-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
DRM Meeting bahas keabsahan registrasi atlet PON 2016

DRM Meeting bahas keabsahan registrasi atlet PON 2016

DRM Meeting bahas keabsahan registrasi atlet PON 2016
Maskot Pon Jabar 2016 (ANTARA News/Sapto Heru Purnomojoyo)
Bandung (ANTARA News) - Sebanyak 24 perwakilan Kontingen PON XIX/2016 Jawa Barat mengikuti Delegation Registration Meeting (DRM) PON XIX/2016 Jabar yang digelar di Kota Bandung, 18-22 Agustus 2016.

"Selama lima hari ini digelar DRM Meeting, yang merupakan bagian dari tahapan menjelang pertandingan PON XIX/2016 Jabar. Pertemuan ini membahas finalisasi keabsahan atlet dari hasil registrasi. Senin lusa hasilnya sudah ada," kata Sekretaris Umum PB PON XIX/2016 Jabar Ahmad Hadadi di Bandung, Sabtu.

Pertemuan DRM Meeting PON XIX/2016 itu digelar di Hotel Aston Kota Bandung yang berlangsung cukup alot. Selain dihadiri perwakilan kontingen peserta PON, juga dihadiri oleh dewan hakim, tim keabsahan atlet, technical delegate, Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XIX/2016 Jabar, KONI Pusat, PB PON XIX/2016 serta dari beberapa pihak lainnya.

Menurut Ahmad Hadadi, dalam pertemuan itu dibahas dan dimatangkan terkait hasil registrasi dan verifikasi atlet yang telah dilakukan untuk selanjutnya dipaparkan di hadapan perwakilan kontingen itu.

Tahapan itu wajib dilakukan sehingga hasil registrasi dan verifikasi data atlet yang masuk dalam entry by name yang masuk ke Bidang Pertandingan PB PON XIX/2016 diketahui oleh para kontingen.

"Sejauh ini tidak ada masalah, meski demikian dalam lima hari ini dilakukan finalisasi. Bila ada permasalahan disampaikan di forum ini. Sejauh ini berjalan lancar," kata Ahmad Hadadi.

Menurut Ahmad Hadadi, secara umum persiapan PON XIX/2016 telah mencapai 90 persen dan berbagai tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Beberapa kegiatan yang menggunakan skenario dua dari perencanaan awal juga berjalan dengan baik.

"Semuanya siap untuk menggelar pertandingan pada saatnya nanti. Semua tahapan bergulir dan setiap bidang melakukan evaluasi langsung sehingga program bisa berjalan dengan baik," katanya.

Sementara itu tahapan PON XIX/2016 akan bergulir mulai 5 September yang diawali dengan pengambilan api pon dari sumber api abadi di Balongan, Kabupaten Indramayu, selanjutnya diarak ke-27 kabupaten/kota di Jabar.

Upacara pembukaan PON XIX/2016 akan digelar pada 17 September 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Namun demikian sejumlah cabang olahraga akan mengawali pertandingannya sebelum upacara pembukaan seperti babak kualifikasi sepak bola.

"Beberapa cabang olahraga akan menggelar pertandingan lebih awal, namun semuanya sudah disiapkan oleh bidang pertandingan," kata Ahmad Hadadi.

Selain itu liaison officer yang direkrut juga sudah didistribusikan ke setiap cabang olahraga, selain itu juga relawan juga akan dilibatkan di venue-venue PON.

"Liaison officer juga disebar ke tiap bidang, juga relawan akan mendukung pelaksanaan PON XIX/2016 Jabar," kata Ahmad Hadadi menambahkan.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
PON 2016 akan diliput TV ASEAN

PON 2016 akan diliput TV ASEAN

PON 2016 akan diliput TV ASEAN
Maskot Pon Jabar 2016 (ANTARA News/Sapto Heru Purnomojoyo)

"Acara dan pertandingan PON XIX/2016 harus menjadi tontonan masyarakat ASEAN, sehingga akan diliput oleh TV ASEAN," kata Deddy Mizwar.

