-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Istana pastikan Sidang Paripurna pada Rabu

Istana pastikan Sidang Paripurna pada Rabu

Istana pastikan Sidang Paripurna pada Rabu
Mensesneg, Pratikno (ANTARA FOTO/Setpres/Rusman)
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia direncanakan menyelenggarakan Sidang Paripurna Kabinet Kerja pada Rabu (27/7) sore di Istana Kepresidenan Jakarta.

"Besok ada sidang kabinet paripurna jam 3," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno ditemui di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa sore.
Menurut Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga sudah memberitahukan rencana agenda sidang paripurna tersebut kepada para menteri di Kabinet Kerja.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan seluruh menteri wajib hadir pada sidang tersebut.

"Topiknya pengarahan dari Presiden," kata Johan ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.

Terkait kinerja para menteri, Johan kembali menegaskan evaluasi oleh Presiden Joko Widodo dilakukan secara terus menerus.

Sebelumnya, terdapat pesan singkat yang beredar berisi mengenai arahan yang mengatasnamakan Mensesneg kepada para pejabat Kabinet Kerja untuk tidak meninggalkan Jakarta pada 25-29 Juli 2016 terkait adanya rencana sidang paripurna kabinet.

Pertemuan tersebut diselenggarakan di tengah isu rencana perombakan Kabinet Kerja.

Presiden Joko Widodo pada dua pekan terakhir juga telah memanggil sejumlah menteri untuk ditanyakan mengenai kinerja kementerian serta target dan hambatannya.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Istana gelar upacara Harkitnas Ke-108

Istana gelar upacara Harkitnas Ke-108

Istana gelar upacara Harkitnas Ke-108
Sejumlah peserta mengikuti upacara bendera guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 di Halaman Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Jumat (20/5/2016). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta (ANTARA News) - Istana Kepresidenan menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 Tahun 2016 di halaman Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat.

Para pegawai dan pejabat instansi-instansi di sekitar lingkungan Istana Kepresidenan, yaitu Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Sekretariat Kabinet, Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kantor Staf Presiden, Dewan Pertimbangan Presiden, dan Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional melaksanakan upacara tersebut.

Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar yang menjadi Inspektur Upacara dalam acara tersebut, saat membacakan pidato tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan, salah satu inspirasi berdirinya organisasi kebangsaan Budi Oetomo adalah sumber daya manusia terdidik yang memiliki rasa nasionalisme.

"Melalui perjuangan yang tak kenal lelah, Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaan sejak 17 Agustus 1945," kata Inspektur Upacara.

Indonesia, lanjut Oemar, harus dipelihara oleh seluruh warga negara untuk dijaga dengan komitmen yang teguh terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita juga menghadapi ketahanan bangsa secara kultural seperti pornografi yang akhir-akhir ini berkembang lewat teknologi informasi," tambah Inspektur Upacara.

Selain itu potensi kerja sama dengan dunia internasional, menurut Inspektur Upacara, memiliki keuntungan maupun kerugian karena tidak ada lagi adanya batas wilayah.

"Antisipasi terhadap anasir ancaman dalam konteks dunia perlu dilakukan agar semua hal tersebut dapat ditangani," kata Inspektur.

Persaingan, lanjut Oemar, adalah cara untuk menunjukkan kerja sama dan saling bahu-membahu untuk meningkatkan kompetensi di tingkat global.

"Kini bukan saatnya lagi mengembangkan wacana namun kita harus membiasakan yang benar bukan membenarkan yang biasa," kata Kepala Sekretariat Wakil Presiden RI itu.

Oemar juga menyampaikan bahwa Proklamator Ir Soekarno pernah menyampaikan bagaimana membangun karakter bangsa.

"Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kepentingan semua," kata Oemar menirukan slogan Bung Karno.

Oemar mengingatkan, cita-cita selanjutnya adalah menjadikan negara Indonesia yang makin kompetitif di lingkup global.

Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Istana dukung KPK usut korupsi di lembaga peradilan

Istana dukung KPK usut korupsi di lembaga peradilan

Pewarta: 
Istana dukung KPK usut korupsi di lembaga peradilan
Kepala Staf Presiden Teten Masduki (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf Presiden Teten Masduki menyatakan mendukung upaya KPK mengusut kasus-kasus korupsi pada lembaga peradilan dan menyatakan korupsi masih subur di negeri ini karena aparat penegak hukum masih erat dengan korupsi.

