-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
KBPH Suryodilogo dinobatkan sebagai Paku Alam X

KBPH Suryodilogo dinobatkan sebagai Paku Alam X

KBPH Suryodilogo dinobatkan sebagai Paku Alam X
Gladi Jumeneng Dalem Paku Alam X Seorang pria memperhatikan kereta yang akan digunakan untuk prosesi kirab ageng jumeneng dalem Paku Alam X di Komplek Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta, DI Yogyakarta, Minggu (3/1). Berbagai persiapan dilakukan menjelang jumeneng dalem Paku Alam X atau penobatan Paku Alam X yang akan digelar pada Kamis 7 Januari 2016. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/kye/16. ()

Prosesi jumenengan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Bangsal Sewatama itu diawali dengan pembacaan ayat Suci Al-Quran yang disusul dengan pembacaan pernyataan penobatan yang dibacakan oleh Pangeran Sentana Kadipaten Pakualaman, K.P.H Jumartani.

Setelah pernyataan penobatan selesai dibacakan, K.G.P.A.A Paku Alam X yang sebelumnya dikawal kerabat dalem yang membawa tombak Kanjeng Kyai Buyut dan Kanjeng Kyai Paku Baru, menempati singgasana.

Sesepuh sentana K.P.H Notoatmojo lalu menyematkan pusaka Keris Kyai Bontit di pinggang Paku Alam X, serta bros Bintang Sestra Notokusumo sebagai lambang pemangku serta pengayom seluruh putra, kerabat, abdi dalem, serta sentana dalem Kadipaten Puro Pakualaman.

K.G.P.A.A Paku Alam X yang mengenakan ageman keprabon atau pakaian raja selanjutnya membacakan "Sabda Dalem" yang berisi visi-misi dalam memimpin Kadipaten Puro Pakualaman.

Setelah pembacaan "Sabda Dalem", dilanjutkan dengan pemberian gelar kepada permaisuri dan rayi-rayi dalem.


Prosesi jumenengan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut selanjutnya ditutup dengan tarian "Bedhaya Panji Angranakung" yang merupakan ciptaan dari K.G.P.A.A Paku Alam II.

Selain dihadiri para kerabat Pakualaman, serta raja-raja Nusantara, acara tersebut juga dihadiri beberapa pejabat eksekutif seperti Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Basweddan, serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
 Philip Kotler dinobatkan sebagai Duta Wonderful Indonesia

Philip Kotler dinobatkan sebagai Duta Wonderful Indonesia


Philip Kotler dinobatkan sebagai Duta Wonderful Indonesia
Menteri Pariwisata Arief Yahya (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
 
Jakarta (ANTARA News) - Pakar marketing kelas dunia Philip Kotler secara resmi dinobatkan sebagai Duta Wonderful Indonesia yang ditugaskan untuk mempromosikan brand pariwisata Indonesia itu ke berbagai belahan dunia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, menobatkan profesor International marketing di Kellog School of Management itu sebagai Duta Wonderful Indonesia.

"Untuk menindaklanjuti penugasan sebagai Duta Pariwisata Indonesia yang diberikan oleh Menteri Pariwisata sebelum saya beberapa tahun lalu, hari ini saya merasa sangat terhormat untuk menyebut Anda (Kotler) sebagai Duta Wonderful Indonesia," kata Arief Yahya kepada Philip Kotler.

Pada kesempatan yang sama ia meminta guru marketing yang lahir di Chicago Illinois pada 27 Mei 1931 itu untuk mempromosikan Wonderful Indonesia di berbagai belahan dunia ketika Kotler berbicara di forum-forum resmi maupun berkunjung ke berbagai tempat.

Arief sekaligus meminta agar Kotler terus melakukan endorsement terhadap brand pariwisata nasional yakni Wonderful Indonesia.

"Atas nama pemerintah Republik Indonesia, saya ingin mengapresiasi upaya keras Anda untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata khususnya dalam promosi Pulau Komodo di Chicago," katanya.

Arief bahkan menyebut Kotler sebagai Duta Pariwisata Indonesia sejati atas berbagai usahanya beberapa tahun lalu untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Dua tahun lalu ketika masih menjadi CEO PT Telkom Indonesia, Kotler memberikan endorsement untuk bukunya yang berjudul Paradox Marketing.

Kini, ia menambahkan, setelah memasuki era internet 4G, pemasaran di dunia termasuk di Indonesia semakin lebih paradoksikal.

"Saya menggunakan konsep marketing paradoks bahkan lebih intensif untuk pasar Wonderful Indonesia dalam kapasitas saya sebagai Menteri Pariwisata," katanya.
"Saya menggunakan online lebih dari offline untuk mengirimkan pesan. Saya memprioritaskan style untuk mendukung substansi pesan," katanya.
Ia juga mengintensifkan penggunaan koneksi M2M atau machine to machine untuk mengkreasikan konektivitas H2H atau human to human.

"Mari saya perkenalkan era baru the more digital the more personal," katanya.

Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top