-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah

Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah

Gagah Wijoseno - detikNews
Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah Foto: Gagah Wijoseno/detikcomMakkah - Cuaca ekstrem yang selalu diwanti-wanti kepada jemaah haji sejak di Tanah Air benar-benar terjadi di Makkah. Tidak hanya suhu yang panas, Makkah selama sepekan terakhir ini hampir selalu hujan dengan intensitas berbeda-beda

Seperti yang terjadi pada sore hari ini, Sabtu (12/9/2015), Makkah diguyur hujan dengan intensitas ringan jelang Magrib sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Dalam catatan detikcom, dalam sepekan ini Makkah dilanda 2 peristiwa cuaca yang besar. Ada badai pasir lalu hujan disertai angin kencang yang menyebabkan terjungkalnya crane raksasa di Masjidil Haram.

Pada Selasa sore tanggal 8 September 2015 badai pasir menerpa kawasan Timur Tengah, termasuk Makkah dan Jeddah. Karena badai pasir ini dua penerbangan haji Indonesia yang seharusnya mendarat di Jeddah dialihkan menuju Madinah.

Selanjutnya pada Jumat sore tanggal 11 September 2015 hujan es yang disertai angin kencang mendera Makkah. Petir juga menyambar-nyambar silih berganti. Sebuah Mobile Crane yang berada di sekitar Masjidil Haram terjungkal. Ratusan orang luka-luka, di antaranya meninggal dunia.

Di antara tanggal 8 dan 10 September cuaca Makkah pada sore berawan dan mendung. Pada beberapa kali kesempatan disertai hujan rintik-rintik dan sesekali muncul petir menggelegar.

Jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram diharapkan bisa mewaspadai pola cuaca di Makkah. Jika cuaca seperti badai pasir atau angin kencang terjadi lagi maka jemaah diharapkan bisa menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang tersedia.
Back To Top