-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Tes DNA pastikan pelaku bom Solo Nur Rohman

Tes DNA pastikan pelaku bom Solo Nur Rohman

Tes DNA pastikan pelaku bom Solo Nur Rohman
Polisi membawa kantong berisi jenazah Nur Rohman, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016). (ANTARA FOTO/Maulana Surya) ()
Solo (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengatakan hasil tes DNA (Deoxyribonucleic acid) memastikan bahwa pelaku bom bunuh diri di depan Mapolresta Surakarta beberapa waktu lalu adalah Nur Rohman (31 thn), warga Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Pelaku Nur Rohman, hasil tes DNA identik (sama) dengan anak kandungnya, sehingga sekitar 99 persen benar," kata Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, di Mapolresta Surakarta, Senin.

Condro Kirono mengatakan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) teridentifikasi pelaku sesuai dengan daftar pencarian orang (DPO) terorisme jaringan Bekasi, atas nama Nur Rohman alias Wiknyo Wiyono, warga RT 01 RW 12 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Sidik jari pelaku sudah sesuai, dan hal ini juga diakui oleh istrinya, yakni Siti Aminah, dimana pelaku adalah suaminya," ujar Kapolda.
Berdasarkan penyelidikan di TKP dan pemeriksaan terhadap 26 saksi diketahui rangkaian bom yang digunakan pelaku, yakni terbuat dari rice cooker yang diisi bahan peledak low explosive. Komponen rakitan bahan kimia yang dicampur sudah teridentifikasi semuanya.

"Bahan ini, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Meskipun, pelaku bom bunuh diri sudah meninggal dunia dan kasus dihentikan, tetapi jaringan tetap terus dilakukan pengejaran oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri," tutur Kapolda.

Nur Rohman masuk dalam DPO atau buron dalam kasus terorisme di Bekasi Desember 2015. Polisi berhasil menangkap tujuh orang. Namun, Nur Rohman berlarikan diri dan akhirnya melakukan peledakan di Mapolresta Surakarta.

"Kami imbau masyarakat jika melihat langsung hal-hal yang mencurigakan atau pernah ingat melihat wajah pelaku bom bunuh diri ini, bisa diinformasikan kepada polisi," imbuhnya.


Menyinggung soal paskapengeboman di Mapolresta Surakarta, Kapolda mengatakan minta masyarakat tetap tenang dan waspada terutama di kawasan banyak aktivitas masyarakat. Pihaknya bersama TNI terus melakukan unsur-unsur pencegahan di obyek-obyek vital dan pusat keramaian.

Kapolda mengatakan pihaknya Senin ini juga menyerahkan jenazah Nur Rohman bin Wiknyo wiyono kepada keluarganya di RS Bhayangkara Semarang.

"Kami Senin ini, sedang menunggu kedatangan perwakilan keluarga pelaku bom bunuh diri untuk serah terima jenazah untuk dimakamkan. Jenazahnya akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga pelaku di daerah Polokarto Sukoharjo," katanya.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Polri telusuri KTP diduga milik pelaku bom

Kabag Penum Divhumas Mabes Polri Kombes Agus Rianto. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
"Kami masih lakukan pendalaman, termasuk menelusuri sepeda motor yang digunakan pelaku saat bom bunuh diri. Kami juga terus melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan saksi-saksi di TKP," kata Agus saat konferensi pers di kantor Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data dari KTP tersebut, nama pemilik KTP itu adalah Nur Rohman kelahiran Solo, 1 November 1985, dan merupakan warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

"Apabila ada perkembangan, termasuk dari KTP tersebut akan kami konfirmasi lebih lanjut," ucap Agus.

Peristiwa tersebut terjadi antara pukul 07.30 -07.40 WIB ketika seorang pengendara sepeda motor memasuki halaman Polresta Solo dan diberhentikan anggota provost yang sedang bertugas dan tidak lama kemudian terjadi ledakan.

Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor diduga sebagai pelaku meninggal dunia.

Sementara itu, Brigadir Bambang Adi Cahyanto yang bertugas mengalami luka di mata sebelah kiri dan luka bakar di bagian tubuh dan saat ini dirawat disalah satu rumah sakit di Solo.

Olah TKP masih berlangsung dan ditemukan beberapa material yang diduga digunakan pada bom yang meledak antara lain beberapa gotri, serpihan benda lain, dan juga bekas-bekas mesiu akibat ledakan.

Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Tersangka pelaku Bom Bangkok teridentifikasi

Tersangka pelaku Bom Bangkok teridentifikasi


Tersangka pelaku Bom Bangkok teridentifikasi
Bom berkekuatan besare meluluhlantakan sebuah sudut elite kota Bangkok, Thailand (17/8/2015) (Reuters)
 
Bangkok (ANTARA News) - Kepala junta militer Thailand Prayut Chan-O-Cha hari ini mengatakan bahwa pihak berwenang tengah memburu seorang tersangka yang terlihat pada rekaman CCTV di dekat lokasi pemboman di Bangkok yang menewaskan paling sedikit 21 orang dan melukai lusinan lainnya.

"Hari ini ada seorang tersangka yang terlihat di CCTV tetapi tak jelas...kami tengah mencari orang ini," kata dia seraya menambahkan bahwa si tersan gka diyakini berasal dari sebuah "kelompok anti-pemerintah yang berbasi di Thailand timur laut" yang merupakan jantung gerakan anti-kudeta Kaus Merah di negara kerajaan itu.

Prayut Chan-O-Cha juga menyebut pemboman di kota Bangkok itu sebagai serangan paling besar yang pernah terjadi di negri itu karena telah menewaskan paling sedikit 21 orang.

Berbicara kepada wartawan, Prayut, yang juga Perdana Menteri Thailand, berkata bahwa bom yang ditanam di sebuah kuil terkenal yang sering dikunjungi wisatawan dan warga Thailand ini adalah "serangan paling buruk" yang menimpa Thailand, demikian AFP.



Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top