-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Wali Kota Bekasi hadiahkan dodol betawi

Wali Kota Bekasi hadiahkan dodol betawi

Wali Kota Bekasi hadiahkan dodol betawi
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi (ANTARA FOTO/Suwandy)
Bekasi (ANTARA News) - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menghadiahkan dodol khas Betawi kepada ratusan warga masyarakat yang mengunjungi rumahnya untuk bersilaturahim pada hari pertama Lebaran 1437 H/2016 Rabu.

"Dodol Betawi ini sudah menjadi tradisi saya juga di rumah. Hari ini saya sediakan untuk warga yang datang ke rumah saya," katanya di Bekasi.

Rumah pribadi Rahmat di Perumahan Pondok Pekayon Indah, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, didatangi ratusan warga dari berbagai kawasan.

Selain keluarga besar, kegiatan open house itu juga diramaikan oleh kehadiran warga dari berbagai kampung.

Staf maupun perwakilan keluarga mengarahkan para tamu menuju meja prasmanan yang menyajikan menu makanan khas Bekasi, serta dodol betawi.

Satu per satu warga membawa dodol yang dibungkus plastik bening hadiah dari Rahmat dan keluarga.

"Menurut saya, makanan tersebut harus tetap terekspose di Kota Bekasi ini," katanya.

Menurut Rahmat, tradisi open house sudah dilakukan dia dan keluarga sejak lama.

"Silakan warga yang mau mencicipi kuliner khas Bekasi, saya sediakan di rumah," katanya.

Makanan tersebut berupa semur daging, dan ikan bandeng kecap hasil resep turun temurun keluarganya.

"Ini resep keluarga semuanya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat dan keluarga bersalaman dengan warga yang datang ke rumahnya.

"Saya beserta keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," katanya.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Rumah wali kota Surakarta kebanjiran

Rumah wali kota Surakarta kebanjiran

Rumah wali kota Surakarta kebanjiran
Dokumentasi banjir Sungai Bengawan Solo. Foto menunjukkan seorang warga berusaha mengevakuasi anaknya saat banjir melanda kampung Ledoksari, Solo, Jawa Tengah, Senin (2/1). Hujan deras selama enam jam menyebabkan Sungai Bengawan Solo meluap dan membanjiri pemukiman warga di sekitar bantaran sungai tersebut. (FOTO ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Solo, Jawa Tengah (ANTARA News) - Rumah pribadi Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, beserta rumah 55 KK di RT 1/RW 9 Pucangsawi, Kecamatan Jebres, Solo kebanjiran akibat air sungai Bengawan Solo, meluap, Minggu (19/6). 

Rudyatmo, saat memimpin langsung evakuasi warga yang kebanjiran, mengatakan, air masuk ke kampungnya di Pucangsawit karena pintu sebelah timur Sungai Bengawan Solo di Jurug rusak dan tidak bisa ditutup.

Pengganti Joko Widodo (kini presiden) di kursi wali kota Solo itu mengatakan kondisi ini diperparah lagi karena pompa penyedot banjir di dekat SD Negeri 2 Wonosaren, Solo juga rusak. Hal ini mengakibatkan air dari Sungai Bengawan Solo masuk ke kampung itu.

Di dalam rumahnya, ketinggian air banjir sekitar 30 cm, namun di jalan di depan rumahnya sudah 150 cm. Sudah demikian, mendung yang gelap tetap menggelayut di langit menandakan potensi hujan lebat masih ada.

"Ya saya tengah malam sibuk menyelamatkan barang-barang agar tidak terkena banjir dengan anak-anak dan juga menyelamatkan warga kami yang kebanjiran. Ya mudah-mudahan tidak hujan lagi biar banjir cepat berkurang," katanya.

Banjir kali ini memang cukup besar dibanding tahun-tahun lalu dan banjir kali ini tidak saja menggenangi rumah penduduk tetapi juga banyak ternak babi kebanjiran. "Ya tadi anak-anak dapat seekor babi yang masih hidup terbawa banjir".

Menyinggung mengenai kerugian akibat banjir Rudy mengatakan sementara ini belum diketahui dan baru didata, tetapi yang jelas tidak ada korban jiwa dan bantuan juga terus disampaikan kepada warga yang membutuhkan akibat banjir tersebut. 
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga

Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga

Wali Kota Surabaya fokus tingkatkan kualitas warga
Walikota Surabaya Tri Rismaharini (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
 Infrastruktur itu tiap tahun ada. Tapi untuk pembenahan SDM, itu harus ada kebulatan tekad. Tidak bisa saya sendiri. Ini harus melibatkan semua." 

