Elza Astari Retaduari - detikNews
Jakarta - Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) adakan lomba keterampilan Navigasi menggunakan peta dan kompas atau yang dikenal dengan Orienteering. Lomba ini digelar guna mendukung program serbuan teritorial TNI AD.
Lomba orienteering dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2015). Selain diikuti oleh prajurit-prajurit TNI, lomba yang digelar sekaligus untuk menyambut HUT Dittopad ke-69 itu juga dibuka untuk umum, pelajar dan mahasiswa.
"Tujuan dilaksanakannya lomba orienteering sebagai wahana pembinaan dan latihan bagi atlet orienteering TNI AD dalam rangka menghadapi kejuaran orienteering Piala Panglima TNI dan Olimpiade Militer (World Military Games) di Korea Selatan Oktober-November mendatang," ujar Ketua Panitia HUT ke-69 Dittopad Kolonel Ctp Ibnu Fatah seperti yang tertulis dalam keterangan Dispenad kepada detikcom.
Ada 127 peserta yang mengikuti lomba ini dan terdiri dari atlet di jajaran TNI AD seluruh Indonesia, Prajurit TNI AL, masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa.
Lomba dibagi menjadi 2 kategori sesuai jarak yang ditempuh. Kategori pertama untuk prajurit, dan kedua untuk umum. Kategori tersebut dibagi lagi menjadi kelompok pria dan wanita.
Menurut Ibnu, tujuan terpenting diadakannya lomba ini adalah agar lebih mendekatkan prajurit TNI AD dengan masyarakat umum. Lomba ini dibuka oleh Dirttopad Brigjen Deddy Hadria.
"Harapannya melalui olahraga orienteering yang melibatkan masyarakat akan tercipta ikatan batin yang kuat antara TNI AD dengan rakyat. Sehingga semboyan TNI AD kuat bersama rakyat, dan rakyat aman, sejahtera bersama TNI AD segera terwujud," kata Ibnu.
Olahraga orienteering ini membutuhkan kemampuan dan keterampilan bernavigasi bergerak dari satu titik ke titik lain (point to point) menggunakan peta dan kompas dalam medan yang belum dikenal atau diketahui sebelumnya.
Atlet dituntut berlari secepat mungkin sesuai dengan urutan titik-titik kontrol (control points) supaya tidak terdiskualifikasi.
Untuk membantu mencari control points secara berurutan, tiap atlet dibekali oleh peta dan kompas. Juaranya ditentukan oleh atlet yang mampu menempuh rute sesuai urutan control points dengan waktu tercepat.
Dalam lomba yang diadakan Dittopad ini dimenangkan oleh Pratu Marisdo Damanik dari Yonif 328/K untuk kategori prajurit. Sementara untuk kelompok umum diraih oleh Mahardika dari Tangerang Orienteering Club.
Untuk kelompok campuran dimenangkan oleh Serda (K) Pebti Ferianti dari Kodam IX/Udayanan Bali. Para pemenang mendapat piala, sertifikat, dan uang pembinaan.
(ear/fdn)
Lomba orienteering dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2015). Selain diikuti oleh prajurit-prajurit TNI, lomba yang digelar sekaligus untuk menyambut HUT Dittopad ke-69 itu juga dibuka untuk umum, pelajar dan mahasiswa.
"Tujuan dilaksanakannya lomba orienteering sebagai wahana pembinaan dan latihan bagi atlet orienteering TNI AD dalam rangka menghadapi kejuaran orienteering Piala Panglima TNI dan Olimpiade Militer (World Military Games) di Korea Selatan Oktober-November mendatang," ujar Ketua Panitia HUT ke-69 Dittopad Kolonel Ctp Ibnu Fatah seperti yang tertulis dalam keterangan Dispenad kepada detikcom.
Ada 127 peserta yang mengikuti lomba ini dan terdiri dari atlet di jajaran TNI AD seluruh Indonesia, Prajurit TNI AL, masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa.
Lomba dibagi menjadi 2 kategori sesuai jarak yang ditempuh. Kategori pertama untuk prajurit, dan kedua untuk umum. Kategori tersebut dibagi lagi menjadi kelompok pria dan wanita.
Menurut Ibnu, tujuan terpenting diadakannya lomba ini adalah agar lebih mendekatkan prajurit TNI AD dengan masyarakat umum. Lomba ini dibuka oleh Dirttopad Brigjen Deddy Hadria.
"Harapannya melalui olahraga orienteering yang melibatkan masyarakat akan tercipta ikatan batin yang kuat antara TNI AD dengan rakyat. Sehingga semboyan TNI AD kuat bersama rakyat, dan rakyat aman, sejahtera bersama TNI AD segera terwujud," kata Ibnu.
Olahraga orienteering ini membutuhkan kemampuan dan keterampilan bernavigasi bergerak dari satu titik ke titik lain (point to point) menggunakan peta dan kompas dalam medan yang belum dikenal atau diketahui sebelumnya.
Atlet dituntut berlari secepat mungkin sesuai dengan urutan titik-titik kontrol (control points) supaya tidak terdiskualifikasi.
Untuk membantu mencari control points secara berurutan, tiap atlet dibekali oleh peta dan kompas. Juaranya ditentukan oleh atlet yang mampu menempuh rute sesuai urutan control points dengan waktu tercepat.
Dalam lomba yang diadakan Dittopad ini dimenangkan oleh Pratu Marisdo Damanik dari Yonif 328/K untuk kategori prajurit. Sementara untuk kelompok umum diraih oleh Mahardika dari Tangerang Orienteering Club.
Untuk kelompok campuran dimenangkan oleh Serda (K) Pebti Ferianti dari Kodam IX/Udayanan Bali. Para pemenang mendapat piala, sertifikat, dan uang pembinaan.
(ear/fdn)
Labels:
Lomba Navigasi,
TNI AD
Thanks for reading Dukung Serbuan Teritorial, TNI AD Gelar Lomba Navigasi Bagi Prajurit . Please share...!

0 Komentar untuk "Dukung Serbuan Teritorial, TNI AD Gelar Lomba Navigasi Bagi Prajurit "