-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Gempa kejutkan warga Cilacap

Gempa kejutkan warga Cilacap

Gempa kejutkan warga Cilacap
Dokumentasi: Lokasi pusat gempa 5,5 skala Richter di baratdaya Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis dinihari (15/7/2016). (BMKG)

Wartawan Antara di Cilacap melaporkan guncangan gempa tersebut terasa cukup kuat di Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala.

Bahkan, beberapa warga Desa Kalikudi segera memukul kentongan beberapa saat setelah terjadinya gempa.

Salah seorang warga, Wening mengaku terkejut oleh guncangan gempa tersebut.
"Saat saya sedang duduk di lantai sambil nonton televisi, tiba-tiba lantainya terasa bergoyang. Saya baru sadar kalau guncangan itu akibat gempa setelah om saya teriak gempa-gempa," katanya.

Selain di Desa Kalikudi, gempa tersebut dilaporkan dirasakan cukup kuat di Kroya dan kota Cilacap.

Saat dihubungi Antara, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan gempa yang terjadi pada pukul 23.31 WIB tersebut berkekuatan 4,9 Skala Richter.

"Pusat gempa berada di 8,33 lintang selatan dan 109,28 bujur timur atau 75 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 35 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami," katanya. 
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
BMKG: gempa 3,5 SR di Purworejo dipicu aktivtas sesar aktif

BMKG: gempa 3,5 SR di Purworejo dipicu aktivtas sesar aktif

Purworejo (ANTARA News) - Gempa bumi di Purworejo, Jawa Tengah, Senin, dipicu oleh aktivitas sesar aktif, kata Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Banjarnegara Teguh Rahayu.

Teguh mengatakan struktur sesar yang diduga aktif dan membangkitkan gempa bumi ini adalah Sesar Rebung yang lokasinya sangat dekat dengan episenter gempa bumi.

Jalur Sesar Rebung ini pada peta geologi paralel dengan Sungai Rebung yang melintasi Wilayah Desa Karang Tengah di Selatan dan Wilayah Kecamatan Bruno di Utara.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi Purworejo terjadi pada pukul 00.45.35 WIB dengan kekuatan 3,5 Skala Richter. Episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 7,62 LS dan 109,92 BT, tepatnya di darat pada jarak 18 kilometer arah barat laut Purworejo, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.

Menurut dia, peristiwa gempa bumi Purworejo ini cukup menarik, meskipun kekuatannya relatif kecil tetapi memiliki gempa bumi susulan.

Setelah lima jam kemudian pascagempa bumi utama, tepatnya pada pukul 06.17.50 WIB terjadi gempa bumi susulan dengan kekuatan 2,9 Skala Richter dengan kedalaman 16 kilometer.

"Kedua kejadian gempa bumi ini sebenarnya tidak dirasakan oleh warga karena relatif kecil," katanya.

Ia menjelaskan gempa bumi Purworejo merupakan jenis gempa bumi kecil (minor) berkedalaman dangkal. Jika diperhatikan Peta Geologi Lembar Kebumen, tampak bahwa di zona episenter gempa bumi ini memang terdapat sebaran struktur geologi sesar lokal, yaitu sesar naik dan mendatar.

Struktur sesar naik yang ada di zona ini tampak berarah barat-timur, sedangkan sesar mendatar berarah utara-selatan.

Ia mengimbau masyarakat Purworejo agar tetap tenang, karena gempa bumi ini berkekuatan kecil dan tidak membahayakan.

Ia mengatakan berdasarkan monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga saat ini gempa bumi susulan tidak terjadi lagi sehingga sangat kecil kemungkinan akan terjadi gempa bumi susulan yang kekuatannya lebih besar.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Bali dan Lombok diguncang gempa, tak ada kerusakan

Bali dan Lombok diguncang gempa, tak ada kerusakan

Bali dan Lombok diguncang gempa, tak ada kerusakan
(ANTARA FOTO/Sahlan Kurniawan)
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tidak ada kerusakan dan korban jiwa akibat gempa berkekuatan 6,2 skala Richter di Bali, Lombok dan Sumbawa Kamis pukul 11.13 WIB.

"Gempa dirasakan kuat selama tiga detik hingga empat detik di wilayah Sumbawa Barat dan Bali. Sebagian masyarakat panik berhamburan ke luar rumah," kata Sutopo dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Sutopo mengatakan gempa  berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer di 286 kilometer barat daya Sumbawa Barat atau 308 kilometer tenggara Klungkung, Bali dan tidak berpotensi tsunami.

Sumber gempa berasal di jalur pertemuan lempeng tektonik antara Lempeng Hindia Australia dan Lempeng Eurasia. Gempa juga dirasakan di Lombok Timur dengan guncangan sedang.

Berdasarkan peta, guncangan yang dirasakan di Sumbawa Barat mempunyai intensitas II Skala Intensitas Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (SIG-BMKG).

Di Kuta, intensitas gempa dirasakan pada skala II SIG-BMKG, Mataram skala II SIG-BMKG, Karangkates skala I SIG-BMKG) dan Bima skala I SIG-BMKG.

Warga Bali merasakan gempa 4,7 skala Richter hari ini pukul 09.40 WIB dengan lokasi gempa 42 kilometer tenggara Klungkung, Bali pada kedalaman 109 kilometer.


Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Gempa Sumbar terasa sampai Pekanbaru

Gempa Sumbar terasa sampai Pekanbaru

 Pekanbaru (ANTARA News) - Gempa bumi yang berpusat di pesisir Selatan Sumatera Barat terasa sampai ke Kota Pekanbaru, Riau, pada Kamis pagi.

Seorang warga Jl. Kemuning Kota Pekanbaru, Riana Tri Handayani (34), mengatakan merasakan gempa itu saat menyusui bayinya yang baru berusia dua bulan. Ia mengaku ada sedikit goncangan hingga menciptakan riak di teko air minumnya dan tirai kamarnya bergoyang seperti terhembus angin.

"Saya baru tahu itu gempa setelah melihat berita di televisi. Awalnya saya kira itu jin atau makhluk halus yang mencoba mengganggu," kata Riana.

Seorang warga lainnya, Dadan (37), mengaku juga merasakan gempa hingga terbangun dari tidurnya. "Kasur bergoyang-goyang sampai saya terbangun dibuatnya. Ternyata itu gempa dari Sumbar," katanya.

Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter (SR) melanda pesisir selatan Sumatera Barat. Gempa tersebut terjadi pada Kamis, sekira pukul 05.56 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa itu berlokasi di titik 2,29 Lintang Selatan dan 100,46 Bujur Timur. Lokasi gempa itu sekira 79 kilometer dari barat daya pesisir selatan.

Gempa itu terjadi di kedalamam sekira 72 kilometer. Namun, gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Gempa 6,5 skala Richter guncang Padang Kamis pagi

Gempa 6,5 skala Richter guncang Padang Kamis pagi

Gempa 6,5 skala Richter guncang Padang Kamis pagi
Lokasi pusat gempa 6,5 skala Richter di dekat Padang, Sumatera Barat, Kamis (2/6/2016). (BMKG)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempat berada pada kedalaman 72 kilometer pada koordinas 2,29 Lintang Selatan - 100.46 Bujur Timur atau 79 kilometer barat daya Pesisir Selata, Sumatera Barat.

Seorang pengguna Twitter dengan akun @CholinsM mem-posting bahwa getaran gempa dirasakan hingga Singapura. Tweet itu disertai dengan video yang menampakkan goyangan lampu gantung akibat getaran yang ditimbulkan oleh gempa.


(T007)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top