-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
"Tiga tokoh Sulsel masuk hitungan cagub"

"Tiga tokoh Sulsel masuk hitungan cagub"

Presiden PKS, Sohibul Iman (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)


"Setahu saya ada tiga yang menguat saat ini seperti Nurdin Abdullah, Agus Arifin Numang dan Ichsan Yasin Limpo. Tentunya ini kita perhitungkan bagaimana track recordnya, selain kita juga mendorong kader PKS," paparnya kepada wartawan di Makassar, Sabtu.

Kendati tiga nama yang mencuat ke permukaan dan sering tampil di media, namun pihaknya belum membicarakan tentang pencalonan pada Pilgub Sulsel, namun masih fokus pada Pilkada Serentak 15 Februari 2017 nanti.

"Jelasnya nama-nama itu akan dipertimbangkan dan akan dilakukan penjajakan politik untuk persiapan Pilgub di Sulsel meski belum ada nama resmi siapa bakal calon kader dari PKS yang dikeluarkan," ujarnya.

Menurut Sohibul PKS Sulsel masih akan melakukan penjaringan dengan mengelar Pemilihan Umum Internal atau PUI guna menjaring nama-nama yang pantas baik dari internal pantai maupun dari ekternal.

Selain itu dirinya menyerahkan sepenuhnya hasil penjaringan itu kepada tim di DPW PKS Sulsel apakah ada kader yang laik bertarung nantinya atau mengusung dari calon dari eksternal.

"Saya berharap ada kader PKS potensial di Sulsel yang mau maju bertarung dan bisa dimunculkan ke publik tapi setelah perjaringan, kan prosesnya masih jauh," ulasnya.

Saat ditanya apa agenda kedatangannya ke Makassar, Sulawesi Selatan, dia menyebut telah membuka Upgrading terhadap enam Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) PKS se-Sulawesi.

Sementara Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PKS Sulsel Ariady Arsal pada kesempatan itu mengatakan pihaknya tetap realistis akan ikut dalam pertarungan Pilgub 2018 mendatang.

"Nanti kita lihat dulu kalau kader berpotensi menjadi kosong satu kita dorong, begitupun bila ada tokoh Sulsel nantinya punya survei dan track record bagus maka tentu hitungannya kosong dua, tapi ini masih perkiraan politik sementara," tambah legislator DPRD Sulsel itu.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Tokoh: semua elemen bersinergi majukan Maluku-Malut

Tokoh: semua elemen bersinergi majukan Maluku-Malut

Tokoh: semua elemen bersinergi majukan Maluku-Malut
ilustrasi Benteng Tolucco Ternate Wisatawan mengunjungi Benteng Tolucco di Ternate, Maluku Utara, Sabtu (27/12). Benteng pertahanan yang dibangun oleh Francisco Serao dari Portugis pada tahun 1540 ini juga sering disebut Benteng Holandia (Fort Hollandia) atau Santo Lucas. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/ed/pd/14). ()
 
Jakarta (ANTARA News) - Tokoh peduli Maluku, Angelina Pattiasina menyatakan, semua elemen pemerintahan baik di pusat maupun di daerah dan masyarakat harus bersinergi untuk memajukan Provinsi Maluku dan Maluku Utara atau Malut.

Hal itu disampaikan Angelina Pattiasina di sela-sela buka puasa bersama yang diselenggarakan pemuda-pemudi Maluku se-Jabodetabek di Taman Wijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (4/7) malam.

Lebih dari itu, kata Angelina, harus juga ada kemauan politik yang sungguh-sungguh dari Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla serta seluruh pejabat yang terkait dengan pembangunan daerah, khususnya Maluku dan Maluku Utara.

Tanpa "political will" yang serius, Maluku dan Maluku Utara, terus terpinggirkan, tertinggal dan dampaknya sumber daya manusia di daerah itu tidak bisa bersaing dengan saudara mereka dari provinsi lain.

"Sekarang muncul kesadaran di kalangan masyarakat Maluku dan Maluku Utara bahwa memiliki sejarah panjang yang gemilang dan itu harus diulang dengan kemauan semua pihak, baik masyarakat Maluku maupun pemerintah di pusat dan daerah," ujar mantan anggota Fraksi PDIP DPR RI ini,

Angelina Pattiasina yang juga Direktur Archipelago Solidarity Foundation menyatakan, kedua provinsi harus dimajukan industri perikanan dan kelautannya. Hal itu sesuai dengan besarnya potensi perikanan dan kelautan di wilayah itu, termasuk Pulau Buru.

