-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Libur Lebaran, pantai Padang dikunjungi 50.000 orang per hari

Libur Lebaran, pantai Padang dikunjungi 50.000 orang per hari

Libur Lebaran, pantai Padang dikunjungi 50.000 orang per hari
Ilustrasi - Wisatawan menaiki jetski dengan latar belakang matahari terbenam di perairan pantai Purus, Padang, Sumatera Barat, Minggu (24/1/2016). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Padang (ANTARA News)  - Sebanyak 50.000 orang per hari mengunjungi pantai di Padang selama libur Lebaran, demikian menurut catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Sumatera Barat..

"Kami melakukan evaluasi dari penghitungan jumlah pengunjung yang parkir, makan di restoran, dan pantauan di beberapa lokasi tertentu serta pada waktu tertentu," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi di Padang, Minggu.

Pantauan dilakukan di dua pantai utama yakni pantai Purus Cimpago dan Purus Muaro Lasak. Kunjungan tertinggi terjadi pada rentang waktu 17.30 hingga 18.30 WIB saat matahari terbenam.

"Bila dibandingkan tahun sebelumnya kepadatan tahun ini meningkat cukup jauh," katanya.

Menurut dia, selain faktor kebersihan pantai, penambahan beberapa objek seperti monumen merpati perdamaian dan monumen IORA, serta paralayang mampu menarik perhatian lebih banyak wisatawan.

"Diharapkan rata-rata pengunjung tersebut dapat bertahan meski tidak waktu libur Lebaran," kata Medi.

Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden Jokowi cari baju takbiran di Plaza Andalas Padang

Presiden Jokowi cari baju takbiran di Plaza Andalas Padang

Presiden Jokowi cari baju takbiran di Plaza Andalas Padang
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Widodo membagikan paket Lebaran di Desa Seberang Pebayan, Padang, Sumatera Barat, Senin malam (4/7/2016) malam. Presiden Jokowi juga menyempatkan belanja ke Plaza Andalas Padang, Selasa petang (5/7/2016). (ANTARA/Iggoy el Fitra)
 Ini kan waktu-waktu agak longgar, seperti ini kan melihat pergerakan ekonomi di toko ..."
Padang (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa langsung mengunjungi Plaza Andalas di Kota Padang sambil mencari baju takbiran yang sesuai di hari terakhir bulan puasa Ramadan 1437 Hijriyah, Selasa petang.

"Ini kan waktu-waktu agak longgar, seperti ini kan melihat pergerakan ekonomi di toko, di mal, seperti apa, selain bertemu dengan masyarakat," kata Presiden.
Presiden ditemani putra bungsunya Kaesang Pangarep dan putri semata wayang Kahiyang Ayu mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut sekira dua jam jelang berbuka puasa bersama.

Ternyata, Presiden Jokowi berkehendak membeli kemeja berwarna hijau untuk dikenakan saat takbiran bersama masyarakat di Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Selasa malam.

Presiden Jokowi mengatakan kunjungannya ke Plaza Andalas ingin langsung melihat ramainya pergerakan ekonomi masyarakat, terutama dalam suasana jelang Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Masyarakat yang sedang berbelanja di Plaza Andalas tampak ramai saat menyaksikan kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

Banyak warga yang menghampiri Presiden Jokowi untuk berjabat tangan dan berfoto bersama menggunakan kamera telepon seluler (ponsel). Presiden pun tampak sabar dan menebar senyum melayani antusiasme warga.

Presiden Jokowi pada Selasa pagi membagikan sembako di empat titik di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, yaitu di Kampung Purus Atas, Kelurahan Pasir Ulak Karang, Nagari Kataping dan Nagari Kasang.

Kendati terjadi bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Solo, Jawa Tengah, Presiden Jokowi enggan membatalkan berbagai kegiatannya bersama masyarakat di Kota Padang.

Presiden dan Ibu Negara Iriana Widodo tetap menjalankan agenda di Padang untuk berkunjung langsung menyapa dan memahami kehidupan warga (blusukan), termasuk menemui anak-anak di kampung terpencil.

Pada Rabu (6/7), Presiden akan menunaikan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumatera Barat dan melakukan halal bi halal bersama pemerintah daerah dan warga setempat.

Usai melaksanakan kunjungan kerja di Padang, Presiden akan berkunjung ke Solo dan Yogyakarta untuk bersilaturahim dengan masyarakat setempat, yang juga menjadi kampung halamannya.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Masyarakat Padang buka jaket jelang silaturahim dengan Presiden Jokowi

Masyarakat Padang buka jaket jelang silaturahim dengan Presiden Jokowi

Masyarakat Padang buka jaket jelang silaturahim dengan Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan buku kepada ribuan warga di Desa Seberang Pebayan, Padang, Sumatera Barat, Senin (4/7/2016) malam. Presiden Jokowi juga membagikan paket Lebaran bagi penduduk kurang mampu di kawasan Padang Pariaman, Selasa (5/7/2016). (ANTARA/Iggoy el Fitra)
 Pengamanan memang ditingkatkan pasca-kejadian di Solo."
Padang (ANTARA News) - Masyarakat yang akan bersilaturahim dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Selasa diminta aparat keamanan membuka jaket dan menitipkan tas.

