-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Eksekusi Mati Gelombang III, Indonesia Harus Kuatkan Lobi Diplomatik

Rivki - detikNews

Eksekusi Mati Gelombang III, Indonesia Harus Kuatkan Lobi Diplomatik
Jakarta - Setelah mengeksekusi mati 14 orang terpidana narkoba dalam dua gelombang, pemerintah kini menyiapkan eksekusi mati gelombang tiga. Lobi diplomatik pemerintah ke luar negeri diharapkan ditingkatkan untuk minimalisir kecaman dari internasional.

"Diplomasi pemerintah harus dimaksimalkan lagi supaya tekanan dari luar tidak kencang seperti gelombang kedua," ujar pakar hubungan internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah, saat dihubungi, Senin (4/5/2015).

Reza mengatakan para Dubes Indonesia di negara-negara sahabat harus menjelaskan mengapa pemerintah melakukan hukuman mati. Menurutnya para dubes harus menjelaskan bahaya narkoba di Indonesia dan penegakan hukum luar biasa supaya dunia internasional paham betul masalah di Indonesia.

"Mereka harus berikan perspektif bahaya narkoba di Indonesia. Lalu mereka jelaskan secara humanis ke negara-negara luar," ucapnya.

Dia juga mengatakan, media massa di Indonesia punya peran dalam membantu memberikan pemahaman tentang eksekusi mati. Salah satunya, menyuarakan bahaya narkoba dan berapa korban narkoba yang jatuh setiap harinya.

"Meski ada tekanan luar, penegakan hukum harus tetap dilakukan. Di samping itu, pendekatan-pendekatan ke negara luar terus dimaksimalkan," ujarnya.

Berikut daftar terpidana yang telah dieksekusi mati sepanjang kuartal pertama 2015:

1. WN Brasil, Marco Archer Cardoso Moreira, kasus penyelundupan 13 kg kokain
2. WN Malawi, Namaona Denis, kasus penyelundupan 1 kg heroin
3. WN Nigeria, Daniel Enemuo, kasus penyelundupan heroin lebih dari 1 kg
4. WN Belanda, Ang Kiem Soei, kasus pabrik narkoba terbesar se-Asia
5. WN Vietnam, Tran Thi Bich Hanh, kasus penyulundupan 1,5 kg sabu
6. WNI Rani Andriani, kasus penyelundupan 3,5 kg heroin
7. WN Australia, Myuran Sukumaran, kasus penyelundupan 8,2 kg heroin
8. WN Ghana, Martin Anderson, kasus perdagangan 50 gram heroin
9. WN Spanyol, Raheem Agbaje Salami, kasus penyelundupan 5,8 kg heroin
10. WN Brasil, Rodrigo Gularte, kasus penyelundupan 6 kg heroin
11. WN Australia, Andrew Chan, kasus penyelundupan 8,2 kg heroin
12. WN Nigeria, Sylvester Obiekwe Nwolise, kasus penyelundupan 1,2 kg heroin
13. WN Nigeria, Okwudili Oyatanze, kasus perdagangan 1,5 kg heroin
14. WNI, Zainal Abidin, kasus 58 kg ganja


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/asp)
Labels: Eksekusi Mati, Eksekusi Mati Gelombang III, Indonesia Harus Kuatkan Lobi Politik

Thanks for reading Eksekusi Mati Gelombang III, Indonesia Harus Kuatkan Lobi Diplomatik . Please share...!

0 Komentar untuk "Eksekusi Mati Gelombang III, Indonesia Harus Kuatkan Lobi Diplomatik "

Back To Top