-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
OLIMPIADE 2016 - Menpora janjikan bonus Rp5 miliar cair September

OLIMPIADE 2016 - Menpora janjikan bonus Rp5 miliar cair September

OLIMPIADE 2016 - Menpora janjikan bonus Rp5 miliar cair September
Menpora Imam Nahrawi (tengah) berpose dengan pebulu tangkis ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Brasil, Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir ketika penyambutan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/8/2016). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
 Mudah-mudahan akhir September bonus Rp5 miliar buat Owi dan Butet (Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir) bonus Rp2 miliar untuk Eko dan Sri sudah bisa kita cairkan bersama dengan calon pahlawan paralimpik
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjanjikan bonus Rp5 miliar bagi peraih medali emas Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir akan cair paling lambat akhir September 2016.

"Mudah-mudahan akhir September bonus Rp5 miliar buat Owi dan Butet (Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir) bonus Rp2 miliar untuk Eko dan Sri sudah bisa kita cairkan bersama dengan calon pahlawan paralimpik. Kita doakan bisa," kata Menpora Imam Nahrawi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan pemberian bonus untuk atlet berprestasi di Olimpiade telah disampaikan secara simbolik.

Namun ia menekankan tradisi yang selama ini berjalan pemberian bonus diserahkan pascaparalimpik (Olimpiade bagi atlet penyandang disabilitas) usai.

"Pemberian bonus kemarin sudah kami sampaikan secara simbolik, tapi tradisi kami pemberian bonus itu diserahkan pascaparalimpic. Biasanya setelah olimpiade ada paralimpik khusus atlet difabel itu September," katanya.

Bonus tersebut diakuinya sangat memotivasi para atlet untuk berprestasi lebih baik lagi ke depan.

"Ini kejutan sebetulnya. Pertama saya sampaikan satu medali emas Rp5 miliar. Sesungguhnya untuk kejutan sama Owi/Butet dan benar saya sampaikan apa adanya mereka senangnya setengah mati. Dan memotivasi atlet dan mulai sekarang kita bermimpi jadi olimpian dan kita dorong seluruh olahraga Indonesia masuk Olimpiade," katanya.

Sebelumnya pemerintah menjanjikan Rp5 miliar bagi peraih medali emas. Dengan demikian, ganda campuran bulu tangkis, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, masing-masing akan mengantongi bonus Rp5 miliar.

Atlet angkat besi, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, yang terlebih dahulu menyumbangkan medali perak juga akan mendapatkan bonus masing-masing Rp2 miliar.
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
OLIMPIADE 2016 - Peringkat perolehan medali

OLIMPIADE 2016 - Peringkat perolehan medali

OLIMPIADE 2016 - Peringkat perolehan medali
Trio Amerika Serikat --Brianna Rollins, Nia Ali dan Kristi Castlin-- merayakan sukses mereka menyabet semua medali 100 meter halang rintang putri (REUTERS/Phil Noble)
Rio de Janeiro (ANTARA News) - Berikut ini peringkat terakhir perolehan medali Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, yang ditutup pada Minggu malam waktu setempat (Senin pagi WIB). (emas, perak, perunggu, total)

