-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Terbang ke Bucharest, DPR Penuhi Undangan 'Kawan Lama' Rumania

Terbang ke Bucharest, DPR Penuhi Undangan 'Kawan Lama' Rumania

Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Terbang ke Bucharest, DPR Penuhi Undangan Kawan Lama Rumania
Bucharest - Setelah sekian lama tak mengunjungi Rumania, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia akhirnya memenuhi undangan sahabat lama tersebut. Kunjungan muhibah ini dimaksudkan untuk semakin mempererat kerjasama Indonesia dengan Rumania dalam berbagai sektor.

Delegasi DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Ikut serta dalam rombongan muhibah DPR RI ini antara lain Ketua Komisi IV DPR dari Gerindra Fary Djemi Francis, Anggota Komisi V DPR dari PDIP Sudjadi, anggota Komisi I DPR dari PAN Muhammad Syafrudin, Anggota Komisi X DPR dari PKB Helmi Faishal Zaini, dan Anggota Komisi IX DPR dari PKS Ansory Siregar.

Rombongan berangkat ke Romania pada Minggu (19/4/2015) sore hari dan tiba di Bandara Internasional Henri Coanda di Bucharest, Ibu Kota Romania pada Senin (20/4/2015) sekitar pukul 09.00 waktu setempat, setelah sempat transit di Bandara Ataturk Turki dan disambut oleh Konjen RI di Turki. Rombongan DPR akan kembali ke Turki setelah rangkaian kunjungan ke Rumania usai.

Tiba di Bucharest, rombongan DPR disambut oleh Duta Besar RI Diar Nurbintoro, istri, dan jajaran KBRI di Bucharest. Rombongan DPR RI menginap di hotel yang terletak persis di sebelah gedung parlemen Rumania, tepat di tengah kota Bucharest yang sejuk dan indah, namun ada sedikit kemacetan saat rombongan mengarah ke hotel.

Ketua Delegasi, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menuturkan, kunjungan muhibah ke Rumania sebenarnya sudah direncanakan cukup lama. Lebih dari tiga kali Rumania mengundang presiden dan perlemen Indonesia ke Bucharest namun karena hal khusus sehingga undangan tersebut belum bisa dipenuhi. Kerjasama Indonesia dan Romania sendiri sudah berlangsung cukup lama.

“Kunjungan terakhir itu zaman Bu Mega tahun 2003 dan ini hubungan dengan Romania ini sudah sangat lama sudah lebih dari 65 tahun. Dengan begitu, kerjasama Indonesia dan Rumania lebih tua dari KAA,” kata Taufik Kurniawan saat berbincang dengan wartawan begitu tiba di Bucharest, Romania.

Pemerintah dan Parlemen Rumania sebenarnya sudah mengajukan undangan kunjungan muhibah DPR RI sejak zaman pemerintahan Presiden SBY. Namun karena adanya kesibukan DPR belum bisa menyambangi sahabat lama itu,” imbuh Waketum PAN ini.

 Setelah pesta demokrasi di Indonesia usai, Rumania kembali mengirim surat undangan dan berharap betul DPR RI hadir ke Bucharest. “Setelah Pilpres, muncul lagi surat dari Parlemen Rumania yang mengharapkan kedatangan pada Desember 2014, karena terbukti sangat berhasil melaksanakan Pileg dan Pilpres secara aman dan sekarang jadi rujukan negara demokrasi lainnya,” kata Taufik.

Lagi-lagi DPR belum bisa memenuhi, sampai kemudian Presiden Jokowi dilantik, datang lagi surat dari Rumania. Mereka menjadwalkan Februari 2015, namun belum juga bisa dipenuhi.

“Sehingga pada saat inilah kami mewakili pimpinan DPR dan alat kelengkapan dewan baru bisa memenuhi permintaan dari pemerintah maupun parlemen Romania yang punya hubungan diplomatik lebih dari 65 tahun,” kata Taufik sembari tersenyum.
Sejumlah pertemuan penting dengan parlemen dan pemerintah Rumania pun diagendakan mulai sore nanti. DPR membawa misi untuk memantapkan kerjasama Indonesia dengan Rumania yang sudah berlangsung begitu lama.

“Sehingga ini hal prioritas kita menjaga hubungan baik bilateral Romania dan Indonesia. Akan ada MoU kerjasama antar parlemen Romania dan parlemen Indonesia,” pungkasnya.



(van/trq)
Back To Top