-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Sri Mulyani: Kian langka, negara harus cerdas kelola kekayaan alam

Reporter : Moch Wahyudi Sri Mulyani: Kian langka, negara harus cerdas kelola kekayaan alam
Merdeka.com - Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati mengingatkan banyak negara, termasuk Indonesia, untuk memanfaatkan sumber daya alam yang kian langka dengan cerdas. Potensi itu harus dimanfaatkan untuk menarik investasi swasta jangka panjang dan berorientasi pada antisipasi risiko perubahan iklim.
"Lembaga internasional seperti Grup Bank Dunia, bisa memainkan peran krusial membantu suatu negara beralih pada pertumbuhan ekonomi rendah karbon," katanya dalam situs Bank Dunia, kemarin.
Menurut Sri Mulyani, pembangunan ekonomi rendah karbon lebih banyak mendatangkan keuntungan. Terutama untuk mengatasi risiko perubahan iklim.
"Kebanyakan orang saat ini sudah sadar bahwa berdiam diri terhadap perubahan iklim bakal mendatangkan ongkos lebih mahal ketimbang melakukan tindakan antisipasi," katanya.
Tantangannya, lanjut Sri Mulyani, bagaimana menumbuhkan keinginan politik untuk membuat pilihan kebijakan yang cerdas. "Faktanya, pilihan kebijakan yang cerdas dapat membawa manfaat sama antara negara berkembang dan maju."
Laporan terbaru Komisi Global untuk Ekonomi dan Iklim menyebut, investasi total dalam pembangunan perkotaan rendah karbon berpotensi menyelamatkan dana global sekitar USD 17 triliun pada 2050. Selain itu, investasi yang mengedepankan efisiensi energi dapat menggenjot output ekonomi global hingga USD 18 triliun pada 20135.
"Laporan itu juga menemukan bahwa pebisnis telah mengendalikan pasar global untuk barang dan jasa rendah karbon yang sedang tumbuh hingga senilai USD 5,5 triliun."
Dia mengungkapkan sejumlah rekomendasi Komisi Global untuk Ekonomi dan Iklim guna mengurangi emisi rumah kaca. Diantaranya, fokus menggenjot investasi transportasi publik, efisiensi bangunan, dan manajemen limbah, di daerah perkotaan.
Lalu, lindungi hutan dan tingkatkan produktivitas pertanian. Kemudian, investasi energi bersih.
"Tak semua rekomendasi cocok diterapkan di semua negara. Dan implementasinya juga banyak tantangan, termasuk besar dan lamanya pembiayaan, hingga 15-20 tahun ke depan," katanya. "Yang paling penting, jika rekomendasi ini dijalankan emisi bisa dipangkas agar penaikan suhu global bisa dipertahankan di kisaran 2 derajat celcius."
[yud]

 
Labels: Kian Langka, Negara Harus Cerdas Kelola Kekayaan Alam, Sri Mulyani

Thanks for reading Sri Mulyani: Kian langka, negara harus cerdas kelola kekayaan alam. Please share...!

0 Komentar untuk "Sri Mulyani: Kian langka, negara harus cerdas kelola kekayaan alam"

Back To Top