Di tempat ini, Amran memanggil beberapa pejabat tinggi Kabupaten Sukoharjo untuk rapat persiapan menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rapat berlangsung berdiri tanpa kursi dalam suasana remang, hanya ada penerangan senter.
"Mana senter. Lalu tolong panggil Bu Kadis, Pak Bupati," kata Amran di lokasi sawah Desa Bularedjo, Kamis (29/01/2015).
Usai perintah Amran, beberapa pejabat tinggi Kabupaten Sukoharjo datang. Mereka adalah Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Sukorharjo Netty Harjianti, Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto serta Bupati Sukoharjo Wardoyo Widjaya.
Kepada seluruh pejabat tinggi Kabupaten Sukoharjo, Amran memaparkan teknis rencana kunjungan Presiden Jokowi ke lokasi ini. Rapat dilakukan di pinggir irigasi sawah.
"Jadi ini nanti bentuk U, petaninya menghadap di sini kalau bisa pakai bangku SD. Lalu penempatan media di seberang sana ya. Kemudian traktornya dibentuk huruf U. Jaraknya antar traktor 3 meter," papar Amran.
Kemudian Amran juga meminta Bupati agar disiapkan seluruh petani di Desa Bularedjo. Hal itu dilakukan agar ada interaksi langsung antara petani dan Presiden Jokowi.
"Lalu petani nanti diajak bicara," katanya.
Usai rapat, Amran sempat melihat irigasi sawah di Desa Bularedjo. Amran menilai struktur dan bentuk irigasi di desa ini dinilai yang terbaik dan akan menjadi standar bagi pembangunan irigasi lain.
"Ini kita tunjukan kepada beliau ingin membuat irigasi semacam ini. Mantab," jelas Amran.
Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi lokasi ini pada Sabtu (31/1/2015)
(wij/hen)
Labels:
Mentan
Thanks for reading Suasana Remang di Sawah, Mentan Amran Gelar Rapat Darurat. Please share...!

0 Komentar untuk "Suasana Remang di Sawah, Mentan Amran Gelar Rapat Darurat"