-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Menteri Saleh rekomendasikan 10 industri prioritas dari dana tax amnesty

Menteri Saleh rekomendasikan 10 industri prioritas dari dana tax amnesty

Menteri Saleh rekomendasikan 10 industri prioritas dari dana tax amnesty
Menteri Perindustrian Saleh Husin (foto : ANTARA News.com)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perindustrian Saleh Husin merekomendasikan 10 industri prioritas untuk dikembangkan seiring dengan dana yang masuk sebagai imbas dari kebijakan tax amnesty.

"Sudah ada di RIPIN (Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional). Kelompok 10 industri prioritas itu yang akan dikembangkan," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Kamis.

Saleh menyebutkan, beberapa di antaranya yakni industri makanan dan minuman, industri baja, industri farmasi, industri petrokimia, industri minyak sawit (CPO), serta industri pulp dan kertas.

Selain itu, industri kosmetik dan alat kesehatan; industri tekstil, kulit, alas kaki dan aneka; industri alat transportasi, eletronika dan telematika (ICT); dan industri pembangkit listrik.

"Termasuk industri pulp and paper, ini memang kan kedepannya kita menginginkan yang saat ini masih nomor 5, termasuk menjadi nomor 3 besar di dunia," ujar Saleh.

Menurut Saleh, industri pulp dan kertas turut menyumbang devisa besar kepada negara yakni sebesar 5,7 miliar dollar AS sekaligus menyerap 2,1 juta tenaga kerja.

Sementara itu, industri CPO dan turunannya juga memyumbang devisa sebesar 19 miliar dollar AS dan menyerap sekitar enam juta tenaga kerja langsung.

Saleh berharap, dana yang masuk sebagai dampak kebijakan tax amnesty tersebut bisa turut menggenjot pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja.

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Alunan sasando meriahkan Lebaran di rumah Menteri Saleh

Alunan sasando meriahkan Lebaran di rumah Menteri Saleh

Alunan sasando meriahkan Lebaran di rumah Menteri Saleh
Jack Bullan mengalunkan sasando di rumah dinas Menteri Perindustrian, Saleh Husin, saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, di Jakarta, Rabu. (ANTARA News/Sella Gareta)
Jakarta (ANTARA News) - Alat musik khas Pulau Rote, NTT, sasando, turut memeriahkan Hari Raya Idul Fitri di rumah dinas Menteri Perindustrian, Saleh Husin, Jalan Widya Candra, Jakarta.

"Sasando kan alat musik tradisional dari NTT, khususnya dari Rote. Saya ingin memperkenalkan kepada tamu-tamu yang hadir, di mana banyak juga tamu asingnya," ujar Menteri Saleh ditemui di Jakarta, Rabu.
Menurut kelahiran Rote, 52 tahun lalu ini, upayanya tersebut sekaligus sebagai promosi salah satu kebudayaan Indonesia kepada masyarakat dunia. "Setiap ada kesempatan, kita promosi dan promosi," tukasnya.

Jack Bullan, pemain sasando yang didapuk Husin senang bisa menghibur para tamu undangan yang merayakan Lebaran di rumah Saleh.

Menurut pemain sasando yang sudah menjelajah 50 negara ini, ia dan Saleh Husin bertemu dalam sebuah acara peluncuran buku, hingga akhirnya ia diundang untuk memetik sasando di saat Lebaran hari ini.

"Saya sedang tampil di sebuah acara peluncuran buku, lalu bertemu pak menteri. Terus saya diundang. Senang sekali," ungkapnya.

Bullan yang diminta beberapa tamu untuk berfoto bersama dua buah sasando miliknya tersebut berharap, para tamu dapat menikmati alunan alat musik yang dipelajarinya sejak kecil itu. "Semoga bisa menghibur," katanya.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top