1. Amerika Serikat 46 37 38 121

2. Inggris 27 23 17 67

3. China 26 18 26 70

4. Rusia 19 18 19 56

5. Jerman 17 10 15 42

6. Jepang 12 8 21 41

7. Prancis 10 18 14 42

8. Korea Selatan 9 3 9 21

9. Italia 8 12 8 28

10. Australia 8 11 10 29

11. Belanda 8 7 4 19

12. Hongaria 8 3 4 15

13. Brasil 7 6 6 19

14. Spanyol 7 4 6 17

15. Kenya 6 6 1 13

16. Jamaika 6 3 2 11

17. Kroasia 5 3 2 10

18. Kuba 5 2 4 11

19. Selandia Baru 4 9 5 18

20. Kanada 4 3 15 22

21. Uzbekistan 4 2 7 13

22. Kazakhstan 3 5 9 17

23. Kolombia 3 2 3 8

24. Swiss 3 2 2 7

25. Iran 3 1 4 8

26. Yunani 3 1 2 6

27. Argentina 3 1 0 4

28. Denmark 2 6 7 15

29. Swedia 2 6 3 11

30. Afrika Selatan 2 6 2 10

31. Ukraina 2 5 4 11

32. Serbia 2 4 2 8

33. Polandia 2 3 6 11

34. Korea Utara 2 3 2 7

35. Thailand 2 2 2 6

35=. Belgia 2 2 2 6

37. Slowakia 2 2 0 4

38. Georgia 2 1 4 7

39. Azerbaijan 1 7 10 18

40. Belarus 1 4 4 9

41. Turki 1 3 4 8

42. Armenia 1 3 0 4

43. Rep Ceko 1 2 7 10

44. Ethiopia 1 2 5 8

45. Slovenia 1 2 1 4

46. INDONESIA 1 2 0 3

47. Rumania 1 1 3 5

48. Bahrain 1 1 0 2

48=. Vietnam 1 1 0 2

50. Taiwan 1 0 2 3

51. Bahama 1 0 1 2

51=. IOA 1 0 1 2

51=. Pantai Gading 1 0 1 2

54. Tajikistan 1 0 0 1

54=. Yordania 1 0 0 1

54=. Fiji 1 0 0 1

54=. Singapura 1 0 0 1

54=. Puerto Riko 1 0 0 1

54=. Kosovo 1 0 0 1

60. Malaysia 0 4 1 5

61. Meksiko 0 3 2 5

62. Irlandia 0 2 0 2

62=. Aljazair 0 2 0 2

64. Lithuania 0 1 3 4

65. Venezuela 0 1 2 3

65=. Bulgaria 0 1 2 3

67. India 0 1 1 2

67=. Mongolia 0 1 1 2

69. Filipina 0 1 0 1

69=. Granada 0 1 0 1

69=. Qatar 0 1 0 1

69=. Burundi 0 1 0 1

69=. Niger 0 1 0 1

74. Norwegia 0 0 4 4

75. Mesir 0 0 3 3

75=. Tunisia 0 0 3 3

77. Israel 0 0 2 2

78. Uni Emirat Arab 0 0 1 1

78=. Estonia 0 0 1 1

78=. Maroko 0 0 1 1

78=. Austria 0 0 1 1

78=. Portugal 0 0 1 1

78=. Trinidad & Tobago 0 0 1 1

78=. Nigeria 0 0 1 1

78=. Finlandia 0 0 1 1

78=. Rep Dominika 0 0 1 1

78=. Moldova 0 0 1 1
(T.T004/I015)
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
OLIMPIADE 2016 - Kontingen Indonesia tinggalkan Brasil Minggu malam

OLIMPIADE 2016 - Kontingen Indonesia tinggalkan Brasil Minggu malam

OLIMPIADE 2016 - Kontingen Indonesia tinggalkan Brasil Minggu malam
Mantan pemain voli Brasil Isabel Barroso membawa obor Olimpiade di sebelah patung Kristus Sang Penebus di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (5/8/2016). (REUTERS/Pilar Olivares)

Rombongan tim Indonesia yang dipimpin "chef de mission" Raja Sapta Oktohari itu kembali ke Tanah Air dengan maskapai Qatar Airways dan dijadwalkan akan tiba pada Selasa petang 23 Agustus di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

Atlet-atlet yang pulang dalam rombongan utama kontingen Indonesia adalah dari cabang bulu tangkis, atletik dan balap sepeda BMX. Atlet angkat besi, panahan, dayung dan renang sudah pulang terlebih dahulu.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mempersiapkan acara penyambutan bagi kontingen Olimpiade Indonesia tersebut yang telah meraih satu medali emas dan dua medali perak.

Medali emas diraih pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, sedangkan dua perak diraih Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan pada cabang angkat besi.

Pencapaian Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lebih baik dari olimpiade sebelumnya di London 2012, ketika itu Indonesia hanya mendapat satu perak dan satu perunggu.

Raja Sapta Oktohari, sebelumnya mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak sehingga medali emas diraih kembali oleh Indonesia.

"Ini kesuksesan kita bersama, bukan hanya kesuksesan Owi/Butet, tim bulu tangkis atau kontingen Olimpiade saja," kata Oktohari.

Olimpiade ke-31/2016 di Rio de Janeiro yang berlangsung sejak 5 Agustus, akan ditutup secara resmi pada Minggu malam waktu setempat (Senin pagi WIB), dengan suatu acara di Stadion Maracana.

Dalam acara tersebut juga akan dilakukan serah terima bendera Olimpiade kepada Jepang yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade ke-32 tahun 2020.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
OLIMPIADE 2016 - Peringkat sementara perolehan medali

OLIMPIADE 2016 - Peringkat sementara perolehan medali

OLIMPIADE 2016 -  Peringkat sementara perolehan medali
Pebulu tangkis Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas yang didapat usai mengalahkan pasangan Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh dua set langsung dalam partai final ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Rio 2016 di RIo de Janeiro, Brazil, Rabu (17/8/2016). Pasangan tersebut menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016. (REUTERS/Mike Blake)
Rio de Janeiro (ANTARA News) - Berikut peringkat sementara perolehan medali Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, hingga Kamis malam waktu setempat.
Amerika Serikat 35-33-32

