3:32 WIB | 1.239 Views
"Target saya akhir September selesai semuanya," kata Presiden saat mengunjungi tanggul titik 25 di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa.
Presiden mengatakan dana ganti rugi berasal dari anggaran pemerintah sebesar Rp767 miliar dan sudah disetujui DPR RI.
"Jadi sampai hari ini total yang dikeluar Rp767 miliar yang sudah dibayar Rp155 miliar, besok Rp164 miliar semoga tidak ada masalah," kata Jokowi.
Presiden pun masyarakat dan pemangku kebijakan terkait agar bersama-sama menyelesaikan proses administrasi itu dengan benar.
"Saya selalu menyampaikan ke menteri, kepala BPLS, Gubernur dan ke Bupati, segera jangan ditunda jangan dihambat, tapi memang kan semua harus diversifikasi dengan baik," katanya menegaskan.
Sementara itu, khusus kepada masyarakat Presiden berpesan agar uang ganti rugi yang telah diterima digunakan untuk hal-hal yang produktif.
"Rata-rata satu keluarga dapat Rp300 juta, besar itu, jangan sekali lagi jangan beli hal yang konsumtif, gunakan untuk hal yang bermanfaat," kata Kepala Negara.
Usai mengunjungi Porong, Sidoarjo, Presiden kemudian menuju Kabupaten Trenggalek dengan menggunakan helikopter.
Presiden akan membagikan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera, serta meninjau Bendungan Tugu di wilayah tersebut.
Presiden dan rombongan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa malam.
Validasi
Ganti Rugi Korban Lapindo Anggota tim verifikasi Badan Penanggulangan
Bencana Lumpur (BPLS) melakukan validasi berkas aset korban lumpur dalam
peta area terdampak (PAT) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jawa Timur,
Rabu (1/7/15). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Saya titip yang sudah pegang uang gunakan untuk beli tanah lagi atau bangun rumah, yang sudah ada tinggal nutuputang, jangan sampai membeli hal-hal yang bersifat konsumtif manfaatkan hal-hal yang produktifPorong, Sidoarjo (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo mengatakan pembayaran ganti rugi bagi warga korban lumpur di Sidoarjo selesai pada akhir September.
"Target saya akhir September selesai semuanya," kata Presiden saat mengunjungi tanggul titik 25 di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa.
Presiden mengatakan dana ganti rugi berasal dari anggaran pemerintah sebesar Rp767 miliar dan sudah disetujui DPR RI.
"Jadi sampai hari ini total yang dikeluar Rp767 miliar yang sudah dibayar Rp155 miliar, besok Rp164 miliar semoga tidak ada masalah," kata Jokowi.
Presiden pun masyarakat dan pemangku kebijakan terkait agar bersama-sama menyelesaikan proses administrasi itu dengan benar.
"Saya selalu menyampaikan ke menteri, kepala BPLS, Gubernur dan ke Bupati, segera jangan ditunda jangan dihambat, tapi memang kan semua harus diversifikasi dengan baik," katanya menegaskan.
Sementara itu, khusus kepada masyarakat Presiden berpesan agar uang ganti rugi yang telah diterima digunakan untuk hal-hal yang produktif.
"Rata-rata satu keluarga dapat Rp300 juta, besar itu, jangan sekali lagi jangan beli hal yang konsumtif, gunakan untuk hal yang bermanfaat," kata Kepala Negara.
Usai mengunjungi Porong, Sidoarjo, Presiden kemudian menuju Kabupaten Trenggalek dengan menggunakan helikopter.
Presiden akan membagikan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera, serta meninjau Bendungan Tugu di wilayah tersebut.
Presiden dan rombongan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa malam.
Editor: Heppy Ratna
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Ganti rugi untuk korban lumpur Sidoarjo,
Presiden,
Selesai September,
Sidoarjo
Thanks for reading Presiden: ganti rugi untuk korban lumpur Sidoarjo selesai September. Please share...!

0 Komentar untuk "Presiden: ganti rugi untuk korban lumpur Sidoarjo selesai September"