-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Menpora tunggu arahan Presiden soal PSSI

Menpora tunggu arahan Presiden soal PSSI

Pewarta: 
Menpora tunggu arahan Presiden soal PSSI
Menpora Imam Nahrawi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
 Saat ini saya belum dengar langsung. Informasi dari presiden juga belum kami terima,"

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku saat ini menunggu arahan Presiden Joko Widodo setelah orang nomor satu di Indonesia itu bertemu dengan Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar.

 "Saat ini saya belum dengar langsung. Informasi dari presiden juga belum kami terima," kata Menpora Imam Nahrawi usai melakukan kunjungan ke Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Menurut dia, dengan belum mendapatkan arahan dari istana, pihaknya belum bisa memberikan keterangan dengan detail. Pada prinsipnya, pihak Kemenpora akan segera menyelesaikan permasalahan persepakbolaan nasional.

Saat ini, kata dia, pihaknya baru menyusun poin-poin yang akan dibicarakan dengan FIFA. Induk organisasi sepak bola dunia itu sebelumnya mengirimkan surat balasan yang diantaranya berisi permitaan poin-poin yang nantinya akan dibicarakankan.

"Kami sudah siapkan poin-pon itu diantaranya masalah infrastruktur hingga rencana liga. Sebenarnya poin-poin itu sudah pernah kami laporkan," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.

Kemenpora, dalam suratnya ke FIFA yang dikirimkan beberapa waktu yang lalu menyertakan jika pemerintah Indonesia akan mengirimkan delegasi ke markas induk organisasi sepak bola dunia itu guna membahas tindak lanjut penyelesaian permasalahan sepak bola nasional. Hanya saja siapa dan waktunya belum ditetapkan.

Sebelumnya Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara tanpa didampingi oleh Menpora Imam Nahrawi seperti pertemuan sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, pria yang juga Ketua Umum DPP Pebabri ini mengaju mencurahkan isi hari atau curhat terkait dengan kondisi persepakbolaan nasional yang selama ini terbelunggu dengan pembekuan dari Kemenpora hingga sanksi dari FIFA.

"Saya mohon bisa secepatnya selesai karena selama kita terus kena sanksi FIFA kita sangat terpuruk dan terkucil dengan dunia luar yang berkaitan dengan sepak bola," katanya.

Pada pertemuan tersebut, Agum mengaku Presiden telah memberikan petunjuk kepada Menpora Imam Nahrawi terkait dengan penyelesaian masalah persepakbolaan nasional. Informasi yang diperoleh, pencabutan pembekuan PSSI oleh Menpora akan dilakukan April nanti.

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Agum "curhat" soal PSSI kepada Jokowi

Agum "curhat" soal PSSI kepada Jokowi

Agum
Agum Gumelar (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
 Saya mohon bisa cepat selesai karena selama ini kita terus kena sanksi FIFA, kita sangat terpuruk...

"Saya tadi katakan sudah berbunga-bunga masyarakat bola di Indonesia tapi kok jadi begini lagi. Saya mohon bisa cepat selesai karena selama ini kita terus kena sanksi FIFA, kita sangat terpuruk, kita terkucil dengan dunia luar yang berkaitan dengan sepak bola," kata Ketua Komite Ad-Hoc Reformasi Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Agum Gumelar di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Agum yang juga Ketua umum DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) baru saja diundang Presiden ke Istana Merdeka.

Ia mengatakan, pada kesempatan itu Presiden mengaku sudah memberikan petunjuk kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora).
"Beliau kemudian menyampaikan bahwa beliau sudah kasih petunjuk kepada Menpora bahkan menanyakan Menpora, kapan ini selesai dicabut, katanya April ya. Katanya. Jadi Menpora menjanjikan bulan April, kata Presiden," ujar Agum.

Agum sangat yakin bahwa pencabutan sanksi terhadap PSSI itu akan segera dilakukan.





"Saya rasa positif sekali dan beliau sangat menyadari betul bahwa kompetisi sepak bola ini sangat dominan peranannya dalam proses pembinaan sepak bola di Tanah Air. Beliau sangat mengerti," kata Agum.

Pihaknya akan menunggu sampai April hingga sanksi tersebut dijanjikan akan dicabut.

Sebab, kata dia, pihaknya tidak bisa memaksa kepada siapapun hanya berharap Presiden memberikan petunjuk yang pasti kepada Menpora.

Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kajian pemerintah soal PSSI dipaparkan Senin depan

Kajian pemerintah soal PSSI dipaparkan Senin depan

Kajian pemerintah soal PSSI dipaparkan Senin depan
Menpora Imam Nahrawi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan kajian pemerintah terkait rencana pencabutan pembekuan Persatuan Seluruh Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan dipaparkan Senin pekan depan (29/2), mundur dari rencana semula yang seyogyanya hari ini.

"Mohon sabar, nanti hari Senin, kami akan menghadap dan laporkan kepada Presiden Joko Widodo, saat ini belum bisa," ujarnya di kantor Kemenpora di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, pembuatan kajian tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi, sehingga akan lebih etis jika dibacakan langsung oleh Kepala Negara.

"Terkait kongres luar biasa (KLB), teman-teman juga dimohon bersabar hingga Senin, nanti semua akan dipaparkan setelah kajiannya sampai di tangan Kepala Negara," tambahnya.

Hingga saat ini, sejumlah butir persyaratan yang diajukan pemerintah untuk mencabut pembekuan PSSI belum dirinci secara jelas oleh kementerian yang mengurusi sektor kepemudaan dan olahraga tersebut.

Namun, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot Dewa Broto sempat menjelaskan bahwa pemerintah menginginkan adanya koordinasi dan penyelenggaraan KLB oleh PSSI, yang pelaksanaannya diminta lebih cepat enam bulan dari yang sudah diusulkan, yakni satu tahun mendatang.

Sebelumnya, penyelesaian konflik antara Kemenpora dan PSSI telah dibahas pada rapat yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi, dan Ketua Komite Ad-Hoc Reformasi PSSI Agum Guelar di Istana Merdeka, Rabu (24/2).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan pencabutan pembekuan belum resmi dan meminta Kemenpora mengkaji rencana pengaktifan kembali PSSI, selama dua hari yang mana tenggat waktunya diputuskan pada Jumat (26/2).

Namun, hasil rapat itu ditanggapi berbeda oleh Komite Ad-Hoc, yang mana ketua organisasi bentukan FIFA ini, Agum Gumelar, menyatakan Presiden sudah setuju untuk mencabut pembekuan PSSI, dengan tetap melaksanakan reformasi, tapi tanpa adanya pengkajian ulang.

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top