi Blue Bird terlanjur mengecewakan banyak netizen.

"@Bluebirdgroup #percumagratis I'm no longer using your services (saya tidak akan memakai jasa kalian lagi)," tulis @akbarmoose.

"I have had enough. You screw your own brand. Im not longer using your armada. @Bluebirdgroup #percumagratis (Saya rasa sudah cukup. Kalian telah merusak brand kalian sendiri. Saya tidak akan lagi menggunakan armada @Bluebirdgroup)," demikian tweet @cipput.

Bahkan kebijakan layanan gratis yang diberikan Blue Bird Group dinilai sebagai pencitraan.

"Pencitraan, say no to Bluebird #percumagratis," tulis akun @Mohamad_Ludfi

Sebelumnya, pihak manajemen Blue Bird Group menyayangkan demonstrasi para pengemudi taksi Blue Bird dan akan memberikan sanksi tegas kepada para pengemudi yang terbukti melakukan unjuk rasa secara anarkis.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top