-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Pejabat dan dubes hadiri "open house" Lebaran Oesman Sapta

Pejabat dan dubes hadiri "open house" Lebaran Oesman Sapta

Pejabat dan dubes hadiri
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta (tengah, berbaju putih) didampingi E.E. Mangindaan (paling kiri) dan Duta Besar Kanada (paling kanan) Donald Bobiash, dalam gelaran "open house" Lebaran di kediaman Oesman Sapta, di Jakarta, Rabu (6/7). (ANTARA News/ Lia Wanadriani Santosa)
Jakarta (ANTARA News) - Seperti di tahun-tahun sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang atau akrab disapa Oso kembali menggelar open housebertepatan dengan perayaan hari raya Idul Fitri.

Penganan seperti ketupat mahakam, bebek bumbu kare, soto padang dan sushi, turut mewarnai gelaran open house Oesman saat itu.

"Dari dulu begini," ujar Oesman di Jakarta, Rabu.

Sejumlah pejabat negara antara lain Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan lalu Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan E.E.Mangindaan nampak hadir saat itu.

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono beserta keluarga dan Ketua DPR RI Ade Komaruddin juga menyempatkan diri bersilaturahim ke kediaman Oso.

Tak hanya itu, adapula Duta besar dari beberapa negara antara lain Ivan Hotek (Duta Besar Ceko untuk Indonesia), Donald Bobiash (Duta Besar Kanada), lalu, Johanna Brismar Skoog (Duta Besar Swedia) dan Nazmul Quaunine (Duta Besar Bangladesh).

Di sela acara, Oesman sempat berujar perihal magnet Jakarta bagi pendatang terutama pasca Lebaran seperti saat ini.

"Namanya ibu kota selalu menjadi sasaran bagi semua (pendatang). Dimanapun di dunia. Menjadi tempat mereka mendapatkan lapangan pekerjaan, karena tingkat upahnya lebih tinggi dari daerah," kata dia.

"Makin hari makin mahal kehidupan di kota. Masyarakat kecil tentu mengambil kesempatan itu. Di sini tempat orang mengadu nasib, kepintaran," tambah Oesman.

Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Oesman Sapta diganjar Leadership Award oleh Malaysia

Oesman Sapta diganjar Leadership Award oleh Malaysia

Oesman Sapta diganjar Leadership Award oleh Malaysia
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta (MPR RI)

Bali (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta meraih penghargaan kategori Lifetime Achievement dalam Global Leadership Award (GLA) 2016 yang digelar salah satu majalah di Malaysia.

"Saya bangga pelaksanaan Global Leadership Award 2016 diadakan di Indonesia, di Bali. (Penyelenggaraan) ini mengikat hubungan lebih dalam Indonesia dan Malaysia," ujar Oesman dalam sambutannya di Bali, Sabtu malam.

Oesman dinilai memberikan peran besar dalam pembangunan nasional. 
Selain dia, pemilik CT Group Chairul Tanjung juga mendapatkan penghargaan untuk kategori yang sama. Tak hanya itu, sejumlah tokoh di tanah air pun mendapatkan penghargaan untuk kategori berbeda.

Mereka antara lain Menteri Pariwisata Arief Yahya (Best Destination Marketing), penyanyi Rossa (Celebrity of The Year), pemimpin rumah produksi Raam Punjabi (Leadership Excellence in Entertainment), Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (Woman Icon of The Year) dan editor Maria Lukito (Leadership Excellence in Media).

Turut hadir dalam acara itu sejumlah tokoh penting Malaysia, antara lain Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Seri Zahrain Bin Hashim, Pangeran Tengku Sulaiman Shah Alhaj Ibni Almarhum Sulthan Salahuddin Abdul Aziz Shah Alhaj dan Tengku Panglima DiRaja Selangor.




Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Oesman Sapta: Panama Papers, beri kesempatan Ditjen Pajak bekerja

Oesman Sapta: Panama Papers, beri kesempatan Ditjen Pajak bekerja

Oesman Sapta: Panama Papers, beri kesempatan Ditjen Pajak bekerja
Oesman Sapta Odang. (ANTARA/M. Agung Rajasa)
 Beri kesempatan mereka untuk bekerja."

