-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Jakarta hari ini, pertunjukan "Koruptor Pamit Pensiun" hingga Men's Expo

Jakarta hari ini, pertunjukan "Koruptor Pamit Pensiun" hingga Men's Expo

Jakarta hari ini, pertunjukan
Ilustrasi - Kelompok tari Sahita mementaskan lakon Orde Omdo dalam pertunjukan seni Indonesia Kita di Graha Bakti Budaya , Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (20/12). (ANTARA FOTO/Teresia May) ()
Pertunjukan itu adalah bagian dari program Indonesia Kita dengan tim kreatif terdiri dari Butet Kartaredjasa, Agus Noor, dan Djaduk Ferianto. Lakon seni panggung itu juga menampilkan Cak Kartolo, Cak Lontong, Akbar, Butet Kartaredjasa, Sha Ine Febriyanti, dan banyak tokoh lainnya.

Di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, pada hari ini hingga Minggu (22/10) akan digelar Men's Expo berupa pameran untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup kaum pria di bidang olah raga, otomotif, fesyen, gadget, makanan, kopi, hingga musik.

Pada ajang Men's Expo juga akan digelar pameran Sneaker Culture untuk pertama kalinya di Indonesia dengan menawarkan ragam acara antara lain pameran produk dan model sneaker hingga lomba membuat sneaker custom.

Pada hari ini juga masih digelar seminar rumah sakit seluruh Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) hingga 21 Oktober 2017, yang menampilkan ragam peralatan medis, farmasi, dan teknologi dunia kesehatan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno menurut rencana akan meninjauan lokasi pembangunan MRT di Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah Shalat Jumat di Masjid Fatahillah, Balaikota DKI Jakarta.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Telkom koordinator Posko BUMN tanggap bencana Garut

Telkom koordinator Posko BUMN tanggap bencana Garut

Telkom koordinator Posko BUMN tanggap bencana Garut
Foto udara kawasan terdampak banjir bandang aliran Sungai Cimanuk di Kampung Cimacan, Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (22/9/2016). Berdasarkan data BNPB jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Garut mencapai 23 orang dan 18 lainnya masih dalam pencarian. (ANTARA/Wahyu Putro A)
Jakarta (ANTARA News) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mewujudkan komitmen "BUMN Hadir untuk Negeri" dengan memberikan bantuan kepada korban musibah bencana alam banjir yang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Garut dan Sumedang, Jawa Barat.

Siaran pers Telkom yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis menyebutkan Kementerian BUMN telah menunjuk Telkom Group sebagai Koordinator Posko Sinergi BUMN Tanggap Bencana Garut, bersama dengan Pertamina dan BRI.

Bantuan dari sejumlah BUMN diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto yang didampingi Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman.

"Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban bagi mereka yang tertimpa musibah," ujar Herdy Harman.

Telkom Group mengkoordinir BUMN-BUMN lain untuk menyediakan sejumlah bantuan antara lain paket sembako, pakaian layak pakai, dan obat-obatan.

Tim tanggap darurat yang dilengkapi perahu karet, tenda posko, tenda pengungsi, genset dan dapur umum juga diturunkan untuk membantu menyediakan kebutuhan logistik serta evakuasi korban bencana.

Herdy menambahkan saat ini sejumlah bantuan kebutuhan logistik tahap awal seperti pangan (makanan dan minuman) dan sandang (pakaian anak dan dewasa) serta kebutuhan sanitasi seperti popok bayi dan pembalut wanita sudah didistribusikan melalui Pusat Posko Bencana Alam di Markas Kodim 0611 Garut.

Meskipun sempat terjadi lonjakan trafik komunikasi cukup tinggi pasca bencana, namun Herdy tetap menjamin jaringan komunikasi tetap beroperasi dengan normal.

"Sebagai bagian dari Telkom Group, Telkomsel menjamin kelancaran komunikasi pelanggan yang berada di sekitar lokasi bencana," jelasnya.

Selain itu, Telkom juga menyediakan fasilitas telepon gratis di Posko Siaga Bencana Alam di Rumah Sakit Umum Garut.

