-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Koalisi Merah Putih Belum Satu Suara Soal Calon Kapolri

Koalisi Merah Putih Belum Satu Suara Soal Calon Kapolri

, CNN Indonesia
Koalisi Merah Putih Belum Satu Suara Soal Calon Kapolri Wakapolri Badrodin Haiti di DPR. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
 

“Masih ada pro dan kontra terkait hal tersebut sehingga dibahas kemarin sehingga jelas nanti sikap kami, bulat, ” kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan versi Munas Jakarta, Dimyati Nata Kusuma, di Jakarta, Minggu (12/4).

Dimyati menjelaskan silang pendapat internal KMP ini lahir karena sebagian anggota DPR masih menginginkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri. Hal ini sesuai dengan lolosnya Budi Gunawan dalam uji kepatutan dan kelayakan Budi Gunawan di DPR pada Januari lalu.

“Coba saja dari awal Pak Jokowi langsung (calonkan) Badrodin Haiti,” kata Dimyati.

Terkait mengenai jabatan Wakil Kepala Polri, seandainya Badrodin dilantik jadi Kapolri, Dimyati mengatakan penentuannya akan serahkan kepada Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tertinggi Polri.

Pada Rabu (15/4) nanti, pimpinan dan anggota Komisi Hukum DPR akan mengunjungi kediaman Badrodin Haiti. Setelah itu, dilanjutkan uji kelayakan dan kepatutan.
 
"Rabu kami akan mengunjungi rumah Pak Badradin. Kamis akan fit and proper test. Kemudian, Jumat rapat pleno," ujar Anggota DPR Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (10/4).
Dalam pemilihan jabatan posisi pendampingnya atau sebagai Wakapolri, Badrodin Haiti menilai seluruh jenderal berbintang tiga memiliki kompetensi untuk duduk di kursi nomor dua kepolisian. “Karena memang karier di polisi seperti itu," ujar Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).

Pertemuan KMP Sabtu malam itu digelar tertutup. Yang hadir antara lain politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais; Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho; Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical) dan Sekjen Golkar Idrus Marham; serta Wakil Ketua Komisi II dari Gerindra Ahmad Riza Patria.

Pertemuan digelar di kediaman Ketua Umum PPP Munas Jakarta Djan Faridz di Jalan Diponegoro, Jakarta. (ded/ded)
Calon Kapolri Komjen Badrodin Siap Bangun Kerjasama yang Lebih Baik dengan KPK

Calon Kapolri Komjen Badrodin Siap Bangun Kerjasama yang Lebih Baik dengan KPK

Andri Haryanto - detikNews

Calon Kapolri Komjen Badrodin Siap Bangun Kerjasama yang Lebih Baik dengan KPK
Jakarta - Calon Kapolri Komjen Badrodin Haiti pekan depan akan menjalani uji kelayakan di Komisi III DPR. Badrodin menyiapkan diri, salah satunya soal visi misi.

"Siapkan visi misi, program prioritas. Salah satu program prioritas terkait persoalan yang harus kita tangani dan lakukan ke depan manakala DPR menyetujuinya," kata Badrodin di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Tak hanya soal visi misi. Bila dilantik menjadi Kapolri, dia pun siap menjalin sinergi dengan lembaga penegak hukum lain termasuk KPK.

"Tentu akan bangun hubungan lebih baik. Tujuan kita sama, melakukan berantas korupsi. Tanpa kerjasama yang baik dengan KPK, PPATK, kejaksaan dan lainnya tentu berantas dan cegah tidak baik," urai dia.

(ahy/ndr)
Rapat Jokowi-DPR Tak Bahas APBN atau Pansel KPK, Cuma Soal Calon Kapolri

Rapat Jokowi-DPR Tak Bahas APBN atau Pansel KPK, Cuma Soal Calon Kapolri

Moksa Hutasoit - detikNews

Rapat Jokowi-DPR Tak Bahas APBN atau Pansel KPK, Cuma Soal Calon Kapolri
Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Pimpinan DPR masih menggelar rapat konsultasi. Pertemuan dilakukan secara tertutup membahas sejumlah isu yang berkembang.

Mendagri Tjahjo Kumolo yang ikut rapat sebelumnya menyebut sejumlah isu yang menjadi pokok bahasan pertemuan ini. Mulai dari Postur APBN-P 2015, Pansel KPK hingga pencalonan kapolri.