"Pengamanan memang ditingkatkan pasca-kejadian di Solo," kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah Kunjungan Presiden RI dan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 032 Wirabraja, Brigjen TNI Agus Bakti Fadjari, di Padang Pariaman.
Peningkatan keamanan dalam kunjungan Presiden Jokowi itu, dikemukakannya, sebagai langkah antisipasi petugas terkait meledaknya bom di Solo, Jawa Tengah, Selasa pagi.

Masyarakat yang terlanjur menggunakan jaket dan membawa tas langsung diminta menyimpan atau menitipkan sementara di bawah pengawasan petugas keamanan.

Danrem 032 Wirabraja terlihat melakukan pengecekan langsung kesiapan personel pengamanan yang disiapkan.

Sementara itu, ratusan masyarakat telah memenuhi lokasi silaturahim sekaligus penyerahan bantuan paket Lebaran berisi bahan pangan dari Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi setibanya di lokasi kegiatan langsung menyapa dan bersilaturahim dengan masyarakat, kemudian menyerahkan bantuan paket Lebaran dan buku bagi anak-anak.

Presiden Jokowi juga sabar dan tersenyum melayani permintaan masyarakat untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden dijadwalkan taraweh di Nurul Iman Padang

Presiden dijadwalkan taraweh di Nurul Iman Padang

Presiden dijadwalkan taraweh di Nurul Iman Padang
Presiden Joko Widodo ( ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

"Malamnya sekitar pukul 20.45 WIB direncanakan beliau akan membagikan sembako di Masjid Mukaromah, kawasan Muaro Padang," kata Kepala Bagian Protokoler Sekretariat Provinsi Sumbar, Kuswandi Kutar di Padang, Minggu.
Menurutnya agenda presiden akan dilanjutkan keesokan harinya, Selasa(5/7) yaitu membagikan sembako bagi masyarakat kurang mampu di pantai Muaro Lasak, Padang sekitar pukul 09.00 WIB.
"Lokasi berikutnya masih tentatif. Salah satu rencananya adalah menuju Solok. Di simpang pasar Alahan Panjang singgah sejenak untuk bagi sembako dan sholat Zuhur di Masjid Ummi Alahan Panjang. Setelah itu, kembali ke Padang, buka bersama di RM Sederhana," ujarnya.

Malam terakhir Ramadhan itu, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan untuk menghadiri kegiatan takbiran di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

"Untuk takbiran ini, kegiatan Pemprov Sumbar akan digabung dengan kegiatan Pemkot Padang," jelasnya.

Sementara pada saat lebaran, presiden direncanakan melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar dilanjutkan sarapan pagi dan bersilaturahim dengan masyarakat.

"Kita siapkan lantai satu Masjid Raya Sumbar untuk kegiatan ini," katanya.

Siangnya, presiden akan terbang ke Solo. Namun sebelum sampai di Bandara Internasional Minangkabau, presiden akan blusukan dan memberikan bantuan pada masyarakat.

"Ini adalah rencana terakhir hingga Sabtu malam. Namun, sewaktu-waktu jadwal tetap bisa berubah sesuai keadaan," katanya.***4***






Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Padang akan bangun 27 penampung air antisipasi banjir

Padang akan bangun 27 penampung air antisipasi banjir

Padang akan bangun 27 penampung air antisipasi banjir
Pedagang sate melintasi banjir yang menggenangi jalan Kampung Nias, Padang, Sumatera Barat, Kamis (16/6/2016). Hujan lebat sejak Kamis sore membuat banjir menggenangi pemukiman dan ruas jalan di kota tersebut. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) ()

"Kami sadari saat ini drainase yang ada menyempit dan tertumpuk material, perlu dilakukan pembaruan" kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Padang, Sabtu.

Menurut dia, banjir yang terjadi dua hari lalu  tidak seperti biasanya karena terjadi di tengah kota dengan kedalaman air hingga 1,2 meter yang mengindikasikan tidak berfungsinya drainase.

Ke depan pihaknya akan merenovasi dan merombak semua drainase yang ada di kota.

"Renovasi akan dilakukan namun secara bertahap dan tidak dapat sekaligus," tambahnya.

Dia menyebutkan membuat penampungan air ini juga akan disertai kolam retensi, dan embung yang representatif.

Kesemuanya akan ditempatkan pada lokasi yang rawan terkena banjir.

Meskipun demikian, menurutnya, pembangunan dan renovasi ini tidak bisa dilakukan hanya satu atau dua tahun saja.

Melainkan perlu perlu rencana matang dan analisis untuk memastikan agar tempat penampungan air tersebut memang tepat berfungsi mengantisipasi banjir.

"Selain itu dana yang diperlukan tentunya tidak sedikit, butuh pembiayaan yang besar," ujarnya.

Dia mengaku akan segera membicarakan perihal rencana pembangunan ini kepada gubernur.

Sebab perlu ada alokasi anggaran khusus untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Meskipun demikian saat ini dengan dana yang ada bertahap melaksanakan renovasi drainase tersebut," ucapnya.

Sementara itu, pakar lingkungan dari Universitas Andalas Ardinis Arbain menilai jika pemkot melakukan pembangunan perlu menghindari daerah aliran sungai.

"Seperti di Aia Pacah dan Siteba yang mudah tergenang saat hujan lebat, hal ini perlu diperhatikan," ujarnya.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top