"PLTB Samas menjadi sejarah terbesar di Indonesia. PLTA Jatigede juga tertunda cukup lama. Dan Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Jokowi, proyek ini bisa dilanjutkan," kata Menteri ESDM Sudirman Said, saat peresmian sejumlah proyek listrik oleh Presiden Jokowi di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta, Senin (4/5/2015).
Sudirman mengatakan, pemerintah memang mendorong penggunaan listrik dengan energi baru terbarukan, seperti panas bumi, angin, biomassa, dan lainnya.
"Karena energi fosil suatu saat akan habis. Sehingga memilih energi baru terbarukan bukan keharusan, tapi harus kita lakukan bersama-sama," jelas Sudirman.
Rencananya akan ada 30 turbin angin di pembangkit listrik ini, setiap turbin menghasilkan listrik hingga 2 MW. Proyek ini ditargetkan selesai pada 2018 dan menelan biaya sekitar Rp 2 triliun.
Menurut Sudirman Said, bila sudah selesai, PLTB 50 MW ini pemandangannya sangat indah, karena seperti 'perkebunan angin'.
"Ini bisa jadi obyek wisata juga, di bawah turbin nanti juga akan ada perkebunan yang hijau, karena PLTB tidak merusak lingkungan, karena hanya memanfaatkan sumber anginnya saja," kata Sudirman.
(dnl/hen)
Labels:
'Kebun Angin',
'Kebun Angin' yang Diresmikan Jokowi di Yogya,
Jadi Pembangkit Listrik Terbesar RI,
Pariwisata,
Proyek Listrik Besar-besaran Jokowi,
Yogya
Thanks for reading 'Kebun Angin' yang Diresmikan Jokowi di Yogya Jadi Pembangkit Listrik Terbesar di RI. Please share...!

0 Komentar untuk "'Kebun Angin' yang Diresmikan Jokowi di Yogya Jadi Pembangkit Listrik Terbesar di RI"