-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Kabag Penum Divhumas Mabes Polri Kombes Agus Rianto. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
"Kami masih lakukan pendalaman, termasuk menelusuri sepeda motor yang digunakan pelaku saat bom bunuh diri. Kami juga terus melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan saksi-saksi di TKP," kata Agus saat konferensi pers di kantor Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data dari KTP tersebut, nama pemilik KTP itu adalah Nur Rohman kelahiran Solo, 1 November 1985, dan merupakan warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

"Apabila ada perkembangan, termasuk dari KTP tersebut akan kami konfirmasi lebih lanjut," ucap Agus.

Peristiwa tersebut terjadi antara pukul 07.30 -07.40 WIB ketika seorang pengendara sepeda motor memasuki halaman Polresta Solo dan diberhentikan anggota provost yang sedang bertugas dan tidak lama kemudian terjadi ledakan.

Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor diduga sebagai pelaku meninggal dunia.

Sementara itu, Brigadir Bambang Adi Cahyanto yang bertugas mengalami luka di mata sebelah kiri dan luka bakar di bagian tubuh dan saat ini dirawat disalah satu rumah sakit di Solo.

Olah TKP masih berlangsung dan ditemukan beberapa material yang diduga digunakan pada bom yang meledak antara lain beberapa gotri, serpihan benda lain, dan juga bekas-bekas mesiu akibat ledakan.

Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Teman Ahok targetkan verifikasi KTP selesai Mei

Teman Ahok targetkan verifikasi KTP selesai Mei

Teman Ahok targetkan verifikasi KTP selesai Mei
Suasana sekretariat Teman Ahok yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (11/3/16) (ANTARA News/Try Reza Essra)

Jakarta (ANTARA News) - Komunitas Teman Ahok menargetkan verifikasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pendukung Basuki Tjahaja Purnama selesai akhir Mei nanti.

"Verifikasi selesai akhir Mei karena pendaftaran (calon gubernur) Agustus," kata salah satu pendiri Teman Ahok Singgih Widyastomo di markas mereka di Jakarta, Sabtu.

Sejak mengumpulkan KTP dukungan kepada Ahok untuk maju ke bursa pemilihan kepala daerah melalui jalur independen Juni lalu sampai hari ini, komunitas ini telah mengumpulkan 784.977 KTP.

Seluruh KTP yang mereka kumpulkan kini sedang diverifikasi untuk memastikan keabsahan data yang diberikan pendukungnya.

Verifikasi mulai dilakukan sejak Ahok mengumumkan calon wakil gubernur Heru Budi Hartono.

Mereka melakukan verifikasi dengan mendatangi tempat tinggal para pendukung, seperti tertera pada KTP dan bertanya apakah setuju dengan nama wakil yang digandeng Ahok.

Bila tidak setuju, Singgih mengatakan, mereka dapat menarik dukungan.

Teman Ahok juga telah mengubah format formulir yang harus diisi para pendukung sehingga dapat langsung terverifikasi.

Hingga saat ini, baru sekitar 15-20 ribu KTP yang telah mereka verifikasi.

Teman Ahok, seperti yang dikutip dari lama resmi mereka, adalah perkumpulan yang dirikan oleh sekelompok anak muda yang bertujuan membantu dan "menemani" Ahok, sapaan Basuki, dalam mewujudkan Jakarta Baru yang bersih, maju dan manusiawi.

Komunitas ini digagas oleh Singgih dan beserta empat orang temannya Amalia Ayuningtyas, Aditya Prabowo, Richard Purwasaputra dan Muhammad Fathony. Semuanya berusia di bawah 25 tahun.

Relawan terdaftar yang kini berjumlah 300 orang menargetkan 1 juta KTP hingga Mei nanti.






Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top