Reporter : Dieqy Hasbi Widhana
Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menuding masalah dana aspirasi ini permainan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov). Menurut Ruhut, Setnov bergerak di kala partainya lengah.
"Kalau saya bilang ini bikin ramai semua karena Setya Novanto, Ketua DPR kok. Mungkin mau curi start, namanya Golkar lagi kisruh, ramai, pecah kongsi yah dia langsung. Bahaya itu Rp 11,2 triliun," sindir Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Ruhut pun mengingatkan pada rakyat harus hati-hari dengan adanya dana aspirasi atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP). Sebab, kata dia, dana senilai Rp 11,2 triliun tersebut jumlah yang besar dan berasal dari rakyat.
"Aduh ngeri kali. Walaupun Misbakhun bilang kecil itu, bagi Misbakhun yang kaya raya itu. Tapi bagi rakyat hati-hati lho," kata Ruhut di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Ruhut meminta agar seluruh anggota DPR lebih berhati-hati tidak dengan asal memainkan uang rakyat. Dia juga berpesan jangan sampai ada hubungan sembunyi-sembunyi antar anggota DPR untuk memainkan dana aspirasi.
"Karena itu pesan Pak SBY, jangan ada istilah TST nanti, Tahu Sama Tahu, ini kan ngeri. Ini APBN, uang rakyat, jangan main-main," tuturnya.
Sejauh ini kesepakatan mengenai ada atau tidaknya dana aspirasi, tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja.
Seperti diketahui dalam rapat Baleg menghasilkan keputusan bahwa tiga fraksi menolak dana aspirasi. Sementara tujuh fraksi lain menyetujui dana aspirasi. Selain PDI-P, ada pula Fraksi NasDem dan Fraksi Hanura yang menunjukkan penolakan serupa.
"Kalau saya bilang ini bikin ramai semua karena Setya Novanto, Ketua DPR kok. Mungkin mau curi start, namanya Golkar lagi kisruh, ramai, pecah kongsi yah dia langsung. Bahaya itu Rp 11,2 triliun," sindir Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Ruhut pun mengingatkan pada rakyat harus hati-hari dengan adanya dana aspirasi atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP). Sebab, kata dia, dana senilai Rp 11,2 triliun tersebut jumlah yang besar dan berasal dari rakyat.
"Aduh ngeri kali. Walaupun Misbakhun bilang kecil itu, bagi Misbakhun yang kaya raya itu. Tapi bagi rakyat hati-hati lho," kata Ruhut di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Ruhut meminta agar seluruh anggota DPR lebih berhati-hati tidak dengan asal memainkan uang rakyat. Dia juga berpesan jangan sampai ada hubungan sembunyi-sembunyi antar anggota DPR untuk memainkan dana aspirasi.
"Karena itu pesan Pak SBY, jangan ada istilah TST nanti, Tahu Sama Tahu, ini kan ngeri. Ini APBN, uang rakyat, jangan main-main," tuturnya.
Sejauh ini kesepakatan mengenai ada atau tidaknya dana aspirasi, tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja.
Seperti diketahui dalam rapat Baleg menghasilkan keputusan bahwa tiga fraksi menolak dana aspirasi. Sementara tujuh fraksi lain menyetujui dana aspirasi. Selain PDI-P, ada pula Fraksi NasDem dan Fraksi Hanura yang menunjukkan penolakan serupa.
Labels:
Di balik pengusulan dana aspirasi,
Ruhut tuding ketua DPR
Thanks for reading Ruhut tuding Ketua DPR di balik pengusulan dana aspirasi. Please share...!

0 Komentar untuk "Ruhut tuding Ketua DPR di balik pengusulan dana aspirasi"