"Kita harus mendukung langkah KPK untuk membersihkan aparat hukum ini," kata Teten usai menghadiri sebuah seminar di Jakarta, Jumat.

Mantan Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta semua pihak mendukung langkah KPK memberantas korupsi, sekalipun itu melibatkan pejabat tinggi negara.
Menurut dia, membasmi korupsi justru harus dari atas karena kalau dari bawah dinilai kurang efektif.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengakui sistem peradilan kriminal masih bermasalah dan menyatakan KPK hanya bisa berperan pada bagian penindakan.

"Tapi kami tidak bisa menangkapi orang kalau tidak ada korupsi. Sistem harus diperbaiki, dan itu masih sangat kompleks," kata dia.
KPK telah mengirim surat permintaan cegah kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM agar Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji yang diduga terkait dengan pengajuan permohonan peninjauan kembali (PK) yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Istana memahami lalin satu arah Kota Bogor

Istana memahami lalin satu arah Kota Bogor

 | 3.364 Views
Istana memahami lalin satu arah Kota Bogor
ilustrasi Kunjungan Istana Bogor Wisatawan berjalan menuju halaman depan Istana Bogor dalam kegiatan Istana Bogor Open di Kota Bogor, Jabar, Senin (1/6/2015). Istana Bogor dikunjungi lebih dari 20.000 wisatawan lokal dan domestik selama lima hari pelaksanaan Istana Bogor Open dalam rangka Hari Jadi Bogor ke 533. (ANTARA FOTO/Jafkhairi) ()

Bogor (ANTARA News) - Pihak Istana Kepresidenan di Istana Bogor bisa memahami rencana Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat yang akan segera memberlakukan lalu lintas sistem satu arah (SSA) di jalan protokol sekitar Kebun Raya, guna mengurai kemacetan dan mempersingkat waktu tempuh.

"Kami sudah melaporkan dan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Kepala Rumah Tangga Istana Kepresidenan, dan pihak istana bisa memahami rencana tersebut," kata Sekertaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, di Bogor, Minggu malam.

Ade Sarip Hidayat selaku Ketua Tim Sosialisasi penerapan SSA Kota Bogor mengatakan hal itu ketika menjawab pertanyaan Wartawan, pada sosialisasi lanjutan rencana uji coba dan penerapan kebijakan lalu lintas SSA di sekitar Kebun Raya Bogor tersebut.

Pada sosialisasi itu, Sekda Kota Bogor didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Bagian Humas, Encep Moh. Ali Alhamidi, Kepala DLLAJ Kota Bogor, Ahsin Prasetyo, Kasi Operasi dan Pengendalaan Pol PP, Dimas, Direktur Operasional PD Pasar Pakuan Jaya, Suheri, dan Camat Bogor Tengah, Rachmawati.

Menurut Sekda, uji coba penerapan SSA di jalan protokol di lingkungan Istana Bogor itu juga tidak akan mengganggu kegiatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), apa lagi dalam enam bulan ke depan sedang dilakukan renovasi bangunan di Istana Bogor.

"Kami sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak Kepala Rumah Tangga Istana Kepresidenan," katanya.

Jalur Media dan Pendidikan

Pada kesempatan itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarip menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan uji coba penerapan SSA tersebut selama empat hari, yakni pada tanggal 1 sampai dengan 4 April 2016.

Uji coba empat hari itu karena pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu merupakan hari-hari padat lalu lintas, di mana pada akhir pekan Kota Bogor banyak tamu wisatawan, sedangkan hari Senin adalah hari di mana para pegawai dan anak sekolah sedang sibuk beraktivitas di awal pekan.

"Setelah uji coba selama empat hari, akan kita evaluasi apa yang menjadi kekurangan untuk segera diperbaiki, dan kami optimistis program ini bisa diterapkan untuk selanjutnya," katanya.