Ia menyebutkan, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) harus juga bisa dimanfaatkan oleh dunia olahraga untuk bisa memberikan ruang lebih terbuka untuk berita-berita di tanah air.

Pada kesempatan itu, Deddy yang juga terlibat langsung dalam PB PON XIX/2016 Jabar itu menyebutkan pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah televisi ASEAN untuk bisa melansir kegiatan olahraga nasional empat tahunan itu.

"PON XIX/2016 dikemas menjadi aksi para legenda baik mantan olahragawan, music director, para atletnya serta beberapa kegiatan lainnya yang akan dikemas memiliki greget dan daya tarik bagi mayarakat di luar negeri," kata Deddy Mizwar.

Ia menyebutkan, akan mengemas PON XIX/2016 menjadi tontonan yang penting dan menarik bagi masyarakat ASEAN. Ia meyakini bidang olahraga menjadi daya tarik bagi masyarakat tak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri.

"Kami berharap akan lahir sejumlah legenda di ajang PON XIX/2016 dan terciptanya sejumlah rekor baru tidak hanya rekor PON, Nasional tapi juga bisa memecahkan rekor Asia bahkan dunia," katanya.

Ia optimistis PON XIX/2016 akan menjadi tontonan menarik bagi TV dari negara ASEAN. Salah satu alasannya Indonesia memiliki sejumlah olahragawan yang berprestasi internasional seperti bulutangkis, angkat berat-besi, panahan, renang serta atlet dari sejumlah cabang olahraga lainnya.

"Terlebih ajang PON XIX/2016 selang setahun jelang SEA Games 2017," kata Deddy.

Lebih lanjut Deddy Mizwar menyebutkan, PON XIX/2016 yang akan digelar pada 17-29 September 2016 itu juga akan dikemas untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat salah satunya menampilkan produk UMKM dan industri olahraga di Jabar.

"Jabar memiliki industri olahraga dengan produk yang telah diakui di luar negeri, seperti bola sepak Majalengka serta produk apparel atau pakaian olahraga," katanya menambahkan.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Venue PON 2016 sudah siap 94 persen

Venue PON 2016 sudah siap 94 persen

Venue PON 2016 sudah siap 94 persen
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (ANTARA FOTO/Budiyanto)

Bandung (ANTARA News) - Arena-arena pertandingan atau venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat hingga Desember 2015 sudah siap 94 persen, kata Ketua Umum PB PON XIX Ahmad Heryawan.

"Sisanya yang enam persen akan segera diselesaikan sebelum bulan Juni tahun depan," kata Ahmad Heryawan yang juga gubernur Jawa Barat itu di Bandung, Rabu.

Sebagian besar venue untuk PON XIX merupakan optimalisasi arena yang sudah ada.

"Jadi saya sudah bisa meyakinkan masyarakat soal kesiapan Jabar untuk PON nanti," katanya.

Apalagi, kata Heryawan, APBD Provinsi sudah selesai sehingga bisa dilakukan lelang untuk pembangunan yang belum selesai.

Gubernur juga mengatakan, akuntabilitas dalam setiap proses pembangunan atau rehabilitasi venue selalu jadi pegangan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Sementara itu Boy Iman Nugraha, panitia bidang sarana dan prasarana PB PON menjelaskan bahwa PON 2016 akan menggunakan 59 venue, yang terdiri atas delapan venue baru, 42 venue lama yang dioptimalisasi, serta sembilan yang disewa.

Untuk acara pembukaan dan penutupan akan dilakukan di Stadion Jalak Harupat, Soreang.

"Sejauh ini proses persiapan venue masih on the track," kata Boy.

Sebagian venue sebenarnya sudah rampung beberapa bulan lalu, namun ada sejumlah perubahan setelah ada masukan dari delegasi teknis yang baru dibentuk KONI bulan Juli lalu.

Venue-venue PON XIX September mendatang tersebar di 15 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Di antaranya di Karawang untuk cabang dayung, Kota Bekasi (sepak bola), Indramayu (layar), Pangandaran (berkuda dan terjun payung), dan Sukabumi (tinju).

Sebagian besar venue ada di Kota Bandung, yakni untuk 28 cabang olahraga.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top