"Tradisi Maluku adalah laut dan ikan menjadi makanan utama, di samping sagu. Harusnya Presiden menegaskan akan membangun industri untuk memajukan perikanan dan sumber laut lainnya," ujar Angelina.

Angelina juga mengungkapkan kesedihannya sejak masa reformasi, tokoh tokoh yang berasal dari Maluku tidak tampil ke pentas nasional. "Lebih menyayat lagi, masyarakat Maluku yang dulu dikenal damai, tidak mempersoalkan agama, ras dan perbedaan, malah terkoyak koyal dalam perang saudara. Ini membuat Maluku akhirnya tertinggal," katanya.

Dia menyatakan, sudah saatnya konsep persaudaraan "Pela Gandong" disosialisasikan dan direaliasasikan demi persaudaraan untuk kemajuan Maluku.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015
 Tokoh Papua berterima kasih kepada Presiden Jokowi

Tokoh Papua berterima kasih kepada Presiden Jokowi

| 3.038 Views
Tokoh Papua berterima kasih kepada Presiden Jokowi
Paskalis Kossay (ANTARA/Yudhi Mahatma)
Kami mengucapkan terima kasih atas keberanian Presiden untuk menata Papua melalui keterbukaan bagi jurnalis asing,"
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Kaukus Parlemen Papua Paskalis Kossay mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan keterbukaan bagi jurnalis asing untuk meliput di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas keberanian Presiden untuk menata Papua melalui keterbukaan bagi jurnalis asing," kata Paskalis Kossay dalam Seminar Nasional Keterbukaan Papua Bagi Jurnalis Asing yang diadakan LKBN Antara di Jakarta, Selasa.

Kossay mengatakan supaya keterbukaan Papua bisa berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan, maka perlu dilakukan penataan sehingga jurnalis yang bertugas bisa bertanggung jawab bukan sekadar mencari kekurangan-kekurangan di Papua untuk diberitakan.

"Jurnalis yang meliput di Papua juga harus bisa berpartisipasi membangun provinsi itu melalui berita-beritanya. Harus ada langkah dan gerakan yang sama membangun Papua," tuturnya.

Kossay meyakini dengan keterbukaan terhadap jurnalis akan tercipta suasana baru di Papua dari sebelumnya identik dengan konflik dan ketakutan berubah menjadi lebih baik. Isu kekerasan dan pelanggaran yang sebelumnya banyak terjadi akan dapat diminimalkan.

"Dengan keterbukaan ini, pejabat dan aparat di Papua juga akan lebih hati-hati. Ini peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat Papua," tuturnya.

Kossay yang juga mantan anggota DPR RI asal Papua tersebut mengatakan, selama ini pembangunan yang dilaksanakan di Papua kurang memerhatikan dampak negatif. Akibatnya, banyak pembangunan yang kemudian merusak kepentingan masyarakat.

Sementara peliputan oleh pers dalam negeri dinilainya belum optimal. Karena itu, pembukaan peliputan bagi pers asing dikatakannya akan memacu peningkatan kualitas pembangunan.

Seminar Nasional Keterbukaan Papua Bagi Jurnalis Asing diselenggarakan di Auditorium Adhyana, Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan 17, Jakarta Pusat.

Hadir sebagai pembicara utama Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno. Selain Paskalis Kossay, pembicara lainnya adalah anggota Dewan Pers I Made Ray Kusuma Wijaya dan pakar hukum internasional Universitas Indonesia Jakarta Prof Hikmahanto Juwana.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Para Tokoh Dunia Akan Hadiri Prosesi Pemakaman Lee Kuan Yew

Para Tokoh Dunia Akan Hadiri Prosesi Pemakaman Lee Kuan Yew

Dhani Irawan - detikNews

Para Tokoh Dunia Akan Hadiri Prosesi Pemakaman Lee Kuan Yew
Jakarta - Presiden Jokowi dipastikan hadir dalam upacara negara pemakaman mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, hari ini. Tokoh dunia lain juga akan hadir dalam acara tersebut.

Presiden Joko Widodo dipastikan akan mengikuti seremoni pemakaman mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew. Jokowi ke Singapura bersama Ibu Negara Iriana Widodo usai menghadiri resepsi di Malaysia.

Kepastian itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto di Hotel St Regis, Beijing, Tiongkok, Kamis (26/3). Sementara itu, dilansir AFP, Minggu (29/3/2015), mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton akan memimpin delegasi Amerika termasuk mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger, yang merupakan teman dekat Lee.