Agar ketersediaan dan kualitas jaringan tetap baik, Telkom Group terus bersiaga untuk memastikan berfungsinya alat-alat produksi, khususnya di sekitar lokasi bencana. "Telkom Group telah siap dengan tim teknis yang siaga di sekitar lokasi bencana demi kelancaran berkomunikasi warga Garut dan Sumedang," tegasnya.

Seperti diketahui, banjir bandang melanda wilayah sebagian wilayah Kabupaten Garut dan Sumedang, Jawa Barat yang menghantam ratusan permukiman warga akibat meluapnya aliran sungai Cimanuk. Akibat bencana ini, puluhan orang menjadi korban jiwa dan belasan lainnya masih dalam pencarian.
Sinergi BUMN Tanggap Bencana Garut, Kamis (22/9).
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
KAI Daop 5 siapkan gerbong tambahan jelang Idul Adha

KAI Daop 5 siapkan gerbong tambahan jelang Idul Adha

KAI Daop 5 siapkan gerbong tambahan jelang Idul Adha
Ilustrasi - Kereta api (ANTARA FOTO/Siswowidodo)
Purwokerto (ANTARA News) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah, menyiapkan gerbong tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idul Adha 1437 Hijriah.

"Secara khusus, PT KAI Daop 5 Purwokerto akan menambah rangkaian gerbong untuk dua KA, yakni KA Purwojaya jurusan Cilacap-Purwokerto-Gambir dan KA Kutojaya Utara jurusan Kutoarjo-Pasarsenen," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko di Purwokerto, Jumat.

Rangkaian KA Purwojaya yang biasanya terdiri atas tujuh gerbong, akan ditambah menjadi delapan gerbong. Sementara KA Kutojaya Utara, dari delapan gerbong, akan ditambah menjadi sembilan gerbong.

Menurut dia, pengoperasian gerbong tambahan itu akan dilakukan pada 4-8 September 2016.

"Selain pengoperasian gerbong tambahan oleh PT KAI Daop 5 Purwokerto, pada lintas selatan juga akan ada pengoperasian KA tambahan oleh PT KAI Daop 6 Yogyakarta sehingga bisa dimanfaatkan penumpang dari Purwokerto," katanya.
Ia mengatakan dua kereta api tambahan jurusan Yogyakarta-Jakarta itu terdiri atas KA Taksaka dan Kereta Luar Biasa (KLB) Ekonomi.

Menurut dia, dua KA tambahan tersebut dioperasikan pada 8-14 September 2016.

Sementara itu, tentang ketersediaan tiket, Ixfan mengatakan pemesanan tiket KA menjelang Hari Raya Idul Adha telah mencapai 90 persen, baik untuk kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi.

"Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa kereta api saat libur Idul Adha, kami persilakan untuk secepatnya memesan tiket," katanya. 

Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Forum arbitrase Asia Pasifik digelar di Bali

Forum arbitrase Asia Pasifik digelar di Bali


Pertemuan di Indonesia itu akan mengambil tema "The Rise of International Commercial Arbitration and Developments Investment Treaty Arbitration : Asia's Response".

Menurut Ketua BANI, M. Husseyn Umar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (1/9), tema itu diambil karena kawasan-kawasan di dunia dan Asia pada khususnya, telah mengalami perkembangan yang sangat besar dari arbitrase komersial (arbitrase sektor bisnis) di tingkat internasional.

"Dalam kawasan-kawasan ini, arbitrase dilihat sebagai metode pilihan untuk penyelesaian sengketa yang terjadi antara investor dengan suatu negara (ISDS). Perkembangan-perkembangan ini sangat menarik tetapi juga menantang terutama untuk institusi-institusi arbitrase di kawasan Asia," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan pertumbuhan arbitrase di sektor bisnis telah meningkat, utamanya adalah isu seperti keragaman dan penyatuan dalam pelaksanaan arbitrase.

