-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan terminal kontener baru Priok

Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan terminal kontener baru Priok

 | 666 Views
Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan terminal kontener baru Priok
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari )

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melakukan peresmian pengoperasian Terminal Kontener Baru Priok (NPCT) di wilayah Jakarta Utara, Selasa pagi.

Setelah acara peresmian selanjutnya dijadwalkan ada "joint statement" antara Menteri Keuangan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Sosial, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia terkait Hasil Penindakan Amoniun Nitrat dan Produk Perikanan.

Sebelumnya pada akhir Mei 2016 telah dilakukan uji coba operasi (trial operation) untuk pelayaran internasional di NPCT1 yang mendatangkan kapal Sinar Sumba Voy 400 (Samudera Indonesia Shipping Line Ltd) dengan GRT 18.000 ton.

Acara itu dihadiri oleh mitra kerja sama, PT Pelabuhan lndonesia II (Pelindo II) atau IPC, melalui PT IPC Terminal Peti Kemas yang dalam pengoperasian NPCT1, yang terdiri atas Mitsui & Co, Ltd., Nippon Yusen Kabushiki Kaisha, dan PSA International Pte Ltd.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II, Saptono R. Irianto menjelaskan, uji coba ini merupakan tindak lanjut dari uji coba operasi pelayaran domestik yang dilaksanakan pada 27 Januari 2016 , yang melayani MV Selat Mas dengan GRT 14.000 ton.

Uji coba operasi dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional terminal peti kemas, baik dari sisi infrastruktur, suprastruktur, maupun sistem informasi di sisi dermaga, lapangan dan gate.

Uji coba sekaligus dilakukan untuk sinkronisasi proses peiayanan antara terminal dengan instansi-instansi pemerintah lain seperti Bea Cukai dan Karantina, maupun dengan para pelaku usaha logistik dan pemilik barang. 

NPCT1 memiliki luas lahan kurang lebih 32 hektare dan kapasitas sebesar 1,5 juta TEUs per tahun.

Dengan total panjang dermaga 450 meter saat ini (850 meter pada akhir 2016) dan kedalaman 14 meter low water spring (LWS) dan akan dikeruk secara bertahap hingga 20 meter.

Terminal baru itu diproyeksikan dapat melayani kapal peti kemas dengan kapasitas 13.000-15.000 TEUs dengan bobot di atas 150.000 DWT.

Terminal baru itu akan dikembangkan dan dioperasikan oleh salah satu perusahaan lPC Group, yaitu PT New Priok Container Terminal One.

NPCT1 merupakan terminal petikemas pertama dalam pembangunan fase 1 Terminal New Priok yang terdiri atas tiga terminal peti kemas dan dua terminal produk. Pembangunan fase 2 Terminal New Priok akan dilaksanakan setelah pengoperasian fase 1 New Priok.

Ketika proyek New Priok telah selesai akan ada total tujuh terminal peti kemas dan dua terminal produk dengan area pendukungnya yang memiliki total area 411 hektare.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden bagikan 1.000 sembako di Warunggunung

Presiden bagikan 1.000 sembako di Warunggunung

Presiden bagikan 1.000 sembako di Warunggunung
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Lebak, Banten (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.000 sembako bagi warga di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten dalam kunjungan kerja ke provinsi tersebut pada Minggu.

Menurut pantauan Antara di Puskesmas Warunggunung, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di tempat acara pada sekitar pukul 12.15 WIB setelah menempuh perjalanan darat selama sekitar 2 jam dari Istana Bogor.

Dalam kunjungannya, Presiden mengenakan kemeja putih lengan panjang dan Ibu Negara memakai baju blus berwarna putih.

Menurut keterangan dari petugas tenaga kesehatan sektor kecamatan (TKSK) Warunggunung, Indri Septiani, 1.000 sembako yang dibagikan berisi bahan makanan yaitu 5 kilogram beras, 10 butir telur ayam, 1 kaleng susu, kacang hijau, dan 1 kilogram gula pasir.

Selain itu, 200 orang dari 1.000 penerima juga mendapat pemberian makanan tambahan berupa susu dan biskuit dari Kementerian Kesehatan.

Pejabat pemerintah yang mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut yaitu Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Gubernur Provinsi Banten Rano Karno.

Para warga yang mendapatkan kupon sembako sejak Sabtu malam telah berkumpul di Puskesmas Warunggunung sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebagian besar dari warga merupakan ibu-ibu dan warga lansia serta siswa SD.

Para siswa SD mendapatkan bantuan biskuit sekolah sebanyak masing-masing dua kotak.

Kepala Negara pada Minggu petang juga diagendakan melakukan takbir akbar bersama warga Banten di Masjid Al Bantani untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah.

Presiden juga berencana menunaikan solat Idul Adha di Masjid Agung Ats Tsauroh, Pegantungan, Serang pada Senin (12/9).

(B019)
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden tanam pohon di Samosir

Presiden tanam pohon di Samosir

Presiden tanam pohon di Samosir
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa warga sebelum menyeberangi Danau Toba untuk berkunjung ke Pulau Samosir di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (21/8/2016). Sebelum membuka kegiatan Karnaval Kemerdekaan di Balige, Toba Samosir, Presiden Joko Widodo bersama rombongan berkeliling menggunakan kapal untuk menikmati pemandangan dan keindahan Danau Toba. (ANTARA/Septianda Perdana )
Samosir (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo menanam pohon di Desa Tomok Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Sumatera Utara, Minggu.

