Dirjen Tanaman Pangan Kementan Hasil Sembiring mengatakan, pemerintah pusat perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencapai swasembada pangan termasuk jagung.
"Kita undang 101 kabupaten yang memang menjadi sentra produksi jagung," kata Hasil di Kementerian Pertanian, Senin (4/5/2015).
Hasil mengatakan, dialog ini bakal merinci masalah-masalah apa yang terjadi di lapangan terkait dengan perkebunan jagung. Selain itu, dialog akan dilakukan terbuka sehingga para bupati bisa mengusulkan atau berkeluh kesah kepada Mentan Amran Sulaiman.
"Silakan disampaikan masalah-masalah atau pemikirannya sehingga permasalahan jagung ini bisa selesai. Tujuannya kita ingin ada komitmen agar produksi jagung meningkat. Menggali potensi lahan yang teredia. Menggali masalah yang ada di lapangan," tutur Amran.
Saat ini, meski Indonesia produsen jagung, namun masih 'rajin' impor jagung. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor jagung Februari 2015 tercatat mencapai 300.986 ton atau US$ 71,3 juta.
Angka ini tak jauh berbeda dibandingkan bulan sebelumnya dengan volume 341.657 atau US$ 75,3 juta. Akumulasi impor jagung dalam dua bulan mencapai 642.644 ton atau US$ 146,6 juta atau kurang lebih Rp 1,9 triliun.
(zul/hen)
Labels:
Amran Bahas Swasembada Jagung,
Mentan
Thanks for reading Kumpulkan 100 Lebih Bupati, Mentan Amran Bahas Swasembada Jagung. Please share...!

0 Komentar untuk "Kumpulkan 100 Lebih Bupati, Mentan Amran Bahas Swasembada Jagung"