Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Presiden Joko Widodo disorot berbagai pihak berada di bawah tekanan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh dalam menunjuk calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan. Di tengah desakan yang kian menguat agar Jokowi membatalkan pelantikan Budi, Jokowi bertemu pentolan KMP, Prabowo Subianto.
Risiko politik pun membayangi Jokowi bila membatalkan pelantikan mantan ajudan Megawati itu, bisa-bisa Jokowi ditinggalkan oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang selama ini mendukung Jokowi. Pertanyaan nakal pun muncul, apa KMP akan menampung Jokowi bila pria asal Solo Jawa Tengah itu tak lagi didukung KIH?
"Pokoknya kalau untuk kepentingan bangsa dan negara, apapun yang perlu kita lakukan akan kita lakukan," jawab Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sambil tersenyum santai di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2014) malam.
Fadli berbicara kepada wartawan saat rapat Presidium KMP sedang berlangsung. Menurut Fadli, para elite di KMP yang sedang rapat di lantai 46 gedung ini mengharuskan Jokowi memutuskan polemik Budi Gunawan dengan sikap yang pro-rakyat.
"Seperti disampaikan Pak Prabowo dan sepintas disampaikan para presidium, seharusnya presiden mempertimbangkan kepentingan rakyat dan bangsa," kata Fadli.
Rapat tertutup itu dihadiri oleh Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, Aburizal Bakrie dari Partai Golkar, Hatta Rajasa dari PAN, Anies Matta dari PKS, Sharif Cicip Sutardjo dari Golkar, dan Tjatur Sapto Edi dari PAN.
(dnu/fjp)
Risiko politik pun membayangi Jokowi bila membatalkan pelantikan mantan ajudan Megawati itu, bisa-bisa Jokowi ditinggalkan oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang selama ini mendukung Jokowi. Pertanyaan nakal pun muncul, apa KMP akan menampung Jokowi bila pria asal Solo Jawa Tengah itu tak lagi didukung KIH?
"Pokoknya kalau untuk kepentingan bangsa dan negara, apapun yang perlu kita lakukan akan kita lakukan," jawab Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sambil tersenyum santai di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2014) malam.
Fadli berbicara kepada wartawan saat rapat Presidium KMP sedang berlangsung. Menurut Fadli, para elite di KMP yang sedang rapat di lantai 46 gedung ini mengharuskan Jokowi memutuskan polemik Budi Gunawan dengan sikap yang pro-rakyat.
"Seperti disampaikan Pak Prabowo dan sepintas disampaikan para presidium, seharusnya presiden mempertimbangkan kepentingan rakyat dan bangsa," kata Fadli.
Rapat tertutup itu dihadiri oleh Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, Aburizal Bakrie dari Partai Golkar, Hatta Rajasa dari PAN, Anies Matta dari PKS, Sharif Cicip Sutardjo dari Golkar, dan Tjatur Sapto Edi dari PAN.
(dnu/fjp)
Labels:
KMP
Thanks for reading Sikapi Jokowi, KMP: Apapun Kita Lakukan untuk Kepentingan Bangsa dan Negara . Please share...!

0 Komentar untuk "Sikapi Jokowi, KMP: Apapun Kita Lakukan untuk Kepentingan Bangsa dan Negara "