"Saya titip, saya ingin kawasan Danau Toba hijau lagi," kata Presiden Jokowi dalam acara penanaman pohon penghijauan yang diikuti ratusan pelajar dan pramuka.
Ia meminta agar pohon yang sudah ditanam dirawat dan diawasi agar bener-benar tumbuh menjadi pohon yang besar. 

"Sampai akhir Desember 2016 akan ditanam sejuta pohon, saya ingin tumbuh semua jangan sampai ditanam sejuta yang tumbuh hanya 100 pohon," katanya.
Ia menyebutkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bantuan pompa air untuk pemeliharaan tanaman itu.

Khusus di Desa Tomok, area yang dihijaukan mencapai 150 hektare yang akan menjadi kebun raya.

Ia menyebutkan selain tanaman buah, juga ada tanaman keras yang ditanam di areal itu.

"Saya berharap nantinya kebun raya ini menjadi tempat penelitian yang baik, sekali lagi agar dirawat dan dipelihara sehingga pohon-pohon ini tumbuh," katanya.
Selain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, hadir dalam kesempatan itu Menteri Sekretaris Negera Pratikno dan anggota DPR dari PDIP Maruarar Sirait, juga hadir Bupati Samosir Rapidin Simbolon. 


Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden bertemu tokoh masyarakat adat Toba

Presiden bertemu tokoh masyarakat adat Toba

Presiden bertemu tokoh masyarakat adat Toba
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Simalungun (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, adat dan agama kawasan Danau Toba di Hotel Inna Prapat Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu malam.

"Kami minta dukungan para tokoh masyarakat, agama, adat, agar apa yang secara maraton dilakukan di Toba bisa terwujud dan bisa beri dampak positif kepada perekonomian daerah," kata Presiden Jokowi.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Mensesneg Pratikno dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Presiden menyebutkan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, dirinya mengunjungi kawasan tersebut.

"Tempat lain belum pernah, saat ini saya ke Sumut empat hari di mana tiga hari di Toba," kata Jokowi.
Presiden menyebutkan kawasan Danau Toba memiliki potensi besar, sudah dikenal dunia internasional.

"Semua orang tahu, tapi sekian tahun ada penurunan citra dan branding sebagai kawasan wisata, itulah alasan memngapa dari 10 destinasi wisata yang sudah ditetapkan dikembangkan, kawasan ini yang pertama dikerjakan," katanya.

Sementara itu tokoh masyarakat Batak RE Nainggolan menyatakan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap kawasan Danai Toba.

"Kami berkeyakinan daerah ini makin cerah ke depan karena perhatian pemerintah, kami berharap daerah ini pulih seperti dulu," katanya.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden resmikan dimulainya perluasan Pelabuhan Sibolga

Presiden resmikan dimulainya perluasan Pelabuhan Sibolga

Presiden resmikan dimulainya perluasan Pelabuhan Sibolga
Presiden Joko Widodo. (ANTARA /Puspa Perwitasari)

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin di Gunung Sitoli Nias, Sabtu, menyebutkan dalam kunjungan hari kedua ke Sumut, agenda Presiden Jokowi cukup padat.

Mengawali agenda kunjungan kerja ke Sumut pada Sabtu, Presiden Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo diagendakan melakukangroundbreaking pembangunan perluasan Pelabuhan Sambas Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Presiden bertolak menuju Tapanuli Tengah dari Bandara Binaka Gunung Sitoli dengan menumpang pesawat CN-295 TNI AU.

Setibanya di Bandara Dr Ferdinan Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, Presiden dan rombongan akan disambut oleh Pejabat Bupati Tapanuli Tengah beserta istri.

Dalam perjalanan menuju Kota Sibolga, Presiden akan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Setibanya di lokasi groundbreaking, Presiden diagendakan untuk memberikan sambutan sekaligus meresmikan pembangunan perluasan Pelabuhan Sibolga.

Usai peresmian, Presiden dan rombongan akan melakukan peninjauan Dermaga Pelabuhan Sibolga sebelum kembali menuju Bandara Dr Ferdinan Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk melaksanakan agenda berikutnya.

Dari Bandara Dr Ferdinan Lumban Tobing, Presiden dan rombongan kemudian bertolak menuju Bandar Udara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara dengan waktu tempuh sekira 45 menit.

Setelah itu rombongan kepresidenan akan langsung menuju Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, dengan berkendaraan mobil.

Di sana, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo direncanakan untuk menanam 2.500 bibit pohon Durian Sidikalang (Durian Lokal) bersama dengan masyarakat Desa Parparean.

Usai kegiatan tersebut, Presiden dan rombongan diagendakan untuk langsung menuju Hotel Inna Parapat, Danau Toba, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun dengan berkendaraan mobil.

Mengakhiri rangkaian kegiatan pada Sabtu ini, Presiden bersama sejumlah anggota Kabinet Kerja akan melaksanakan Rapat Terbatas di hotel tersebut.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top