-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Jokowi blusukan di Kampung Lio, Depok, untuk bagikan sembako

Jokowi blusukan di Kampung Lio, Depok, untuk bagikan sembako

Jokowi blusukan di Kampung Lio, Depok, untuk bagikan sembako
Presiden Presiden Joko Widodo saat Safari Ramadhan di Sempu, Cipare, Serang, Banten. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Depok, Jawa Barat (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo blusukan dan menyaksikan pembagian paket sembako Lebaran di kawasan padat penduduk di Kampung Lio, Depok.

Presiden Jokowi tiba di lokasi pembagian sembako Lebaran sekitar pukul 14.04 WIB. Ratusan warga Kampung Lio telah menunggu kedatangan Presiden sejak beberapa jam lalu.

Antusiasme warga semakin tinggi saat Presiden tiba di perkampungan yang terletak di belakang Kantor Wali Kota Depok itu.

1.000 paket sembako pun dibagikan kepada 1.200 Kepala Keluarga (KK) di kampung ini.

Presiden dikerubuti warga yang ingin bersalaman dengannya. Presiden membagikan sejumlah angpao dalam amplop warna putih.

Tarsa, warga Kampung Lio, mengaku sangat bahagia saat mendapatkan kesempatan langka diberi angpao oleh Presiden secara langsung.

"Saya senang sekali, Jokowi itu Presiden yang sangat mengerti rakyat, kita semua senang dia datang ke sini," katanya.


Saat ditanya oleh wartawan terkait harga-harga pangan menjelang lebaran, Presiden mengaku belum mendapatkan laporan dari Menteri Pertanian.

"Belum, kalau sudah dapat laporan nanti saya baru bisa tentukan," kata Presiden singkat.


Setelah sekitar 20 menit di Kampung Lio, Presiden melanjutkan blusukan ke Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok. Selanjutnya, wilayah Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Presiden akan menghadiri Hari Bhayangkara dan buka puasa bersama di Mabes Polri.


Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Menkumham pindahkan ribuan narapidana ke Rutan Depok

Menkumham pindahkan ribuan narapidana ke Rutan Depok

Menkumham pindahkan ribuan narapidana ke Rutan Depok
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
 Jumlah narapidana di rutan dan lapas di Jakarta seperti Salemba dan Cipinang sudah kelebihan kapasitas. Dalam rangka redistribusi narapidana bisa kita pindahkan kesini (Rutan Cilodong Depok),"

Depok (ANTARA News) - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menyatakan akan memindahkan ribuan narapidana baik itu dari LP Cipinang maupun Gunung Sindur untuk menempati Rutan Negara Kelas IIB Cilodong Kota Depok, Jawa Barat.

"Jumlah narapidana di rutan dan lapas di Jakarta seperti Salemba dan Cipinang sudah kelebihan kapasitas. Dalam rangka redistribusi narapidana bisa kita pindahkan kesini (Rutan Cilodong Depok)," kata Yasonna, usai melakukan kunjungan ke Rutan Cilodong Depok untuk melihat kesiapan Rutan tersebut di Depok, Selasa.
Ia mengatakan saat ini di Rutan Salemba ada 3.500 narapidana sedangkan Rutan Cilodong dapat menampung 1.150 tahanan, dan saat ini baru terisi 150 narapidana, karena sudah bisa digunakan, pihaknya meminta ke kantor wilayah Jawa Barat untuk melakukan pemindahan berkala.

"Untuk itu akan ada pemetaan area guna pemindahkan napi dari lapas terdekat di Jakarta ke rutan Depok. Ini untuk narapidana tindak kriminalitas dan pajak, sedangkan terorisme serta korupsi ditempatkan di rutan khusus," katanya.

Untuk itu kata dia perlunya penambahan personil penjaga di rumah tahanan (Rutan) negara Kota Depok.