"Warga Surabaya mau dan mampu untuk meningkatkan kualitas hidupnya di bidang apa saja," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat merayakan Hari Jadi Kota Surabaya ke-723 tahun di Taman Surya, Selasa.

Menurut dia, pihaknya berharap tahun ini bisa dimulai peningkatan kapasitas warga. "Saya tidak mau, kita menyerah, pasrah dan bilang ini sudah takdir Tuhan. Masyarakat bisa berupaya meningkatkan pendapatannya. Para siswa yang selama ini prestasinya biasa saja, harus berusaha untuk jadi juara kelas," ujarnya.
Wali kota mengatakan pembenahan SDM berbeda dengan misalnya pembenahan infrastruktur. Bila pembenahan infrastruktur, tiap tahun tetap menjadi perhatian dan bila ditender maka selesai.

Namun, lanjut dia, untuk pembenahan SDM, butuh momentum kebersamaan. "Infrastruktur itu tiap tahun ada. Tapi untuk pembenahan SDM, itu harus ada kebulatan tekad. Tidak bisa saya sendiri. Ini harus melibatkan semua," ujarnya.
Ia mengatakan SDM Surabaya haruslah lebih siap, khususnya dalam menghadapi tantangan era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Risma mengatakan MEA merupakan pertarungan sesungguhnya di bidang ekonomi dan jika kalah, maka warga Surabaya hanya akan mengalami penjajahan kembali.

"Hanya akan menjadi penonton atau bahkan pelayan di kotanya sendiri. Karenanya, kualitas pendidikan yang diiringi dengan kerja keras dan disiplin, diharapkan dapat menjadi jembatan emas peningkatan daya saing SDM dalam MEA," katanya.

Kota Pahlawan, lanjut dia, mengembang misi bersejarah menjadi pemenang dalam MEA. "Apakah makna kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan nyawa para pahlawan jika kita bukanlah tuan dan nyonya di kota sendiri?" kata wali kota.
Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, kualitas SDM di Surabaya terus meningkat. Peningkatan kualitas SDM itu dapat tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Mulai 2010, Surabaya menjadi salah satu kota dengan shortfall (kecepatan perkembangan) IPM yang tertinggi di Indonesia. Bahkan, indeks pertumbuhan harapan hidup, melek huruf, rata-rata lama sekolah, daya beli makin menyebar di mana jumlah kecamatan dengan IPM di atas 78,43 semakin banyak.

Jumlah anak-anak berprestasi di Surabaya juga meningkat pesat. Jika pada 2012, sejumlah 1943 anak, maka di 2015 terdapat 5334 anak. Dan di tahun 2016, hingga bulan Mei ini, sudah ada 3494 siswa yang telah meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional.

Pemkot Surabaya juga menyiapkan beasiswa untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa cepat bekerja melalui pendidikan vokasi/diploma keperawatan, perhotelan, pelayaran, perkapalan, pramugari dan pilot. Pemkot juga akan memulai memberikan beasiswa menjadi dokter. Diharapkan, dari setiap kelurahan Surabaya, akan muncul dokter-dokter baru yang akan melayani masyarakat Indonesia.

"Tahun ini juga sudah dimulai ikatan dinas teknisi pesawat terbang bekerja sama dengan Garuda Indonesia. Serta beasiswa dan sertifikasi internasional las dan teknisi minyak dan gas bekerja sama dengan kementrian ESDM," katanya.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Airin dilantik menjadi wali kota Tangerang Selatan

Airin dilantik menjadi wali kota Tangerang Selatan

Airin dilantik menjadi wali kota Tangerang Selatan
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Serang (ANTARA News) - Gubernur Banten Rano Karno hari ini melantik Airin Rachmi Diany menjadi Wali Kota Tangerang Selatan 2016-2021 dan Benyamin Davnie sebagai wakilnya.

Rano melantik Airin dan Benyamin, yang untuk kedua kalinya terpilih menjadi pemimpin Tangerang Selatan, di Pendopo Gubernur Banten di Serang.

Gubernur meminta kepada pemimpin Tangerang Selatan yang baru dilantik segera turun ke lapangan dan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, termasuk masalah pengangguran, pembenahan transportasi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan pemberantasan korupsi.

"Secara umum target-target pembangunan di Tangerang Selatan menunjukan hasil yang signifikan," katanya.
Dia mengapresiasi pemerintah Tangerang Selatan telah menurunkan angka pengangguran dari 11,98 persen menjadi 6,9 persen dan angka kemiskinan dari 1,69 persen menjadi 1,62 persen, serta menaikkan pendapatan per kapita dan indeks pembangunan manusia.