"Demikian juga terkait peningkatan sengketa dari sektor penanaman modal telah memicu sejumlah negara memberikan respons yang beragam terhadap ISDS," katanya.
Menurut M. Hussyen, konferensi APRAG 2016 akan memberikan forum yang menarik di mana ahli-ahli arbitrase dari seluruh dunia bertemu dan berdiskusi bersama serta mencari solusi untuk masalah yang belakangan ini terjadi, terutama tentang perkembangan arbitrase dan pakta arbitrase penanaman modal.

Ia memaparkan konferensi ini akan membahas isu-isu seperti keragaman dan penyatuan dari pelaksanaan arbitrase di Asia, pendanaan dan biaya dalam investasi serta arbitrase sektor bisnis, dan arbitrase penanaman modal di Asia.

"Selain itu, prospek untuk harmonisasi arbitrase investasi dan komersial di dalam komunitas ekonomi baru ASEAN dan perkembangan dari tiap anggota serta prospek untuk melakukan kerja sama," tuturnya.

Selain akan dihadiri oleh para arbitrer lokal, APRAG akan dihadiri pula oleh para arbitrer internasional, para ahli hukum, pemerintah, dan para pelaku usaha.

Menurut rencana, APRAG 2016 akan dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dan didampingi oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Rosan P Roeslani.

Seperti diketahui, BANI dibentuk pada 1977 atas inisiatif KADIN karena kepentingan para pengusaha untuk membuat lembaga yang bisa menengahi para pelaku usaha yang bersengketa.

"Kami harapkan melalui APRAG 2016, kita dapat memanfaatkan kesempatan terbaik ini untuk mendapatkan pencerahan dari ahli-ahli arbitrase terkemuka dan memperluas jaringan arbitrase, menyusul adanya berbagai jenis sengketa bisnis yang berkembang dengan diberlakukannya perdagangan bebas," ucap M. Hussyen.
Seperti diketahui, arbitrase merupakan suatu cara untuk menyelesaikan sengketa bisnis di luar pengadilan negara. Para pengusaha melakukan upaya arbitrase karena prosesnya cepat, murah, dan kerahasiaannya terjamin.

Keputusan dalam arbitrase dilandaskan pada perjanjian yang equal dan disepakati oleh kedua belah pihak yang bersengketa.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Menag: Idul Adha jatuh pada 12 September

Menag: Idul Adha jatuh pada 12 September

Menag: Idul Adha jatuh pada 12 September
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/16)
 Dengan hitungan hisab dan laporan petugas rukyat yang tidak dapat melihat hilal sehingga 1 Dzulhijah bertepatan pada Sabtu, 3 September dan Idul Adha pada 12 September,"
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan Idul Adha tahun 2016 jatuh pada Senin, 12 September 2016 merujuk pada hasil sidang penetapan/itsbat yang digelar di Kementerian Agama, Kamis.

"Dengan hitungan hisab dan laporan petugas rukyat yang tidak dapat melihat hilal sehingga 1 Dzulhijah bertepatan pada Sabtu, 3 September dan Idul Adha pada 12 September," kata Lukman.

Sidang itsbat digelar secara tertutup dihadiri ahli astronomi, pemuka agama, pejabat terkait, delegasi negara sahabat, dan tamu undangan lainnya.

Sidang dipimpin langsung oleh Menag dan berlangsung sekitar 35 menit usai peserta sidang melaksanakan shalat Maghrib.

Sebelumnya, sidang dimulai dengan pemaparan Ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag Cecep Nurwendaya yang menjelaskan posisi bulan terkini.

Hasil sidang tersebut sendiri sama dengan hasil perhitungan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang sudah mengumumkan Idul Adha jatuh pada 12 September.

Muhammadiyah sudah mengumumkan hasil itu jauh hari sebelum Ramadhan atau puasa tahun ini berlangsung karena menggunakan metode berbeda dengan pemerintah.

Cecep Nurwendaya mensyukuri posisi bulan sabit baru/hilal yang berada dalam posisi negatif atau di bawah ufuk. Dengan begitu, terdapat kesamaan awal bulan Dzulhijah, Puasa Arafah, dan Idul Adha antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top