Penambahan personil di rutan dirasa sangat penting, karena dengan jumlah personil berjumlah 25 pegawai dengan 3 penjaga per shift cukup berat dalam pengelolaan rutan dengan daya tapung sebanyak 1.150 narapidana.

Menurut dia nantinya Rutan Cilodong akan ditambah jumlah personilnya menjadi 125 orang dan 15 penjaga tiap shift.

"Ini sudah dibicarakan langsung dengan beberapa jajaran seperti kakanwil, dan sekjen untuk memindahkan pegawai serta restribusi ke rutan Cilodong," ujarnya.
Dikatakannya untuk menjaga keamanan lapas dilakukan upaya peningkatan dari evaluasi beberapa kasus tahanan yang kabur, seperti penambahan CCTV dan memperketat penjagaan.

Ia menambahkan Rutan Cilodong mulai beroperasi sejak Oktober 2015, serta masih perlu pengkajian di semua unit baik dari kredibilitas staff maupun peralatan guna memperkuat elemen penjagaan di rutan tersebut.

Menkumham menjelaskan dalam kunjungannya kali ini hanya untuk memastikan kesiapan secara kapasitas rutan tersebut serta penanganan ditingkat pengamanan napi.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Perpustakaan Depok sediakan internet untuk masyarakat

Perpustakaan Depok sediakan internet untuk masyarakat

Perpustakaan Depok sediakan internet untuk masyarakat
Ilustrasi--Sejumlah anak tengah bermain dan membaca buku di perpustakaan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/15). Pemprov DKI Jakarta membangun perpustakaan baru dengan konsep yang lebih modern dan persuasif dengan layanan permainan edukatif bagi anak dan kini warga Jakarta bisa menikmati layanan perpustakaan baru ini. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

"Sejak akhir Februari 2016 perpustakaan mendapatkan 35 unit komputer yang dananya dari APBD Kota Depok dan pembagiannya 18 unit di peruntukkan untuk fasilitas warga dan 17 unit digunakan untuk staf," kata Kepala Perpustakaan Siti Chairijah di Depok, Jumat.

Ia mengatakan komputer yang diperuntukkan untuk warga dapat digunakan sejak Kamis (14/4).

"Saya harap warga dapat memanfaatkan dengan baik fasilitas komputer tersebut," katanya.

Sementara itu, untuk melengkapi koleksi buku dan pemeliharaan yang ada di perpustakaan, Chairijah akan meminta dana tambahan kepada pemerintah kota (Pemkot) Depok sebesar Rp5 miliar.

Ia menambahkan kuota koleksi buku untuk Depok sendiri adalah 50 ribu buku, padahal buku yang ada hanya 22.855 buku, untuk itu banyak pekerjaan rumahan untuk memenuhi target buku.

"Tahun depan perpustakaan meminta pemkot untuk menyediakan sebanyak lima ribu buku," katanya.

Anggota perpustakaan saat ini mencapai 2.629 orang dengan jumlah pengunjung 75 orang tiap harinya antara lain pelajar dan mahasiswa.

Siti mengatakan selain gedung perpustakaan, dua mobil perpustakaan keliling dengan kapasitas empat ribu buku siap melayani masyarakat Kota Depok.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
IMJ Depok perjuangkan kartu bebas ngamen

IMJ Depok perjuangkan kartu bebas ngamen


Jakarta (ANTARA News) - Wadah kreativitas untuk para pengamen bernama Institut Musik Jalanan (IMJ) memperjuangkan diterbitkannya Kartu Bebas Ngamen oleh Pemerintah Kota Depok untuk memudahkan para musisi jalanan menunjukkan kualitasnya.

"Kartu Bebas Ngamen yang selama 3 tahun ini kami kampanyekan di semua media-media nasional akan mulai kami jalankan pada 2016, saat ini saya dan Institut Musik Jalanan tengah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang," kata salah satu pendiri Institut Musik Jalanan Andi Malewa dalam keterangannya, Minggu.