Namun dari informasi yang dikumpulkan, Senin (6/4/2015) dua tema pertama tidak akan masuk bahasan. Rapat akan difokuskan mengenai pencalonan Komjen Badrodin Haiti menggantikan Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri.
Pertemuan ini memang diagendakan dalam waktu sejam. Seluruh pimpinan DPR termasuk sejumlah Ketua Fraksi dan Pimpinan Komisi tampak hadir.
Dari kalangan istana, Jokowi ditemani oleh Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Wamenkeu, Mendagri hingga Mensesneg. Menko PMK Puan Maharani yang juga menemani Jokowi menarik perhatian. Putri Megawati Soekarnoputri ini turun dari mobil yang sama dengan Jokowi. Puan juga duduk semeja bareng dengan Jokowi dan Pimpinan DPR.
Hingga pukul 11.50 WIB, rapat masih berlangsung. Rencananya, Jokowi dan Ketua DPR Setya Novanto akan menggelar jumpa pers tanpa adanya tanya jawab.



(mok/trq)
Golkar kubu Ical: KMP tak tolak Komjen Badrodin Haiti jadi Kapolri

Golkar kubu Ical: KMP tak tolak Komjen Badrodin Haiti jadi Kapolri

Reporter : Muhamad Agil Aliansyah | Sabtu, 4 April 2015 03:23
Golkar kubu Ical: KMP tak tolak Komjen Badrodin Haiti jadi Kapolri
Badrodin Haiti rapat bersama mantan-mantan Kapolri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman


Merdeka.com - Ketua Harian DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, MS Hidayat mengatakan Koalisi Merah Putih (KMP) tidak menolak Komjen Pol Badrodin Haiti menjadi Kapolri. Namun, menurutnya, KMP menginginkan penjelasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pembatalan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan.

"Pak Badrodin pada prinsipnya tidak ditolak (oleh KMP)," kata MS Hidayat seusai mengikuti pertemuan petinggi partai-partai KMP di Gedung Bakrie Tower, Jakarta, Jumat (3/4) malam.

Hidayat mengatakan dalam pertemuan rutin petinggi partai KMP itu dibahas mengenai rencana rapat konsultasi antara DPR dengan Presiden Joko Widodo yang salah satunya akan membicarakan soal pelantikan Kapolri.

"Tadi dibicarakan, bahwa pimpinan DPR akan mendengarkan penjelasan presiden. Presiden meminta pertemuannya santai," kata MS Hidayat.
"Kita ingin meminta pandangan Presiden, kemarin 'kan tidak jadi melantik pak Budi Gunawan," jelas dia seperti dilansir Antara.
[dan]
DPR akan Bacakan Surat Jokowi Soal Cakapolri dan Perppu KPK di Paripurna

DPR akan Bacakan Surat Jokowi Soal Cakapolri dan Perppu KPK di Paripurna

Indah Mutiara Kami - detikNews

DPR akan Bacakan Surat Jokowi Soal Cakapolri dan Perppu KPK di Paripurna
Jakarta - DPR kembali bersidang pagi ini setelah menjalankan masa reses selama 1 bulan. Di Rapat Paripurna hari ini, surat dari Presiden Joko Widodo terkait calon Kapolri Komjen Badrodin Haiti dan Perppu Plt Pimpinan KPK akan dibacakan.

Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2014-2015 dijadwalkan untuk mulai pada pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2015). Agenda rapat kali ini adalah pidato pembukaan masa sidang dari Ketua DPR Setya Novanto.

"Hari ini pembukaan masa sidang, pidato. Itu sudah dijadwalkan di akhir masa sidang lalu," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung DPR.

Selain pidato pembukaan masa sidang dan pergantian anggota antarwaktu (PAW), sebenarnya tidak ada agenda lain di paripurna kali ini. Fahri memastikan bahwa surat Jokowi soal calon Kapolri dan Perppu Plt Pimpinan KPK akan dibacakan di paripurna, namun rincinya akan dibahas di rapat pimpinan.

"Tetap akan dibacakan. Pembacaan surat tugas pimpinan dewan. Tapi detilnya nanti di Rapim. Kemudian kita jadwalkan rapat Bamus (Badan Musyawarah) lalu Bamus tentukan jadwal paripurna," ucap politikus PKS ini.

Soal perebutan Fraksi Golkar, Fahri mengaku belum bisa menyikapi karena belum ada SK dari Menkum HAM Yasonna Laoly yang diterbitkan. Hak angket terhadap Yasonna yang rencananya digulirkan oleh Golkar bersama KMP juga belum bisa ditindaklanjuti karena Fahri belum melihatnya.

"Sampai sekarang Pak Laoly belum bikin surat. Baru konpers. Tidak bisa disikapi secara hukum. Jadi kami menunggu," ujar Fahri.

(imk/trq)
Back To Top