"Soal Panama Papers sudah ada yang menangani, yaitu PPATK dan Ditjen Pajak. Biarkanlah. Beri kesempatan mereka untuk bekerja," kata Oesman Sapta dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dokumen Panama Papers dari lembaga konsultan keuangan dan hukumMossack Fonseca & Co. di Panama, yang beroperasi sejak 1986 dan memiliki lebih dari 40 kantor cabang sedunia, memuat ribuan nama baik individu maupun perusahaan yang disinyalir melakukan kegiatan menaruh uangnya untuk berinvestasi dan menghindari pembayaran pajak.

Oesman Sapta mengakui bahwa banyak juga orang Indonesia yang menghindari pembayaran pajak, namun biar PPATK dan Ditjen Pajak yang akan mengambil langkah untuk itu.

Dia meyakini, Ditjen Pajak tentu tidak mau terus-menerus dibohongi dalam soal pajak.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Oesman Sapta optimistis KTT OKI bisa bantu perdamaian di Palestina

Oesman Sapta optimistis KTT OKI bisa bantu perdamaian di Palestina

Oesman Sapta optimistis KTT OKI bisa bantu perdamaian di Palestina
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta (ANTARA News/Gilang Galiartha)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengaku optimistis hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bisa berdampak baik bagi perdamaian di Palestina. 

"Saya optimis, negara-negara (yang menghadiri KTT OKI) mengirimkan delegasi yang betul-betul pemikir bukan policy maker," kata dia di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin. 

Oesman mengatakan, sikap pemerintah Indonesia saat ini meneruskan sikap dari Presiden pertama, tidak akan berhenti melanjutkan perjuangan kebebasan Palestina. 

"(Sikap pemerintah saat ini) meneruskan sikap dari Presiden pertama, tidak akan berhenti untuk melanjutkan perjuangan kebebasan (Palestina). Kita pun dulu terjajah, sama seperti Palestina. Palestina harus terus diperjuangkan," tutur dia. 

Peran Indonesia dalam KTT OKI, menurut dia, cukup penting, salah satunya karena bisa dipercaya memoderator pertemuan yang menyangkut kepentingan dunia. 

"Peran Indonesia dalam KTT OKI cukup penting. Pertama, Indonesia dipercaya sebagai tempat memoderator pertemuan yang sangat luat biasa, yang menyangkut kepentingan dunia," ujar Oesman.

Selain itu, program yang dijalankan Pemerintah Indonesia, bisa mencoba membangun komunikasi sehingga permasalahan Palestina dan Israel dapat diselesaikan. 

"Program yang dijalankan Pemerintah Indonesia dalam mencoba membangun komunikasi sehingga bisa memecahkan permasalahan Palestina dan Israel," kata Oesman. 

Indonesia menjadi tuan rumah KTT LB OKI ke-5 tentang Palestina dan Al Quds. KTT ini akan menghasilkan dua dokumen, yakni Resolusi KTT LB OKI tentang Palestina dan Al Quds serta Deklarasi Jakarta tentang penegasan kembali sikap OKI yang mendukung kemerdekaan Palestina.
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Oesman Sapta apresiasi hadirnya veteran di sosialisasi Empat Pilar

Oesman Sapta apresiasi hadirnya veteran di sosialisasi Empat Pilar

Oesman Sapta apresiasi hadirnya veteran di sosialisasi Empat Pilar
Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta. (MPR RI)

Dia menilai, rasa kebangsaan tak bisa diukur dari jabatan, dari umur. Ada atau tidaknya jabatan, menurut Oesman, seharusnya tidak mempengaruhi rasa kebangsaan seseorang.

"Kebangsaan itu tidak bisa diukur dari umur, jabatan. Ada tidaknya jabatan tetapi rasa kebangsaan (harus) luar biasa," tutur Oesman. 

Dia berharap dalam acara sosialisasi Empat Pilar di berbagai daerah lainnya juga bisa dihadiri para veteran. "Luar biasa, bapak-bapak veteran. Di daerah itu jarang (hadirnya veteran dalam acara sosialisasi Empat Pilar). Ini harus menjadi contoh," kata dia.

Hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Pimpinan Badan Sosialisasi MPR, Ahmad Basarah, Wakil Pimpinan Badan Sosialisasi MPR, Bachtiar Aly dan Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti.

"Pimpinan MPR RI dengan pencanangan empat pilar MPR RI terus berupaya keras, bulan ke bulan mendatangi semua wilayah, mensosialiasikan apa yang menjadi dasar para pendahulu kita dalam merebut Kemerdekaan Indonesia. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pimpinan MPR RI," ujar Agus dalam kesempatan yang sama.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top