Kartu Bebas Ngamen mulai dikampenyekan oleh IMJ yang bermarkas di Depok sejak diterbitkannya Perda Depok No. 16/2012 tentang ketertiban umum yang salah satunya adalah larangan memberi uang kepada pengamen dan larangan mengamen.

Andi mengatakan tujuan diterbitkannya Kartu Bebas Ngamen ialah agar keberadaan pengamen tidak lagi dianggap mengganggu ketertiban umum, melainkan diberikan tempat uuntuk berekspresi yang direkomendasikan secara resmi.

Ia mengatakan pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan gagasan Kartu Bebas Ngamen pada Wali Kota Depok terpilih Idris Abdul Somad.

"Secara personal, saya sudah berkali-kali membahas Kartu Bebas Ngamen ini dengan Bapak Idris Abdul Shomad. Kebetulan Pak Idris ini sekarang sebagai wakil wali kota Depok dan sekaligus sebagai Wali Kota Depok terpilih 2016-2021. Beliau memang punya passion di bidang seni, sehingga visi misi beliau untuk mengembangkan seni dan budaya di Kota Depok harus dapat terealisasi, salah satunya dengan menerbitkan Kartu Bebas Ngamen ini," ujar dia.

Andi berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintah kota bisa mengembangkan kreativitas para musisi jalanan yang bertalenta agar bisa "manggung" di mall-mall, restoran, kafe, ruang-ruang publik, dan tempat-tempat pariwisata secara leluasa dan resmi dengan pembinaan dan arahan yang jelas.

Ia juga mengatakan sudah membuat konsep dan mekanisme penggunaan dan cara mendapatkan Kartu Bebas Ngamen agar tidak digunakan oleh sembarang orang.

IMJ sendiri telah membuat satu album musik yang penyanyi dan lagu-lagunya diisi oleh para pengamen jalanan yang diseleksi. 
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Depok siap bangun jalan layang tiga tingkat

Depok siap bangun jalan layang tiga tingkat


Depok, Jawa Barat (ANTARA News) - Pemerintah Kota Depok menyatakan kesiapannya membangun jalan layang tiga tingkat antara Margonda, Dewi Sartika, dan Siliwangi sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan.

"Tahun ini rancangan rekayasa rinci atau DED dikerjakan. Mudah-mudahan selesai," kata Kepala Bappeda Kota Depok, Hardiono, di Balaikota Depok, Jumat.

Ia mengatakan pembiayaan dari pembangunan jalan layang tiga tingkat ini berasal dari pemerintah Pusat. "Kami akan ajukan ke pemerintah pusat setelah DED selesai dilakukan. Kita berharap pemerintah pusat bisa menyetujui karena ini untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Hardiono memperkirakan anggaran untuk membangun jalan layang tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Menurut dia di Depok jalan utama yang berlintasan dengan rel KA adalah Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Raya Citayam.

Jalan Arif Rahman Hakim telah mengadopsi konsep persimpangan tidak sebidang melalui pembangunan jalan layang pada 2006. Pemerintah Kota Depok saat ini sedang menyiapkan perencanaan untuk membangun jalan layang di Jl Dewi Sartika.

Pemerintah Kota Depok mengklaim jalan layang bertingkat ini diproyeksikan dapat mengurangi kemacetan pada simpang Margonda-Siliwangi-Kartini, menghilangkan persilangan dengan rel KA Jakarta-Bogor yang sekaligus meniadakan antrian kendaraan akibat buka/tutup perlintasan KA.

Juga mengurangi kemacetan pada simpang Sengon (Nusantara-Raya Sawangan-Dewi Sartika-Pitara), dan mengurangi kemacetan pada simpang Raya Sawangan-Tanah Baru.

Akan tetapi, tingkat penjualan mobil dan sepeda motor yang di atas 11 persen pertahun bisa memacetkan kembali jalan-jalan. 
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top