"Melalui capaian tersebut, kami harapkan agar terus dipertahankan dan ditingkatan dengan tetap terfokus pada peningkatan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih," katanya.

Ia juga mendorong Wali Kota Tangerang Selatan mengendalikan pertumbuhan penduduk kota, memelihara dan meningkatkan prasarana dan sarana kota, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

"Secara khusus saya ingin menyampaikan agar saudara Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat mengimplementasikan ideologi dan kebijakan pembangunan yang adil dan berkelanjutan sesuai dengan sasaran pembangunan nasional," katanya.

"Jangan bekerja di belakang meja, turun langsung ke lapangan untuk mengurai masalah dan mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat," tambah dia.


Usai dilantik, Airin menyatakan akan segera mengevaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

"Visi kami sesuai dengan apa yang telah disampaikan kepada masyarakat saat kampanye lalu yakni menjadikan Kota Tangsel yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing berbasis teknologi dan inovasi," katanya.

"Intinya ada tiga hal yang akan dilakukan yakni membangun apa yang belum kita bangun, mengembangkan dan meningkatkan apa yang sudah dilakukan pada 2011 sampai 2016," kata Airin didampingi Benyamin.

Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Wali Kota: Arema juara jadikan HUT Malang spesial

Wali Kota: Arema juara jadikan HUT Malang spesial

Pewarta: 
Wali Kota: Arema juara jadikan HUT Malang spesial
Pesepakbola Arema Cronus melakukan selebrasi kemenangan usai laga final Piala Bhayangkara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4/2016). Arema Cronus berhasil menjuarai Piala Bhayangkara setelah mengalahkan Persib Bandung dalam laga final dengan skor 2-0. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Malang (ANTARA News) - Wali Kota Malang Moch Anton menyatakan tim Arema Cronus Indonesia yang memboyong gelar juara Piala Bhayangkara 2016 menjadikan puncak perayaan HUT ke-102 Kota Malang lebih spesial sekaligus kado terindah bagi masyarakat "Bumi Arema".

"HUT Kota Malang tahun ini cukup spesial karena tim kebanggaan Arek Malang, Arema berhasil memboyong Piala Bhayangkara ke Malang dan ini merupakan hadiah tak terlupakan. Ke depan Arema dan Aremania harus terus jaya," kata Moch Anton di hadapan puluhan ribu warga pada puncak perayaan HUT ke-102 Kota Malang dan HUT ke-55 Divisi 2 Kostrad di Simpang Balapan Kota Malang, Minggu (17/4) malam.
Suporter Arema atau Aremania, kata Anton, selalu menekankan ketertiban dan kedamaian, baik ketika berada di luar maupun di Kota Malang. Apalagi, adanya sinergitas antara Pemkot Malang, masyarakat dan TNI lainnya sangat mendukung pembangunan di kota pendidikan ini, sehingga mempu membawa kota ini sebagai kota yang unggul.

Dalam puncak perayaan HUT Kota Malang dan Divisi 2 Kostrad tersebut, selain dihadiri Wali Kota Malang Moch Anton, juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Malang Cipto Wiyono, Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo, Kepala SKPD, Forpimda, serta TNI.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Komisi XI Andreas Eddy Susetyo mengapresiasi kerja sama antara TNI dan Pemkot Malang dalam merealisasikan acara puncak HUT ke-55 Divisi 2 Kostrad dan Kota Malang tersebut. "Ini sangat baik, menunjukkan bahwa TNI dan rakyat begitu menyatu dan manunggal," kata politisi dari PDIP tersebut.

Menurut Andreas, pesta rakyat ini adalah contoh bagaimana antara TNI dan masyarakat bisa bersama meningkatkan sinergi untuk menggerakkan pembangunan di segala bidang. "Apalagi sekarang ada program bela negara yang harus didukung sepenuhnya, tak terkecuali anak muda," ucapnya.

Acara puncak HUT ke-102 Kota Malang dan Divisi 2 Kostrad tersebut dibuka dengan Shalawat Bani Hasyim binaan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang Ade Herawanto. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan band asal Kota Malang dKross dan Endank Soekamti yang membawakan sejumlah lagu.

Sebelum acara puncak, juga diadakan pameran alutsista TNI selama dua hari (Sabtu-Minggu, 16-17/4) di sepanjang Jalan Ijen Kota Malang dengan tujuan sebagai ajang edukasi bagi masyarakat khususnya generasi muda agar semakin cinta Tanah Air.

Selain itu, pada Minggu (17/4) juga diadakan konvoi simpatik Arema Juara yang mengelilingi wilayah Malang raya, mulai dari Kota Malang, Kota Batu dan Kabuapten Malang.
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top