-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Pasar saham Spanyol berakhir naik 0,07 persen

Pasar saham Spanyol berakhir naik 0,07 persen



Xinhua melaporkan, pada sesi Kamis, Banco Popular memimpin kenaikan dengan bertambah 4,64 persen, diikuti oleh Banco Sabadell, Caixabank, Bankia, Bankinter dan BBVA yang masing-masing naik 4,43 persen, 2,94 persen, 2,71 persen, 1,36 persen dan 1,35 persen.

Di sisi lain, Repsol memimpin penurunan dengan kehilangan 3,5 persen, diikuti oleh Acerinox, ACS, IAG, Indra A dan Amadeus yang masing-masing turun 2,99 persen, 2,83 persen, 2,61 persen, 1,81 persen dan 1,56 persen.

Sementara itu, premi risiko Spanyol berdiri di 131,30 poin, sedikit di bawah 133,9 poin pada Rabu, dan tingkat suku bunga obligasi 10-tahun Spanyol ditutup pada 1,6 persen.

(Uu.A026)

Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Pasar saham Spanyol ditutup turun 0,87 persen

Pasar saham Spanyol ditutup turun 0,87 persen

Saham Sacyr memimpin penurunan dengan kehilangan 6,18 persen, diikuti oleh FCC, Tecnicas Reunidas, Banco Sabadell, Banco Popular dan Bankinter yang masing-masing kehilangan 5,70 persen, 5,01 persen, 4,52 persen, 2,77 persen dan 2,35 persen, lapor Xinhua.

Di sisi lain, saham ArcelorMittal memimpin kenaikan dengan bertambah 3,62 persen, diikuti oleh Ferrovial, Caixabank, Merlin, Gamesa dan AENA yang masing-masing naik 1,45 persen, 0,78 persen, 0,62 persen, 0,43 persen dan 0,11 persen.

Sementara itu, premi risiko Spanyol ditutup pada 128 poin dan tingkat bunga obligasi 10 tahun Spanyol ditutup pada 1,746 persen, keduanya tidak menunjukkan perbedaan besar bila dibandingkan dengan posisi Jumat.
(T.A026)
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
 31 perusahaan Spanyol siap berinvestasi di Indonesia

31 perusahaan Spanyol siap berinvestasi di Indonesia


Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 31 perusahaan Spanyol yang mengikuti Forum Investasi dan Kerja Sama Bisnis di Jakarta, Rabu, menyatakan siap untuk menanamkan modal mereka dengan fokus utama sektor infrastruktur, konstruksi, energi dan transportasi darat.

"Perusahaan Spanyol sudah terbukti dipercaya untuk pembangunan proyek infrastruktur di berbagai belahan dunia, termasuk proyek pembangunan kereta cepat dari Makkah ke Madinah dan Los Angeles ke San Fransisco," kata Menteri Perdagangan Spanyol Jaime Garcia-Legas yang menjadi pembicara dalam forum tersebut.

Menurut Garcia-Legas, melihat kondisi perekonomian Indonesia yang nisbi stabil, perusahaan Spanyol optimis mampu meningkatkan komitmen investasi sebesar 250 juta euro selama dua tahun ke depan, jauh melebihi jumlah 70 juta euro pada tahun-tahun sebelumnya.

Forum yang dibuka secara resmi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas Sofyan Djalil tersebut, juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Menurut Sofyan Djalil, banyak ruang yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan Spanyol untuk berinvestasi di Indonesia, terutama transportasi kereta api dan pembangkit listrik.

"Saat ini, baru Pulau Sumatera dan Jawa yang mempunyai jaringan kereta api dan sekarang sudah dimulai pembangunaan kereta di Sulawesi dan Kalimantan. Dalam jangka panjang juga akan dibangun jaringan kereta api di Papua," tuturnya.

Sementara itu Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Fransisco Jose Viqueira mengatakan bahwa hubungan dagang antarnegara terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan impor maupun ekspor memperlihatkan tren positif.

Impor Spanyol dari Indonesia mencapai 1,706 miliar euro pada 2014 dan angka tersebut pada 2015 akan mengalami peningkatan, terutama minyak goreng, batu bara, sepatu, karet dan tekstil.

