-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Pemerintah Xinjiang Nyatakan Tak Larang Muslim Jalankan Ibadah

Danu Damarjati - detikNews
 Pemerintah Xinjiang Nyatakan Tak Larang Muslim Jalankan Ibadah 
Foto: Danu Damarjati

 Xinjiang - Ada pemberitaan soal larangan berpuasa bagi pemeluk Islam di Daerah Otonomi Xinjiang, Republik Rakyat Tiongkok. Namun pemerintah Xinjiang menyatakan tak pernah melarang muslim untuk beribadah.

"Kami memberikan penghormatan penuh bagi mereka yang percaya agama atau tidak percaya agama. Selama Ramadan, ada sejumlah laporan dari media asing, itu menyalahpahami kebijakan di Xinjiang," kata Deputy Director General Foreign Affair Office of Xinjiang, Wu Guanrong di Kantor Hubungan Internasional Xinjiang, 226 Donghuan Road, Urumqi, Xinjiang, Jumat (31/7/2015).


Xinjiang dihuni oleh etnis-etnis yang dominan Muslim, termasuk etnis terbesar Uyghur. Pemimpin di negara Tiongkok dan Xinjiang dinyatakannya akan selalu melindungi kehidupan semua etnis. Sesuai hukum di Tiongkok, mereka berhak percaya dan tidak percaya pada agama.
"Semua 24 ribu muslim berkehidupan sangat normal selama Ramadan. Kami sangat melindungi hak mereka dalam beribadah," katanya.
Mereka berbicara dalam kesempatan pertemuan dengan media dari Indonesia dan Malaysia. Pertemuan ini difasilitasi oleh Departemen Informasi Kementerian Hubungan Luar Negeri RRT.

Pertemuan ini dihadiri juga oleh Kepala Divisi Hubungan Etnis dan Agama Pemerintahan Xinjiang, Aigebeier.

Xinjiang termasuk daerah terluas di Tiongkok yang memiliki luas wilayah 1.664.900 kilometer persegi. Negara yang terletak di persimpangan Eurasia ini ada 24.400 tempat ibadah dan di antaranya ada 24.200 masjid di Xinjiang.

Dinyatakan Kepala Divisi Politik dan Hukum, Chen Zhiyong, situasi di Xinjiang sangat stabil. Pertumbuhan ekonomi juga bagus, dan hubungan antaretnis juga berhasil.

Disebutkan mereka, ada 38 ribu orang yang bekerja sebagai pekerja agama Islam. Sebanyak 1.800 orang beragama juga telah terpilih di Kongres dan Komite dari Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Cina (CPCC).

Xinjiang dihuni lebih dari 11,6 juta penganut agama, dan 10 juta di antaranya adalah Muslim. Jumlah itu melebihi setengah populasi total di Xinjiang.
Uyghur merupakan etnis terbesar dengan proporsi 46,4 persen. Disusul proporsi etnis Han, Kazakh, Hui, Khalkhas, Mongol, Tajik, Xibe, Manchu, Ozbek, Russian, Daur, dan Tatar.
(dnu/hri)
-
Labels: Laporan Dari China, Nyatakan Tak Larang Muslim Jalankan Ibadah, Pemerintah Xinjiang

Thanks for reading Pemerintah Xinjiang Nyatakan Tak Larang Muslim Jalankan Ibadah. Please share...!

0 Komentar untuk "Pemerintah Xinjiang Nyatakan Tak Larang Muslim Jalankan Ibadah"

Back To Top