-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Presiden resmikan Bandara Sultan Thaha Jambi

Presiden resmikan Bandara Sultan Thaha Jambi

Presiden resmikan Bandara Sultan Thaha Jambi
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Setelah meninjau panel dan maket bandara, Presiden yang didampingi sejumlah pejabat dan menteri Kabinet Kerja meresmikan Terminal Bandar Udara Sultan Thaha di halaman parkir bandara tersebut.

Bandara yang merupakan bagian dari proyek pengembangan bandara-bandara kecil pemerintah itu memiliki terminal seluas 35.000 meter persegi dan area parkir seluas 26.500 meter persegi berkapasitas 436 mobil dan 415 motor.
Biaya pembangunan Terminal Penumpang dan Fasilitas Parkir Bandara Sultan Thaha sesuai nilai kontrak Rp126 miliar. Sementara biaya untuk pembangunan apron Rp110 miliar, pembangunan menara dan gedung operasi Rp16 miliar, serta pembangunan fasilitas pokok dan penunjang lainnya Rp67 miliar.

Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi sebelumnya menargetkan pergerakan pesawat di bandara itu bisa menjadi 70 per hari akhir tahun ini.
"Saat ini pergerakannya 46 pesawat, 23 take off, 23 landing," katanya.
Ia menjelaskan Bandara Sultan Thaha merupakan proyek rintisan pengembangan bandara-bandara kecil yang dikelola Angkasa Pura. 

Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Terminal baru bandara Jambi akan diresmikan akhir Maret

Terminal baru bandara Jambi akan diresmikan akhir Maret

Terminal baru bandara Jambi akan diresmikan akhir Maret
Sebuah pesawat komersial bersiap lepas landas dari Bandara Sultan Thaha, Jambi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Jambi (ANTARA News) - Terminal baru Bandara Sultan Thaha Jambi yang pembangunannya sekarang sudah mencapai 80 persen, rencananya akan diresmikan pada akhir Maret 2016 oleh Presiden Joko Widodo.

"Peresmian terminal bandara yang baru rencananya akan diresmikan oleh Pak Presiden Jokowi pada akhir Maret, tapi itu masih rencana ya," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Sri Sapto Edi di Jambi, Rabu.

Sri Sapto mengatakan progres terminal bandara baru yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp400 miliar lebih itu saat ini sudah mencapai 80 persen lebih, hanya tinggal tahap pengerjaan taman-taman serta pengerjaan area parkir.

"Terminal baru itu sendiri sudah beroperasi dan sudah mantap, saat ini masih terus berbenah sampai tahap akhir," katanya menjelaskan.

Terminal baru Bandara Sultan Thaha ini nantinya dapat menampung hingga 1,5 juta penumpang dalam satu tahun atau atau lebih banyak dibandingkan dengan terminal sebelumnya.

Disinggung masalah perpanjangan landasan pacu (runway), pihaknya mengatakan akan terus berupaya meminta ke pemerintah pusat untuk memperpanjang landasan itu.

"Saat ini landasan pacunya hanya sekitar 2.200 meter. Paling tidak nantinya kita minta diperpanjang menjadi 2.600 atau 2.800 meter, sehingga bisa didarati pesawat berbadan besar," katanya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Jambi Achmad Syahir mengatakan, pihaknya akan memberi informasi terkait peresmian terminal bandara yang baru tersebut.

"Nanti diinfokan kalau sudah ada waktu pastinya ya," katanya.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Jambi mulai kaji jalur kereta Trans-Sumatera

Jambi mulai kaji jalur kereta Trans-Sumatera


Jambi mulai kaji jalur kereta Trans-Sumatera
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf) 
 
Jambi (ANTARA News) - Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jambi tengah menyusun study trase atau penentuan jalur kereta api trans-Sumatera dari batas Jambi-Sumatera Selatan hingga perbatasan Jambi-Riau.

"Pemda diberi tanggung jawab penyusunan tahap awal, dan saat ini prosesnya tengah dilakukan penyusunan trase yang nantinya akan dilalui Kereta Api Trans-Sumatera," kata Kepala Seksi Perencanaan dan Teknik Dishub Provinsi Jambi Candra di Jambi, Kamis.

Dia menjelaskan, untuk trase jalur kereta api Trans-Sumatera di Provinsi Jambi ini dimulai dari batas Jambi-Sumatera Selatan sampai batas Jambi-Riau yang diperkirakan sepanjang 200 km.

Akhir tahun ini penyusunan study trase selesai.

"Untuk jalurnya di Provinsi Jambi mengikuti Jalan Lintas Sumatera bagian timur yang akan melewati Kota Jambi, Kabupaten Maurojambi dan Tanjung Jabung Barat," sambung Candra.

Setelah itu Pemda akan melanjutkannya dengan proses Land Acquisition Resettlement Action Plan (LARAP)" atau rencana tindakan pengadaan tanah dan permukiman.

"Setelah proses study LARAP itu rampung. Kemudian dilanjutkan study Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)," kata Chandra.
Berturut-turut setelah itu adalah proses pembebasan lahan dan proses penyusunan studi Detail Engineering Design (DED).

