-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Ini alasan PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila

Ini alasan PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila

 | 2.999 Views
Ini alasan PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila
Abdul Kadir Karding. (ANTARA/Anis Efizudin)
 Kami ingin pekerja seni terlibat dalam sosialisasi Pancasila ..."

"Inti menghukum itu mendidik. Kalau orang bersalah dibuat lebih baik, mengapa tidak? Dia mau berubah, mau belajar, serta kami ingin memberikan perspektif pada bangsa bahwa menhukum itu dengan cara mendidik," ujar Ketua Fraksi PKB di MPR, Abdul Kadir Karding, di Lampung, Sabtu.

Dalam pelatihan untuk pelatih (training of trainers/ToT) Sosialisasi Empat Pilar MPR bagi kalangan dosen di Lampung itu, ia mengemukakan,  pelecehan lambang negara oleh pedangdut Zaskia Gotik, yang identik dengan goyang itik, seharusnya diganjar hukuman yang sifatnya mendidik.
Untuk kasus serupa, menurut dia, ketimbang memberikan hukuman berupa pidana, upaya bersifat persuasif, misalnya melalui dialog maupun penambahan pengetahuan soal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika jauh lebih bermanfaat.
"Kami bersikap untuk kasus serupa dengan Zaskia, dibutuhkan upaya persuasif, dialog, penambahan pengetahuan untuk mereka," tuturnya.

Ia mengemukakan, keinginan PKB menjadikan Zaskia menjadi Duta Pancasila sebenarnya lebih pada harapan pekerja seni bisa terlibat jauh menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.

"Kami ingin pekerja seni terlibat dalam sosialisasi Pancasila. Hasilnya bagus, mereka berniat membuat komunitas pekerja seni peduli konstitusi, atau komunitas pencinta Pancasila, itu kan bagus," demikian Abdul Karding.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016
PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila

PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila

PKB ingin Zaskia Gotik jadi Duta Pancasila
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR Abdul Karding (kiri) menyerahkan piagam kepada Zaskia Gotik disela-sela Sosialisasi 4 Pilar di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/4). PKB mendorong pekerja seni menjadi salah satu corong dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.(ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari/pd/16)
 Harus memaklumi dan memaafkan, kalau mau belajar bisa menjadi contoh yang baik, apalagi sampai menjadi duta Pancasila

"Saya mendorong Zaskia menjadi Duta Pancasila dan ikut mengkampanyekan soal Pancasila," kata Ketua Fraksi PKB di MPR Abdul Kadir Karding di Jakarta, Kamis, usai diskusi bertajuk "Pancasila Hidup Kita".

Dia menilai para pekerja seni sangat strategis untuk menjadi duta Pancasila dan ke depan bisa berdiskusi bersama-sama.

Menurut dia, masalah yang menyelimuti Zaskia menyangkut Pancasila tidak harus diselesaikan dengan hukum, melainkan bisa dengan cara persuasif.


"Harus memaklumi dan memaafkan, kalau mau belajar bisa menjadi contoh yang baik, apalagi sampai menjadi duta Pancasila," ujar Karding.

Zaskia sendiri menyatakan siap menjadi duta Pancasila sehingga harus belajar lebih banyak soal Empat Pilar MPR.

Zaskia juga mengaku terus memperbaiki diri untuk memahami dan menghapal isi serta lambang Pancasila.


"Ini menjadi tantangan dan saya ambil hikmahnya peristiwa lalu," ujar Zaskia.
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Zaskia Gotik ditantang ikrarkan Pancasila di depan anggota DPR

Zaskia Gotik ditantang ikrarkan Pancasila di depan anggota DPR

Pewarta: 
Zaskia Gotik ditantang ikrarkan Pancasila di depan anggota DPR
Penyanyi dangdut, Zaskia Gotik. (ANTARA FOTO/Julius Wiyanto)

Jakarta (ANTARA News) - Pedangdut Zaskia Gotik mendapat tantangan dari rekan pekerja seni untuk membacakan Pancasila dihadapan para anggota DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Mengenakan busana berwarna ungu menyala, Zaskia sempat gugup. Namun, dia akhirnya bisa melafalkan lima sila Pancasila secara lantang. Anggota Komisi VIII DPR, Arzetty Bilbina, mengatakan, hal ini membuktikan pekerja seni juga mengetahui Pancasila.

"Ini membuktikan ya, pekerja seni juga hafal Pancasila. Pekerja seni betul-betul bisa bersama-sama bertanggung jawab mensosialisasikan Pancasila," kata dia yang memandu acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama 62 artis, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PKB di MPR, Abdul Karding, mengatakan, kegiatan sosialisasi Empat Pilar bersama para artis dilatarbelakangi salah satunya oleh kasus yang menimpa Zaskia Gotik. 

Menurut dia, kasus Zaskia menyadarkan masyarakat bahwa kurangnya pemahaman soal Pancasila ternyata juga terjadi pada kepala daerah. 

Mengutip sebuah survei yang dilakukan oleh salah satu koran nasional, Karding mengatakan masih banyak masyarakat yang tak hafal Pancasila. "Karena Zaskia kebetulan figur publik maka semua masalah menjadi terbuka," ujar dia.