Guna mendukung kelancaran dan keamanan uji coba itu, katanya lebih lanjut, pihaknya melalui dinas terkait, baik Dinas Perhubungan, Pol PP, DLLAJ, Dinas Pasar, dan lainnya telah menyiagakan lebih dari 200 aparat keamanan, yang akan ditepatkan di sedikitnya 16 titik.

Jalan-jalan protokol yang akan menjadi rute lalu lintas satu arah di sekitar Kebun Raya Bogor adalah Jl. Oto Iskandardinata (Otista), Jl. Juanda, dan Jl, Jalak Harupat, kecuali Jalan Raya Pajajaran yang tetap diberlakukan dua arah.

Upaya lainnya guna mensukseskan uji coba SSA itu, kata Ade Sarip lebih lanjut, pihak Pemerintah Kota Bogor terus melakukan tahapan sosialisasi, antara lain melalui media massa baik cetak, elektronik, mapun online, serta langsung kepada masyarakat serta melaluai bantuan para kepala sekolah dan guru.

"Kami sudah megundang dan bertemu dengan sebanyak 161 kepala sekolah SD, dan 167 kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK. Para kepala sekolah itu dihaparkan membantu memberikan penjelasan kepada para guru, lalu guru kepada anak murid, dan murid kepada para orang tua serta masyarakat," katanya.

"Dua institusi, yakni Media Massa dan melalui jalur pendidikan (para kepala sekolah dan guru) inilah yang kami nilai paling tepat dan memiliki peran yang sangat besar dan harapkan bisa membantu mensosialisasikan program SSA ini kepada masyarakat," ujarnya.


Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera memberlakukan lalu lintas sistem satu arah (SSA) Kebun Raya pada 1 April 2016, yang diyakini dapat mengurai kemacetan dan mempersingkat waktu tempuh.

"Jika dihitung, rute panjang dalam sistem satu arah akan lebih menyingkat waktu karena tidak macet daripada rute dekat tetapi menghabiskan waktu," kata Kepala Bidang Lalu Lintas DLLAJ Kota Bogor, Agus Suprapto. 
Jalan Juanda Kota Bogor yang tadinya dua arah menjadi satu arah (searah jarum jam) dari Jalan Otista menuju Jalak Harupat.

Selain ada sebanyak 13 trayek kendaraan angkutan kota (angkot) yang akan mengalami penyesuaian rute, melui penerapan SSA itu juga dilakukan penataan atau pemindahan lokasi berjualan para pedagang kaki lima (PKL), baik yang berjualan pada siang hari maupun malam hari di Kota Hujan tersebut.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Istana bantah sms Jogya bakal macet

Istana bantah sms Jogya bakal macet

Istana bantah sms Jogya bakal macet
Ilustrasi Presiden Jokowi dan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta (ANTARA News) - Awal pekan ini beredar pesan kepada masyarakat Yogyakarta mewaspadai kemacetan yang mungkin terjadi karena ada kunjungan kerja Presiden Jokowi, ke kota itu.

Pesan panjang itu beredar secara berantai lebih banyak melalui whatsapp messenger berisi tentang agenda Presiden ke Kota Gudeg.

Berikut cuplikan persis pesan itu: "Jogjawan & Jogjawati: waspadalah............ bakalan muaceeeet!!! Hasil koord dgn Asops Paspampres izin melaporkan renc giat RI-1 di Prov DIY pd hari Kamis, 17 Des 2015 (konsep tgl 14 Des 2015 pkl 14.45) sbb 1. Pkl. 08.15, RI-1 dan RI-3 serta romb take off dr Lanud Halim PK menuju Lanud Adi Sucipto dgn gunakan pswt Kepresidenan Indonesia ...".
Istana Kepresidenan membantah isu itu. 

"Presiden besok berada di Jakarta, hingga saat ini belum ada rencana ke luar kota," kata Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan, Bey Machmudin, di Kompleks Istana Kepresidenan. Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, isu berantai yang tersebar melalui media sosial maupun pesanwhatsapp itu tidak benar.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak serta-merta mempercayai dan menyebarkan isu yang belum terkonfirmasi.

Machmudin mengaku juga menerima pesan yang berisi tentang rencana kunjungan presiden dan ibu negara ke Yogyakarta.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top