-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Presiden Jokowi ke Surabaya sosialisasi pengampunan pajak

Presiden Jokowi ke Surabaya sosialisasi pengampunan pajak

Presiden Jokowi ke Surabaya sosialisasi pengampunan pajak
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Presiden Jokowi dijadwalkan ke Surabaya, Jawa Timur, melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat, untuk melakukan kunjungan kerja salah satunya sosialisasi Tax Amnesty.

Sosialisasi tersebut merupakan sosialisasi kedua yang dilakukan Presiden Jokowi usai UU Tax Amnesty disahkan DPR.

Presiden Jokowi dijadwalkan bertolak pada pukul 15.00 WIB dengan didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

Dalam agenda Presiden Jokowi, dijadwalkan acara sosialisasi program Tax Amnesty yang akan berlangsung di Convention Hall, Grand City Surabaya Convex, Surabaya, pukul 19.30 WIB.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi akan bertemu dengan para pelaku usaha yang dinilai selama ini banyak menyimpan dananya di luar negeri sehingga berpotensi ikut program Tax Amnesty.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berjanji akan terlibat langsung dalam sosialisasi program pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

Presiden dijadwalkan melakukan roadshow terkait pengampunan pajak ke kota-kota besar di Indonesia.

Untuk kota-kota selanjutnya akan dilakukan secara bergiliran, setelah dari Jakarta dan Surabaya.

Hingga kini tercatat, waktu yang tersedia untuk sosialisasi program ini tergolong cukup panjang, yakni sampai dengan 31 Maret 2017.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Ribuan jamaah doa bersama di Mapolrestabes Surabaya

Ribuan jamaah doa bersama di Mapolrestabes Surabaya

Ribuan jamaah doa bersama di Mapolrestabes Surabaya
ilustrasi: Ratusan siswa SMA melakukan doa bersama jelang Ujian Nasional (UN) di Masjid Agung Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/3/16). Doa bersama tersebut guna menguatkan mental dan spiritual bagi siswaguna menghadapi UN sehingga bisa meraih nilai yang memuaskan. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww/16. ()
 Selain menyambut Ramadhan, kegiatan ini juga dalam rangka Hari Jadi ke-723 Kota Surabaya,"
Surabaya (ANTARA News) - Ribuan jamaah mengikuti doa bersama yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama bersama Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah di halaman Mapolrestabes setempat, Kamis malam.

Ketua PCNU Surabaya Achmad Muhibbin Zuhri menyampaikan doa dan dzikir bersama bertema "Surabaya Berdoa" ini merupakan salah satu tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat Jawa Timur untuk meminta perlindungan dan ridho Allah SWT.
"Selain menyambut Ramadhan, kegiatan ini juga dalam rangka Hari Jadi ke-723 Kota Surabaya," ujarnya di sela doa bersama.

Sebagai kota metropolitan, kata dia, Surabaya dinilai harus sering menggelar kegiatan berbau keagamaan agar masyarakatnya yang terdiri dari banyak etnis, suku, dan latar pendidikan tinggi bisa lebih memahami tentang agama, khususnya Islam.
Menurut dia, dengan mengenal agama Islam diharapkan kekerasan seksual yang belakangan marak terjadi, narkoba dan peredaran minuman berakohol dapat dihentikan sehingga Indonesia ke depan memiliki generasi muda unggulan untuk membangun bangsa. 

"Tapi yang harus diingat, agama Islam di Indonesia itu harus mengakui UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara, bukan Islam nyeleneh; yang ingin menjadikan Indonesia sebagai Negara Islam," ucapnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Iman Sumantri mengaku siap bersinergi dengan NU menerapkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam masyarakat guna upaya menurunkan angka kejahatan, khususnya berlatar belakang kenakalan remaja, kekerasan dan seksual.

