Ini Penjelasan Panglima soal HUT TNI Digelar di Pelabuhan Perusahaan Swasta
Jakarta - Hari Ulang Tahun ke-70 TNI digelar di Dermaga Pantai
Indah Kiat, Cilegon, Banten. Wilayah itu milik perusahaan swasta. Kenapa
HUT TNI digelar di wilayah perusahaan swasta?
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan penyebabnya saat jumpa pers di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2015).
"Ada yang bertanya, mengapa kok HUT TNI dilakukan di salah satu pelabuhannya perusahaan swasta," kata Gatot didampingi KSAU Laksamana TNI Ade Supandi, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriyatna.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan penyebabnya saat jumpa pers di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2015).
"Ada yang bertanya, mengapa kok HUT TNI dilakukan di salah satu pelabuhannya perusahaan swasta," kata Gatot didampingi KSAU Laksamana TNI Ade Supandi, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriyatna.
Sebabnya, tempat itu adalah satu-satunya yang pas untuk melakukan demonstrasi pertempuran laut dan udara. Awalnya, Gatot menugaskan KSAL dan KSAU untuk mencari tempat, dua calon lokasi perayaan didapat.
"Karena saya menugaskan KSAL dan KSAU untuk cari tempat untuk kita bisa melakukan parade dan defile, sekaligus demonstrasi pertempuran laut dan udara dengan menggunakan peluru tajam," kata Gatot.
Dua calon tempat perayaan adalah Pantai Indah Kiat Cilegon dan Teluk Tomini Sulawesi Tengah. Namun Teluk Tomini dirasa kurang memenuhi persyaratan.
"Kalau di Tomini, repot sekali. Penontonnya di mana, pesertanya di mana, dan sebagainya. Maka kita lakukan di Pantai Indah Kiat," kata Gatot.
Diputuskanlah, Pantai Indah Kiat menjadi medan perayaan yang diisi dengan demonstrasi perang memakai peluru tajam. Kepada pihak-pihak yang mempertanyakan keputusan TNI memilih tempat milik perusahaan swasta itu, Gatot mempersilakan agar pihak-pihak itu hadir saat perayaan agar bisa menilai lokasi pilihan TNI.
"Setelah hadir, tolong carikan tempat yang seperti itu. Setelah itu sampaikan ke pemerintah agar bisa membeli tempat itu dan memberikan kepada TNI. Saya akan sangat senang sekali," tandas Gatot.
(dnu/dhn)