"Pembebasan lahan dan study DED ini nantinya dilakukan pemerintah pusat," pungkasnya.
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Festival Batanghari upaya promosikan wisata Jambi

Festival Batanghari upaya promosikan wisata Jambi


Jambi (ANTARA News) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, menyebutkan penyelenggaraan festival Batanghari 2015 itu sebagai salah satu upaya mempromosikan potensi wisata di daerah ini.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Provinsi Jambi, Dendy Denmark di Jambi, Sabtu, mengatakan, Pemprov Jambi melalui Disbudpar akan melaksanakan festival Batanghari yang merupakan agenda tahunan itu pada tanggal 25-28 Nopember 2015.

"Subtansi pelaksanaan festival Batanghari ditekankan pada upaya mempromosikan atau memperkenalkan segenap potensi wisata untuk menjadi daya tarik wisatawan, selain memperkenalkan industri ekonomi kreatif, budaya dan kearifan lokal lainnya," katanya.
Dendy menjelaskan, agenda yang akan diselenggarakan di tepian sungai Batanghari Jambi itu antara lain berupa, pameran budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif, pemilihan Bujang Gadis Jambi, festival Film Documenter, Band, Tari Daerah, lagu daerah dan tradisi etnis Tionghoa berendam di sungai Batanghari.

Selain itu pegelaran festival Batanghari juga diisi kegiatan lomba fotografi wisata di Jambi, festival Layang Layang, City Tour, aktivitas Sadar Wisata dan Rolling Thunder Komunitas Motor

Dendy mengatakan, Sebagai sebuah event yang diharapkan dapat menjadi Core Event, pembenahan-pembenahan dalam hal penggalian dan pengembangan potensi objek daya tarik wisata dan masyarakat sekitar festival yakni di kawasan Taman Tanggo Rajo dan Seberang Kota Jambi sangat perlu dilakukan.

"Sehingga sinergitas kesiapan pelaksanaan festival Batanghari dapat berjalan serasi, selaras dan seimbang dalam rangka mencapai Outcome event, yakni adanya peningkatan arus kunjungan wisata ke Provinsi Jambi dan meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat," katanya menjelaskan.
Di lokasi festival saat ini sudah berdiri dua objek wisata baru yang menjadi ikon Jambi, yakni jembatan Pedestrian dan Menara Gentala Arasy. Dimana tahun lalu dua objek wisata itu masih dalam tahap pembangunan.

"Khusus festival main layang-layang nanti difokuskan di Menara Gentala Arasy. Dan titik utama penyelenggaraan festival tetap sama seperti tahun lalu, yakni di pinggir sungai Batanghari tepatnya di depan rumah dinas Gubernur Jambi," katanya.

"Sekarang kita sedang melakukan persiapan-persiapan dan publikasi terkait event festival Batanghari itu. Mudah-mudahan ini berjalan sukses," kata Dendy menambahkan.

Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Wali kota jambi musnahkan 37.000 butir ekstasi

Wali kota jambi musnahkan 37.000 butir ekstasi


Wali kota jambi musnahkan 37.000 butir ekstasi
Ekstasi. (ANTARA FOTO/ Ferdi Hamzah)
 
Jambi (ANTARA News) - Wali Kota Jambi, Syarif Fasha dan Kapolresta beserta Forkompida usai memperingati hari Sumpah Pemuda melakukan pemusnahan narkoba berupa 37.000 butir ekstasi serta 137 gram sabu-sabu dan dua kilogram ganja kering.

Usai pemusnahan narkoba barang bukti tangkapan Polresta Jambi, Rabu, Syarif Fasha kepada wartawan, mengatakan Pemerintah kota mendukung kepolisian untuk memberantas narkoba yang semakin marak belakangan ini.

Selain memberikan dukungan kepada pihak Kepolisian, pemerintah kota juga akan membentuk satgas di tingkat kelurahan untuk memberantas narkoba yang berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

"Dengan terungkap dan ditangkapnya pengedar dan bandar 37 ribu pil ekstasi dan sabu serta ganja kering itu berarti kita dapat menyelamatkan 200 ribu orang genarasi muda di Jambi yang terhindar dari pemakaian narkoba," kata Fasha yang didampingi Kapolresta Jambi, AKBP Bernard Sibarani di lapangan kantor Wali Kota Jambi usai pemusnahan.

Wali Kota juga mengatakan, dilakukannya kegiatan pemusnahan narkoba hasil tangkapan Polresta Jambi usai peringkatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh 28 Oktober ini sekaligus untuk mengingatkan para generasi muda agar terhindar dari bahayanya narkoba.

Sementara itu Kapolresta Jambi, AKBP Bernard Sibarani mengatakan, narkoba yang dimusnahkan itu adalah hasil operasi selama Agustus hingga Setember 2015 dengan barang bukti yang disita dan dimusnahkan sebanyak 37 ribu butir pil ekstasi dan 137 gram sabu dan dua kg ganja dari delapan tersangka.

Untuk saat ini berkas dari para tersangka sudah hampir tahap II untuk melakukan penyerahan barang bukti dan tersangka kepada kejaksaan.

Polresta Jambi dan jajarannya akan terus berupaya melakukan pemberantasan narkoba dan mohon dukungkan dari semua pihak untuk bersama-sama memberantasnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil tangkapan Polresta Jambi itu dilakukan dan disaksikan oleh para pejabat Forkumpinda Kota Jambi dan para pelajar dan mahasiswa peserta upacara hari Sumpah Pemuda.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top