Pewarta: Fauzi
Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA News) -
Sebanyak 16 prajurit Kostrad korban kecelakaan lalulintas di wilayah Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (15/11), masih dirawat intensif di tiga rumah sakit di Kota Palu.
Ketiga rumah sakit tersebut adalah RSU Bhayangkara, RS Bala Keselamatan, dan RS Wirabuana.
Para prajurit yang dirawat adalah Kopda Sualan, Sertu Ajaluddin,
Serma Rohani, Pratu Zaenal, Praka Deddi, Praka Salam, Praka Efendi,
Prada Wendi Aziz, Kopda Nikson Kakamte, Pratu Arnold, Kopda Ridwan,
Praka Risman, Sertu H.Gani, Kopda Ruslin, Kapten (Inf) Yustianto Yugoza
dan Saiful (supir/sipil).
Kapten (Inf) Yustianto adalah Komandan Kompi (Danki) prajurit
Kostrad yang sedang berkonvoi dari Palu itu menuju tempat operasi Camar
Maleo I di wilayah Poso.
Hingga Minggu malam, tidak ada sumber baik dari pihak rumah sakit
maupun pejabat TNI yang bersedia memberikan keterangan mengenai kondisi
korban bahkan juga keterangan resmi mengenai peristiwa kecelakaan
tersebut.
Dalam peristiwa itu, lima prajurit Kostrad dari Brigif 433/Julusiri
yang akan bertugas menumpas teroris di Poso dalam operasi Camar Maleo
IV tewas setelah truk yang mengangkut mereka jatuh ke jurang.
Jenazah kelima prajurit itu telah diterbangkan ke Makassar untuk disemayamkan di markas mereka lalu dikebumikan.
Kelima jenazah tersebut yakni Praka Makmur (NRP 31081804760488),
Serda Junaedi (NRP 31970322730178), Pratu Ahmad Darman (NRP
31060358210585, Praka Sulaiman (NRP 31060337500584) dan Praka Muktar
(NRP 3107143270486).
Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Suyabakti telah datang ke
Palu Minggu petang sekitar pukul 17.00 WITA untuk melihat dari dekat
kondisi korban yang sudah meninggal dan yang masih dirawat.
Namun Pangdam enggan untuk memberikan keterangan kepada wartawan yang mengikutinya.
"Maaf ya dek, kita masih dalam suasana berduka," ujarnya.
Duka juga menyelimuti Markas Komando Resor Militer 132/Tadulako, di
Jalan Jenderal Sudirman, Palu, dimana terlihat bendera setengah tiang
dikibarkan. Keluarga para korban juga banyak yang datang ke Markas
Korem untuk mencari informasi mengenai keluarga mereka.
Sebelumnya dilaporkan lima truk yang mengangkut prajurit TNI AD
berkonvoi dari Palu menuju Kecamatan Lore Utara pada sekitar pukul 08.00
WITA untuk menjalankan tugas Operasi Camar Maleo IV mengejar para
teroris.
Namun di pegunungan Padeha, sebuah truk berusaha melambung truk
lainnya, namun kemudian terjadi kecelakaan yang mengakibatkan truk yang
melambung dan memuat 22 prajurit itu terjungkal ke jurang yang cukup
dalam.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Lokasinya sekitar 100 kilometer selatan Kota Palu.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015