-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
George Clooney bicara soal krisis pengungsi

George Clooney bicara soal krisis pengungsi

George Clooney bicara soal krisis pengungsi
Aktor Amerika Serikat George Clooney. (REUTERS/Mike Blake )

Berlin (ANTARA News) - George Clooney mengatakan krisis pengungsi lebih besar ketimbang eksodus dari Suriah dan Irak yang mendapatkan porsi pemberitaan yang lebih besar dari media massa.

Clooney berbicara kepada Reuters pada hari yang sama dia dan istrinya yang pengacara HAM Amal Alamuddin Clooney, bertemu secara tertutup dengan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membahas masalah pengungsi.

Clooney dan istrinya tengah berada di Berlin untuk penayangan perdana filmnya "Hail, Caesar!" di mana Clooney menjadi pemeran utamanya dan ditayangkan perdana Kamis lalu pada Festival Film Internasional Berlin.

"Bagi saya krisis pengungsi bukan sekadar pengungsi Suriah," kata Clooney kepada Reuters.

"Masih ada IDP (penduduk yang tercerabut dari akarnya) dan pengungsi di Sudan Selatan, di Darfur, masih ada jutaan orang dan mereka sekarat," kata Clooney yang menyebut sekitar 60 juta orang di berbagai dunia tercerabut dari akarnya.

Clooney mengaku tidak takut berbicara keras mengenai subjek-subjek kontroversial.

"Saya bisa bicara soal Darfur atau saya bisa bicara soal hal-hal lain tanpa mengkhawatirkan implikasi-implikasi politiknya," kata dia seperti dikutip Reuters.



Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Krisis pengungsi Eropa ancam rezim paspor Schengen

Krisis pengungsi Eropa ancam rezim paspor Schengen

Krisis pengungsi Eropa ancam rezim paspor Schengen
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Davos, Swiss (ANTARA News) - Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan hari ini bahwa krisis pengungsi telah menyeret Eropa ke titik "make or break" (berhasil atau tidak sama sekali) dan membahayakan rezim bebas paspor Schengen.

"Krisis pengungsi agak seperti 'make or break', menurut pandangan pribadi saya," kata Lagarde pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Ketika ditanya apakah krisis itu membahayakan Schengen, dia menjawan, "Ya, saya kira begitu."

Dengan lebih dari satu juta migran masuk ke Eropa tahun silam dan masih banyak lagi sekarang ini kendati cuaca dingin, masalah ini menjadi tema kunci dalam pertemuan tahunan orang-orang terkaya dan paling berkuasa di Davos.

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls telah memperingatkan Kamis lalu bahwa Uni Eropa berada di ambang bahaya terpecah belah gara-gara beberapa masalah, termasuk banjir pengungsi.

Beberapa pengamat meyakini bahwa arus besar pengungsi membuat Eropa harus memperketat perbatasannya, demikian Reuters.


Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top