-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

AS Sebut Juli 2015 Bulan Terpanas, BMKG: Tak Terjadi di Indonesia

Danu Damarjati - detikNews
AS Sebut Juli 2015 Bulan Terpanas, BMKG: Tak Terjadi di Indonesia Foto: Rachman Haryanto
 
 Jakarta - Ilmuwan Ameriksa Serikat (AS) dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menyatakan bulan Juli kemarin adalah bulan bulan dengan temperatur terpanas sepanjang sejarah pencatatan cuaca.

Namun Badan Metereologi Klimatologi dan Geofika menyatakan kesimpulan seperti itu tak menemui fakta di Indonesia.

"Tidak. Setidaknya yang terjadi di Indonesia tidak seperti itu," kata Pelaksana tugas Deputi Klimatologi BMKG Nurhayati kepada detikcom, Sabtu (22/8/2015).

Dia menyebut Indonesia pernah mengalami temperatur yang lebih panas dibanding Juli kemarin. Lagipula, ukuran panas dan tidaknya tidak bisa digeneralisir begitu saja, karena wilayah Indonesia begitu luas.

Namun untuk sekadar contoh, DKI Jakarta mengalami temperatur sekitar 35 derajat Celcius pada Juli kemarin. Panas memang, dan sedikit di atas normalnya kemarau yang lalu-lalu.
"Kemarin, di Jakarta, panas dan kelembaban rendah. Normalnya 32 atau 33 derajat Celcius. Memang lebih panas dari biasanya, dan memang puncak grafik temperatur panas di kemarau ada pada Juli dan Agustus," tutur Nurhayati.
Sebagaimana diberitakan BBC Indonesia pada Jumat (21/8), para ilmuwan AS menyatakan Juli 2015 adalah bulan terpanas sejak 1880. Ilmuwan dari NOAA mengajak semua pihak berpikir apa gerangan dampak cuaca seperti ini bagi manusia.

Para peneliti menyatakan data terbaru ini menguatkan bukti lanjutan tentang perubahan iklim, meskipun kenaikan suhu udara di beberapa tempat diakibatkan oleh pola cuaca El Nino, yang menghangatkan suhu Samudera Pasifik.

(dnu/rvk)
Labels: AS, BMKG, Sebut Juli 2015 Bulan Terpanas, Tak Terjadi di Indonesia

Thanks for reading AS Sebut Juli 2015 Bulan Terpanas, BMKG: Tak Terjadi di Indonesia. Please share...!

0 Komentar untuk "AS Sebut Juli 2015 Bulan Terpanas, BMKG: Tak Terjadi di Indonesia"

Back To Top