Utang PLN Rp 471 Triliun, Ada Utang Swasta yang Ikut Masuk
Direktur Utama PLN Sofyan Basir menuturkan, harusnya utang swasta ini dipisahkan. Sehingga pencatatan utang PLN bisa turun dan BUMN ini bisa menarik pinjaman baru.
"Kami harus keluarkan itu sehingga kemampuan PLN untuk meminjam uang jauh lebih baik," ungkap Sofyan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (14/7/2015).
Sofyan menambahkan, kebutuhan pinjaman dari PLN sekarang semakin tinggi. Seiring dengan program pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) yang sudah dicanangkan pemerintah.
"Kan untuk kepentingan pemerintah, harusnya setuju dong (dipisahkan)," jelasnya
Namun sebelumnya, PLN harus melakukan revaluasi aset terlebih dahulu."Revaluasi aset sudah kita canangkan, sudah kita kemukakan, dan akan dikaji oleh pemerintah sendiri. Kami harus keliling lagi ke semua pihak," sebut Sofyan.
(mkl/dnl)