Inggris 22-21-13

China 20-16-22

Jerman 13-8-11

Rusia 12-15-17

Jepang 12-6-18

Prancis 8-12-14

Italia 8-9-6

Belanda 8-4-3

Australia 7-10-10

Korea Selatan 7-3-8

Hongaria 7-3-4

Spanyol 5-2-3

Kroasia 5-2-0

Jamaika 5-0-2

Selandia Baru 4-8-3

Brazil 4-5-5

Kenya 4-4-0

Kanada 4-3-11

Kazakhstan 3-5-7

Kuba 3-2-4

Argentina 3-1-0

Ukraina 2-4-2

Korea Utara 2-3-2

Polandia 2-2-4

Belgia 2-2-2

Thailand 2-2-2

Kolombia 2-2-1

Uzbekistan 2-1-5

Yunani 2-1-2

Swiss 2-1-2

Iran 2-0-3

Denmark 1-6-6

Afrika Selatan 1-6-2

Swedia 1-4-3

Belarus 1-3-2

Armenia 1-3-0

Slovenia 1-2-1

Serbia 1-2-1

INDONESIA 1-2-0

Rep Ceko 1-1-6

Ethiopia 1-1-3

Georgia 1-1-3

Rumania 1-1-2

Bahrain 1-1-0

Slowakia 1-1-0

Vietnam 1-1-0

Taiwan 1-0-2

IOA 1-0-1

Bahama 1-0-0

Fiji 1-0-0

Yordania 1-0-0

Kosovo 1-0-0

Puerto Riko 1-0-0

Singapura 1-0-0

Azerbaijan 0-4-6

Turki 0-2-2

Malaysia 0-2-1

Irlandia 0-2-0

Lithuania 0-1-3

Mongolia 0-1-1

Aljazair 0-1-0

Granada 0-1-0

Filipina 0-1-0

Qatar 0-1-0

Venezuela 0-1-0

Mesir 0-0-3

Norwegia 0-0-3

Israel 0-0-2

Tunisia 0-0-2

Austria 0-0-1

Bulgaria 0-0-1

Republik Dominika 0-0-1

Estonia 0-0-1

Finlandia 0-0-1

India 0-0-1

Kyrgyzstan 0-0-1

Moroko 0-0-1

Moldova 0-0-1

Meksiko 0-0-1

Portugal 0-0-1

Uni Emirat Arab 0-0-1
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
OLIMPIADE 2016 - Selangkah lagi Indonesia bisa raih emas

OLIMPIADE 2016 - Selangkah lagi Indonesia bisa raih emas

OLIMPIADE 2016 - Selangkah lagi Indonesia bisa raih emas
Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Nasir (kanan).(ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Rio de Janeiro (ANTARA News) - Harapan kontingen Indonesia untuk bisa meraih medali emas Olimpiade 2016 mendapat titik terang setelah cabang bulu tangkis berhasil menempatkan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir pada babak final.

Kemenangan ganda campuran pada pertandingan semifinal atas pasangan unggulan pertama dari China Zhang Nan/Zhao Yunlei pada Senin malam itu juga mengobati kekecewaan kubu Indonesa yang beberapa jam sebelumnya kehilangan peluang dari tunggal putra Tommy Sugiarto dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

Tommy secara tidak terduga dikalahkan oleh Rajiv Ouseph, pemain yang memiliki peringkat di bawah Tommy, di babak 16 besar. Sedangkan Greysia/Nitya gagal menghadang pasangan China Tang Yuanting/Yu Yang di babak perempat final.

Sebelumnya ganda putra yang semula menjadi andalan, Hendra Setiawan/M Ahwan, justru sudah tersingkir di babak penyisihan grup.

Hingga hari ke-11 Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Senin, Indonesia masih dengan genggaman dua medali perak hasil dari cabang angkat besi, sementara cabang lainnya yakni dayung, panahan dan renang sudah menyelesaikan pertandingan tanpa satu pun medali.                                                                                                                                                                                                                                                          Di cabang atletik Maria Londa akan tampil di nomor spesialisnya lompat jauh pada Selasa, sedangkan atlet sepeda BMX Tony Syarifuddin baru tampil Rabu (17/8).

Tambahan medali , minimal perak sudah dipastikan dengan lolosnya Tontowi/Liliyana ke final bulu tangkis, namun pasangan peringkat tiga dunia itu diharapkan bisa membawa medali emas bagi kontingen Indonesia.

Dalam peringkat umum, Indonesia berada di urutan ke-51 dari 205 negara peserta Olimpiade 2016. Sebanyak 65 negara sudah mendapat medali, termasuk satu dari kontingen atlet independen.

Sementara itu Amerika Serikat makin memperkokoh posisinya dengan perolehan medali 26 emas, 22 perak dan 24 perunggu.

China yang sebelumnya bercokol di urutan kedua, pada Senin tersalip oleh Inggris yang berhasil mengantongi 16 emas, 17 perak dan delapan perunggu.

Inggris yang selisih satu emas di atas China, banyak mendapat kontribusi medali dari cabang balap sepeda dengan empat emas.

Sementara tuan rumah Olimpiade justru masih terseok-seok dalam perburuan medali. Setelah satu emas dalam cabang judo, belum ada lagi atlet-atlet Brasil yang mempersembahkan medali emas.

Brasil masih berharap medali emas dari tim sepak bola putra dan putrinya yang lolos ke babak semifinal, serta cabang bola voli yang telah memasuki babak perempat final.

Cabang atletik yang sudah dimulai sejak empat hari lalu, juga telah memunculkan bintang-bintang dari negara-negara yang memiliki spesialis nomor-nomor tertentu, seperti Jamaika di nomor lari jarak dekat, serta Kenya di nomor lari jarak jauh.

Atletik masih akan berlangsung hingga 20 Agustus, dan menjadi ladang perebutan medali bagi negara-negara peserta Olimpiade ke-31 ini.

Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top