"Sejak adanya kasus Yuyun, ini adalah momentum semua pihak untuk bersama-sama kembali meningkatkan kembali upaya penerapan nilai-nilai moral di masyarakat," katanya.
Pihaknya juga tidak keberatan dengan usulan NU Surabaya dan Gerakan Pemuda Ansor Surabaya untuk bersinergi dalam menekan angka kenakalan remaja dengan jalan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan cara berpatroli bersama.
"Kami berharap dengan doa akbar Surabaya menjadi aman, karena ke depan Surabaya banyak hajatan mulai hajatan lokal hingga internasional, dengan doa para Kiai NU diharapkan mampu menjaga kebaikan, semua ingin bagus dan baik," katanya.
Sementara itu, selain sejumlah Ulama KH Muhammad Nurman (Buya Nurman), KH Sholeh Qosim, Mustasyar PCNU Surabaya KH Asep Saifuddin Chalim, Rois Syuriah PCNU Surabaya KH Mas Sulaiman dan para habaib lainnya, turut hadir Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji dan sejumlah Kapolres jajaran.

Kegiatan ini juga dimeriahkan hadrah 70 rebana dari Polrestabes, hingga Khotmil Alquran sampai Khatam. 
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga

Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga

Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga
Walikota Surabaya Tri Rismaharini (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
 Infrastruktur itu tiap tahun ada. Tapi untuk pembenahan SDM, itu harus ada kebulatan tekad. Tidak bisa saya sendiri. Ini harus melibatkan semua." 

"Warga Surabaya mau dan mampu untuk meningkatkan kualitas hidupnya di bidang apa saja," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat merayakan Hari Jadi Kota Surabaya ke-723 tahun di Taman Surya, Selasa.

Menurut dia, pihaknya berharap tahun ini bisa dimulai peningkatan kapasitas warga. "Saya tidak mau, kita menyerah, pasrah dan bilang ini sudah takdir Tuhan. Masyarakat bisa berupaya meningkatkan pendapatannya. Para siswa yang selama ini prestasinya biasa saja, harus berusaha untuk jadi juara kelas," ujarnya.
Wali kota mengatakan pembenahan SDM berbeda dengan misalnya pembenahan infrastruktur. Bila pembenahan infrastruktur, tiap tahun tetap menjadi perhatian dan bila ditender maka selesai.

Namun, lanjut dia, untuk pembenahan SDM, butuh momentum kebersamaan. "Infrastruktur itu tiap tahun ada. Tapi untuk pembenahan SDM, itu harus ada kebulatan tekad. Tidak bisa saya sendiri. Ini harus melibatkan semua," ujarnya.
Ia mengatakan SDM Surabaya haruslah lebih siap, khususnya dalam menghadapi tantangan era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Risma mengatakan MEA merupakan pertarungan sesungguhnya di bidang ekonomi dan jika kalah, maka warga Surabaya hanya akan mengalami penjajahan kembali.

"Hanya akan menjadi penonton atau bahkan pelayan di kotanya sendiri. Karenanya, kualitas pendidikan yang diiringi dengan kerja keras dan disiplin, diharapkan dapat menjadi jembatan emas peningkatan daya saing SDM dalam MEA," katanya.

Kota Pahlawan, lanjut dia, mengembang misi bersejarah menjadi pemenang dalam MEA. "Apakah makna kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan nyawa para pahlawan jika kita bukanlah tuan dan nyonya di kota sendiri?" kata wali kota.
Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, kualitas SDM di Surabaya terus meningkat. Peningkatan kualitas SDM itu dapat tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Mulai 2010, Surabaya menjadi salah satu kota dengan shortfall (kecepatan perkembangan) IPM yang tertinggi di Indonesia. Bahkan, indeks pertumbuhan harapan hidup, melek huruf, rata-rata lama sekolah, daya beli makin menyebar di mana jumlah kecamatan dengan IPM di atas 78,43 semakin banyak.

Jumlah anak-anak berprestasi di Surabaya juga meningkat pesat. Jika pada 2012, sejumlah 1943 anak, maka di 2015 terdapat 5334 anak. Dan di tahun 2016, hingga bulan Mei ini, sudah ada 3494 siswa yang telah meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional.

Pemkot Surabaya juga menyiapkan beasiswa untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa cepat bekerja melalui pendidikan vokasi/diploma keperawatan, perhotelan, pelayaran, perkapalan, pramugari dan pilot. Pemkot juga akan memulai memberikan beasiswa menjadi dokter. Diharapkan, dari setiap kelurahan Surabaya, akan muncul dokter-dokter baru yang akan melayani masyarakat Indonesia.