Dia berharap pekerja seni pada sosialisasi itu belajar mengenai Pancasila dan selanjutnya mau menyampaikan nilai-nilai Pancasila pada masyarakat.

Selain Karding, anggota lain MPR dari Fraksi PKB, di antaranya Lukman Edy, Ana Mu'amanah dan Krisna Murti juga hadir dalam acara sosialisasi itu.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Polisi periksa tiga artis terkait Zaskia Gotik

Polisi periksa tiga artis terkait Zaskia Gotik

Polisi periksa tiga artis terkait Zaskia Gotik
Julia Perez bersama Ayu Ting Ting dan Denny Cagur diperiksa polisi terkait kasus pelecehan lambang negara yang dilakukan rekan mereka Zaskia Gotik. (ANTARA/Teresia May)

Julia Perez dan Ayu Ting Ting tiba di kantor polisi sekitar pukul 14.30 WIB, disusul Denny Cagur. Ketiganya tidak menyampaikan komentar apapun soal pemanggilan mereka.

Polisi sedang mengusut dugaan tindakan pelecehan terhadap lambang negara yang dilakukan oleh Zaskia Gotik.

Pelantun lagu "Goyang Itik" itu dituduh melanggar Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Zaskia dilaporkan ke polisi karena ketika ditanya tentang hari kemerdekaan Indonesia dalam satu acara televisi swasta pada Selasa (15/3) dia menjawab tanggal 32 Agustus, bukannya 17 Agustus 1945 sebagaimana seharusnya.

Selain itu, alih-alih menjawab padi dan kapas, saat ditanya lambang sila kelima dalam Pancasila dia malah menjawab "bebek nungging".


Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016
FBN Bali desak Zaskia Gotik ditahan

FBN Bali desak Zaskia Gotik ditahan

Pewarta: 
FBN Bali desak Zaskia Gotik ditahan
Zaskia Gotik. (ANTARA/Muhammad Adimaja)
 Ini sangat penting bagi seluruh anak bangsa agar tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama, yakni menghina simbol negara."

Denpasar (ANTARA News) - Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Bali mendesak, agar pihak penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera menahan Zaskia Gotik terkait dengan laporan terhadap kasus pencemaran simbol negara.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Bela Negara Provinsi Bali, Agus Nahak, di Denpasar, Minggu, mengatakan bahwa penghinaan simbol negara yang dilakukan Zaskia Gotik sangat memalukan dan melecehkan negara.

"Laporan sudah ada ke Polri. Rekaman dari sebuah stasiun televisi swasta juga bisa diperoleh dengan mudah. Artinya bukti-bukti itu sudah bisa dipegang penyidik. Karena itu, FBN Bali meminta kepada penyidik dari Polri agar segera menahan Zaskia Gotik," ujarnya.

Ia menimpali,  "Ini sangat penting bagi seluruh anak bangsa agar tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama, yakni menghina simbol negara."

Penahanan itu, dinilainya, sangat diperlukan agar Zaskia Gotik perlu mendapatkan pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, cinta tanah air dan bangsa serta memberikan efek jera dan edukasi bagi masyarakat untuk menghormati simbol-simbol negara.

"Intinya kita mengecam dan meminta agar Zaskia Gotik harus dibina kesadaran berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air dan kesadaran bela negara, dalam hal ini tidak menghina dan melecehkan, serta mencandai lambang negara. Makanya kita mendesak agar penyidik segera menahan Zaskia Gotik itu," ucapnya.

FBN Bali menyesalkan candaan pemilik goyang itik (Gotik) tersebut terhadap hal yang sangat substansial di negeri ini. Penahanan terhadap Zaskia akan memberikan efek jera dan edukasi bagi seluruh anak bangsa agar tahu tentang simbol-simbol negara. 
Terlebih lagi, ia menilai, Zaskia adalah publik figur dan candaan itu dilakukan saat sedang bersiaran di televisi. Sudah jutaan pasangan mata melihatnya dan sejumlah itu pula anak bangsa dipertontonkan dengan candaan yang sangat tidak mendidik tersebut.

Ketua Advokasi, Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) FBN Bali, Valerian Libert Wangge SH, mengaku terkejut dengan candaan Zaskia Gotik.

"Kami tak menyangka bila ada publik figur yang hendak mendulang popularitas dengan cara menginjak-injak simbol negaranya sendiri. Tindakannya itu sangat tidak patut dicontoh karena justru akan merusak alam kesadaran kita dalam ruang hidup berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dalam satu tayangan di televisi nasional, Zaskia Gotik menjawab dengan seenaknya pertanyaan yang juga diajukan seorang publik figur.

Pertanyaan pertama adalah kapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia? Zaskia menjawab, Indonesia diproklamasikan kemerdekaannya setelah adzan Subuh pada tanggal 32 Agustus.

Adapun pertanyaan kedua, apa lambang sila kelima Pancasila. Zaskia pun menjawab bahwa lambang sila kelima Pancasila adalah bebek.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Back To Top