Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Sekretaris Kabinet Andi
Widjajanto membantah istana pernah mengeluaran surat Keputusan Presiden
(Keppres) untuk mengangkat Bambang Widodo sebagai Dirjen Imigrasi. Pihak
istana pun akan melakukan investigasi.
"Enggak pernah (mengeluarkan Keppres)," ujar Andi di Kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015).
Andi menjelaskan, Keppres 2014 itu nomor terakhirnya adalah 151. Sementara di Keppres pengangkatan Bambang Widodo seri terakhirnya bernomor 766.
"Lalu ada kode di Keppres itu yang tidak mungkin dikeluarkan baik Setneg maupun Setkab. Itu tidak pernah ada," kata Andi.
Andi menegaskan, hingga saat ini posisi Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM masih diisi pejabat Plt (pelaksana tugas). Bahkan belum ada usulan nama untuk mengisi jabatan itu.
Andi mengatakan, pihak istana sudah meminta pihak Kemenkum HAM untuk menyelidiki kasus Keppres 'Bodong' itu.
"Sudah kami minta ke internal Kumham terlebih dulu untuk mengecek apa yang terjadi," kata Andi.
(jor/kha)
"Enggak pernah (mengeluarkan Keppres)," ujar Andi di Kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015).
Andi menjelaskan, Keppres 2014 itu nomor terakhirnya adalah 151. Sementara di Keppres pengangkatan Bambang Widodo seri terakhirnya bernomor 766.
"Lalu ada kode di Keppres itu yang tidak mungkin dikeluarkan baik Setneg maupun Setkab. Itu tidak pernah ada," kata Andi.
Andi menegaskan, hingga saat ini posisi Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM masih diisi pejabat Plt (pelaksana tugas). Bahkan belum ada usulan nama untuk mengisi jabatan itu.
Andi mengatakan, pihak istana sudah meminta pihak Kemenkum HAM untuk menyelidiki kasus Keppres 'Bodong' itu.
"Sudah kami minta ke internal Kumham terlebih dulu untuk mengecek apa yang terjadi," kata Andi.
(jor/kha)
Labels:
Istana,
Keppres 'Bodong'
Thanks for reading Istana Selidiki Keluarnya Keppres 'Bodong' Pengangkatan Dirjen Imigrasi . Please share...!

0 Komentar untuk "Istana Selidiki Keluarnya Keppres 'Bodong' Pengangkatan Dirjen Imigrasi "