Sementara ekspor Spanyol pada 2014 berjumlah 389 juta ero dan dalam delapan bulan pertama 2015, jumlah tersebut meningkat sebesar 24 persen untuk periode yang sama.

Barang ekspor utama Spanyol pada 2014 adalah suku cadang pesawat terbang, produk baja, produk kertas, kimia, mesin dan pakaian.

Saat ini, terdapat sekitar 50 perusahaan Spanyol yang beroperasi di Indonesia dan jumlah tersebut meningkat pesat lebih dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi Spanyol di Indonesia selama periode Januari-September 2015 hanya mencapai 25,91 juta dolar AS dan menempati urutan ke-25 dari negara Eropa lainnya.

Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Catalonia dukung resolusi pemisahan diri dari Spanyol

Catalonia dukung resolusi pemisahan diri dari Spanyol


Catalonia dukung resolusi pemisahan diri dari Spanyol
Demonstran pro-kemerdekaan Catalonia dari Spanyol (Reuters)
 
Madrid (ANTARA News) - Pemerintah daerah Catalonia, Senin, mendukung resolusi pemisahan diri dari Spanyol, dan kemudian meluncurkan sebuah peta jalan menuju kemerdekaan yang akan mati-matian dihalangi oleh pemerintah pusat di Madrid.

Deklarasi pemisahan diri ini didukung oleh mayoritas parlemen daerah Catalonia.

Sedangkan deklarasi ini menjadi langkah pertama yang diharapkan oleh partai-partai pro kemerdekaan akan mengantarkan pada pemisahan wilayah timur laut itu dari Spanyol dalam jangka waktu 18 bulan.
Partai-partai pendukung kemerdekaan dari Spanyol memenangi mayoritas kursi di daerah pemilihan Catalonia, September silam.

Konstitusi Spanyol melarang wilayah-wilayahnya memisahkan diri.

Pemerintahan Spanyol tengah-kanan pimpinan Perdana Menteri Mariano Rajoy, yang menghadapi Pemilu bulan depan, telah menyatakan akan secepatnya menghalangi resolusi Catalonia itu di mahkamah agung, demikian Reuters.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Mendag Spanyol bawa investor ke Indonesia

Mendag Spanyol bawa investor ke Indonesia


Mendag Spanyol bawa investor ke Indonesia
Yuli Mumpuni Widarso. (ANTARA/Wahyu Putro A.)
Dapat dipahami menurunnya pasokan ikan dari Indonesia ..."
London (ANTARA News) - Menteri Perdagangan Spanyol, Jaime Garcia Legaz, merencanakan membawa sejumlah investor besar dari kalangan bisnis infrasruktur dan perdagangan ke Indonesia pada September 2015.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso, mengharapkan Mendag RI dan Mendag Spanyol akan membahas upaya peningkatan perdagangan kedua negara mengingat volume perdagangannya saat ini belum mencerminkan potensi kedua pihak, meskipun pada tahun 2014 ekspor Indonesia ke Spanyol tercatat naik 7,7 persen.
Dalam keterangan persnya ke ANTARA News London, Yuli mengatakan, rendahnya nilai perdagangan karena kinerja ekspor produk perikanan Indonesia ke Spanyol turun sekitar 33,3 persen.
"Dapat dipahami menurunnya pasokan ikan dari Indonesia tersebut, antara lain karena program pemberantasan illegal fishing di Indonesia yang dilaksanakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti," ujarnya.
Penurunan pasokan ikan tersebut, dinilainya, memperjelas situasi praktik penangkapan ikan secara tidak sah (illegal fishing) oleh kapal ikan negara asing di perairan Indonesia yang terjadi selama ini sangat merugikan kalangan pengusaha ikan dan nelayan Indonesia.

Spanyol merupakan negara pengimpor produk hasil laut terbesar nomor dua di dunia. Negara itu menjadi pasar yang sangat potensial karena Spanyol harus memenuhi kebutuhan konsumen 44 juta penduduk dan lebih dari 65 juta wisatawan asing per tahun, demikian Yuli Mumpuni.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Back To Top