"Tahun ini juga sudah dimulai ikatan dinas teknisi pesawat terbang bekerja sama dengan Garuda Indonesia. Serta beasiswa dan sertifikasi internasional las dan teknisi minyak dan gas bekerja sama dengan kementrian ESDM," katanya.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Gubernur Jateng terkejut lihat Kalimas Surabaya bersih

Gubernur Jateng terkejut lihat Kalimas Surabaya bersih


Surabaya (ANTARA News) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku terkejut melihat Sungai Kalimas Surabaya yang bersih. 

"Ternyata sungainya bersih ya? Bahkan bisa dipakai berlatih dayung," ujarnya saat meninjau Kalimas yang berada di belakang Gedung Negara Grahadi, bersama Gubernur Jatim Soekarwo setelah menghadiri peluncuran Kongres Sungai Indonesia II tahun 2016 di Surabaya, Selasa

Anggota DPR RI periode 2009-2013 tersebut bahkan membandingkannya dengan sungai di Jakarta yang dinilainya kurang bersih.

"Kalau di Jakarta airnya cukup bau, tapi kalau di Surabaya ini sangat bersih dan tidak bau? Tapi apa mungkin karena saya pilek ya sehingga tidak terasa baunya?," ujarnya disambung tawa.

Menurut dia, sungai seperti Kalimas layak dijadikan contoh karena fungsinya tidak hanya sebagai sumber air bersih dan air minum, tetapi juga menjadi jalur transportasi.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ekosistem sungai sekaligus menjadikannya sebagai budaya yang harus digelorakan

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo menilai peran sungai sangat penting sebagai unsur siklus hidrologi.

"Fungsi lainnya yakni irigasi, transportasi, budi daya perikanan dan sumber energi yang jika dikembangkan secara optimal akan mendukung kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kongres Sungai Indonesia II akan dilaksanakan di Bendungan Selorejo Kabupaten Malang pada 20-24 Agustus 2016.
Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Wali Kota Surabaya pimpin bersih-bersih Pantai Kenjeran

Wali Kota Surabaya pimpin bersih-bersih Pantai Kenjeran

Wali Kota Surabaya pimpin bersih-bersih Pantai Kenjeran
Dokumentasi--Proyek Jembatan Kenjeran Surabaya. Aktivitas proyek pembangunan jembatan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran di Surabaya, Jawa Timur, Senin (7/12). Proyek jembatan kenjeran sepanjang 700 meter dan lebar 18 meter yang menghabiskan dana Rp200 miliar tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian warga sekitar. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

"Kami akan menggandeng pihak kampus dan akademisi untuk dapat melakukan pengolahan limbah kerang yang di Bulak melimpah," kata Tri Rismaharini usai membuka Festival Bulak 2016 di Sentra Ikan Bulak (SIB) Surabaya, Minggu.
Risma yang saat itu didampingi jajaran kepala SKPD Pemkot Surabaya langsung memberikan instruksi kepada para nelayan, jajaran Satpol PP, Linmas dan ratusan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Kelautan Jurusan Teknik Kelautan Institut Teknologi Surabaya (ITS) untuk memungut sampah di pinggir pantai.

Sampah yang sebagian besar merupakan sampah yang terbawa oleh laut, dan bekas dari nelayan seperti, bongkahan kayu perahu, jaring dan ganggang laut. Risma turut turun untuk membersihkan sampah tersebut, sementara mahasiswa dibantu jajaran petugas Satpol PP dan Linmas memasukkan sampah tersebut ke dalam kantong sampah yang telah disiapkan oleh DKP Kota Surabaya.

Risma juga menginginkan limbah kerang ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal, seperti rumah nelayan dapat dihias dengan ditempeli kerang, dan paving juga bisa ditempeli dengan kerang.

Menanggapi permintaan Risma, Lurah Kedung Cowek Suradiyanto mengatakan pihaknya siap untuk mencarikan lokasi yang akan digunakan sebagai ikon rumah kerang tersebut.

"Saya ingin warga mau menempel kerang didinding rumahnya sesuai arahan dari ibu wali kota," ujarnya.

Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top