Tokoh dunia lainnya yang dikabarkan akan hadir yaitu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye, Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Perdana Menteri India Narendra Modi, Raja Malaysia Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.
Sebelum dibawa ke lokasi upacara kenegaraan, peti mati Lee yang berwarna cokelat akan diselimuti bendera Singapura. Peti itu akan dibawa dari gedung parlemen di mana jasadnya telah terbaring selama 7 hari.

Peti mati itu kemudian disimpan di dalam kotak kaca dan ditarik mobil Land Rover untuk prosesi yang akan melewati jalanan Singapura sampai di lokasi upacara pemakaman di Pusat Kebudayaan Universitas Nasional Singapura.

Lee akan diberikan penghormatan tembakan ke udara sebanyak 21 kali, selain itu 4 jet tempur F-16 dari angkatan udara, Black Knights, juga akan melintas di langit Singapura.

Selain itu bunyi sirine akan dibunyikan selama 1 menit dalam rangka mengheningkan cipta bagi tokoh besar Singapura tersebut.

Iring-iringan tersebut akan berhenti di Universitas Nasional dalam rangka upacara pemakaman kemudian jasad Lee akan dikremasikan. Prosesi ini akan dihadiri oleh seluruh keluarga, kerabat dan para pemimpin dunia.
(dha/jor)
 Didi Kempot Hingga Jokowi Masuk dalam 100 Tokoh Jateng yang Berpengaruh

Didi Kempot Hingga Jokowi Masuk dalam 100 Tokoh Jateng yang Berpengaruh

Angling Adhitya Purbaya - detikNews

Semarang, - Didi Kempot, seorang penyanyi dan pengarang lagu campursari asal Surakarta tidak menyangka masuk dalam 100 tokoh Jawa Tengah yang berpengaruh. Ia disanding dengan tokoh-tokoh lain seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Bahkan Presiden Joko Widodo dalam buku yang ditulis oleh anggota DPD RI Bambang Sadono.

"Saya kaget kok dimasukkan di dalam 100 tokoh. Yang jelas sebagai orang Jawa Tengah saya akan terus berkarya," kata pria kelahiran Surakarta itu.
"Mantan pengamen jalanan masuk gedongan," imbuhnya.
Buku berjudul "100 Tokoh Jawa Tengah Edisi 2015, Profil Sejumlah Orang Berpengaruh" itu memang memuat berbagai figur mulai dari politikus, pengusaha, dan seniman. Bambang Sadono mengatakan Jawa Tengah memiliki potensi untuk melahirkan tokoh-tokoh berprestasi. Hal itulah yang menjadi salah satu latar belakang dibuatnya buku tersebut.

"Potensi Jawa Tengah itu luar biasa. Beberapa kali orang terkaya di Indonesia itu dari Jawa Tengah. Banyak keteladanan di Jawa Tengah," kata Bambang dalam sambutanya pada acara launching buku tersebut di Hotel Santika Semarang, Jumat (30/1/2015).
Dari 100 tokoh yang masuk diantaranya Presiden Jokowi asli Surakarta, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dari Karanganyar, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi asli Semarang, dan beberapa kepala daerah lainnya. Tidak hanya itu ada juga Menristek M Nasir, pengusaha seperti Presdir PT Sidomuncul Irwan Hidayat, perancang busana Anne Avantie, dan penyanyi Didi Kempot.

Bambang Sadono menambahkan pihaknya berharap buku tersebut bisa segera didistribusikan ke perpusatakaan sebagai bacaan yang bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelajar.

 "Saya dapat bantuan banyak. 2.000 buku siap didistribusikan untuk perpustakaan sekolahan dan sekolah di desa," pungkasnya.

Dalam acara peluncuran buku tersebut banyak tokoh-tokoh yang hadir antara lain Menristek M Nasir, mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Sekjen DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto, para rektor perguruan tinggi, dan lainnya.

"Ini edisi cetak ulang karena ada beberapa tokoh yang perlu diperbarui pada terbitan sebelumnya," tandas Bambang Sadono.

Buku setebal 424 halaman itu disajikan dengan full color sehingga foto-foto para tokoh terlihat jelas. Buku bercover tokoh wayang itu diterbitkan oleh PT Citra Almamater baru. Sekjen DPD RI, Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan pihaknya mendukung penuh terbitnya buku tersebut.


(alg/mpr)
Back To Top