Ayunda W Savitri - detikfinance
Selasa, 31/03/2015 13:24 WIB
Jakarta
-Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengikuti rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ). Ahok menyebut pihaknya ingin menyuntik modal hingga triliunan rupiah."Ini kita harus setor sampai Rp 1,5 triliun (melalui
penyertaan modal pemerintah/PMP) kita harapkan Food Station punya modal,
harga beras naik kita punya stok," ujar Ahok usai mengikuti RUPSLB di
kantor FSTJ, Jalan Pisangan Laman Selatan, Jakarta Timur, Selasa
(31/3/2015).Menyadari banyaknya kebutuhan beras per hari warga
Jakarta yang mencapai kurang lebih 3.000 ton, Ahok ingin berharap
pengelola pasar beras induk Cipinang bisa menjadi garda terdepan
penyedia sekaligus penyeimbang harga beras di DKI.
Sebelumnya,
hasil RUPSLB sendiri menyatakan dari 300 pemegang saham di PT Food
Station Tjipinang Jaya, sebanyak 275 di antaranya setuju.
"Yang
tidak setuju 20 pemegang saham, 2 (pemegang saham) dianggap abstain,
kata Notaris Abdul Sani Hutajulu saat membacakan hasil akhir.
Disebutkannya juga, PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) juga berniat membeli sebagian saham PT Food Station Tjipinang Jaya.
"PT
Jakpro calon membeli dengan harga KJPP yang telah ditetapkan. Jadi bagi
yang mau menjual bisa berhubungan langsung dengan PT Jakpro,"
terangnya.
Adapun agenda yang dibahas dalam Rapat RUPS-LB antara lain:
- Penetapan RKAP Tahun 2015
- Pemberian kewenangan kepada dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor akuntan Publik (KAP) untuk Tahun Buku 2014
- Penetapan
Remunerasi bagi pengurus sesuai dengan Pergub Nomor 189 Tahun 2014
tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Badan Pengawas dan Dewan
Komisaris Badan Usaha Milik Daerah
- Anggaran Dasar Perseroan
sesuai dengan Perda Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2014 tentang BUMD
PT Food Station Tjipinang Jaya.
- Penetapan harga per lembar
saham bagi pemegang saham swasta yang ingin menjual saham yang
dimilikinya saat ini sebesar Rp 1.058.696.158 per lembar, sesuai dengan
hasil penilaian KJPP Firman Suyantoro sugeng Suzy Hartomo & Rekan
atas 25,33% saham penyertaan swasta pada PT Food Station Tjipinang Jaya
per tanggal 31 Oktober 2014 dengan jangka waktu penawaran sampai dengan
bulan April 2015.
- Penetapan rencana Perseroan untuk menerbitkan
saham baru berkaitan dengan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) sebesar Rp
47,5 miliar dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan guna memenuhi aturan
modal ditempatkan dan disetor penuh sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas dan guna menyesuaikan dengan modal dasar
yang telah ditetapkan dalam Perda provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun
2014 tentang BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya dengan harga nominal Rp
1 juta per lembar saham.
(aws/ang)