Jakarta - Presiden Joko Widodo hari ini
mengumpulkan para pimpinan lembaga negara di Istana Bogor. Jokowi
menginginkan ada konsolidasi dan tata krama antara lembaga negara.
Jokowi mengatakan, konsolidasi itu diharapkan agar kebijakan dan sistem kenegaraan menjadi lebih baik.
"Ya kita ingin ada sebuah konsolidasi, agar kebijakan, sistem kenegaraan kita baik di bidang hukum, politik, sosial, ekonomi semuanya menjadi terintegrasi, semua memiliki paham yang sama, memilki pemikiran yang sama bahwa untuk agar negara kita lebih baik, ini yang harus dijalankan. Sehingga kita berkumpul tadi untuk membangun rasa kebersamaan itu," ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2015).
Selain itu, pertemuan itu juga ditekankan agar adanya rasa saling menjaga antar lembaga negara. Hal ini tentu untuk mengurangi terjadinya gesekan antar lembaga.
"Kita ingin saling menjaga antar lembaga negara, antar institusi negara sehingga jangan sampai ada gesekan, benturan, sehingga tatakrama antar lembaga negara itu ada," kata Jokowi.
Jokowi juga ingin membangun kultur politik yang baik antar lembaga negara. Diharapkan, situasi yang harmonis ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia.
"Kita ingin bangun kultur politik yang baik. Kita ingin bangun kultur ekonomi yang baik itu seprti apa. Memang banyak filosofis, tapi saya kira kalau itu disampaikan dalam forum bersama seperti tadi menjadi konsolidasi kenegaraan yang memang kita perlukan," ucap Jokowi.
"Kemudian tadi juga bicara masalah hukum kita. Ya kita sampaikan, hukum modern itu ialah bagaiman membangun sebuah sistem yang prefentif, sebuah sistem yang bisa memberikan fasilitasi, tapi penegakan hukum memang tetap diperlukan," tambahnya.
Lembaga negara yang hadir dalam pertemuan pagi hingga sore hari di Istana Bogor tadi yakni, DPR, MPR, DPD, KY, MK, BPK, KPK, Kejaksaan, Polri dan TNI. Pertemuan dilakukan secara maraton oleh Jokowi mulai pukul 10.00-16.00 WIB.
(rjo/fdn)
Jokowi mengatakan, konsolidasi itu diharapkan agar kebijakan dan sistem kenegaraan menjadi lebih baik.
"Ya kita ingin ada sebuah konsolidasi, agar kebijakan, sistem kenegaraan kita baik di bidang hukum, politik, sosial, ekonomi semuanya menjadi terintegrasi, semua memiliki paham yang sama, memilki pemikiran yang sama bahwa untuk agar negara kita lebih baik, ini yang harus dijalankan. Sehingga kita berkumpul tadi untuk membangun rasa kebersamaan itu," ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2015).
Selain itu, pertemuan itu juga ditekankan agar adanya rasa saling menjaga antar lembaga negara. Hal ini tentu untuk mengurangi terjadinya gesekan antar lembaga.
"Kita ingin saling menjaga antar lembaga negara, antar institusi negara sehingga jangan sampai ada gesekan, benturan, sehingga tatakrama antar lembaga negara itu ada," kata Jokowi.
Jokowi juga ingin membangun kultur politik yang baik antar lembaga negara. Diharapkan, situasi yang harmonis ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia.
"Kita ingin bangun kultur politik yang baik. Kita ingin bangun kultur ekonomi yang baik itu seprti apa. Memang banyak filosofis, tapi saya kira kalau itu disampaikan dalam forum bersama seperti tadi menjadi konsolidasi kenegaraan yang memang kita perlukan," ucap Jokowi.
"Kemudian tadi juga bicara masalah hukum kita. Ya kita sampaikan, hukum modern itu ialah bagaiman membangun sebuah sistem yang prefentif, sebuah sistem yang bisa memberikan fasilitasi, tapi penegakan hukum memang tetap diperlukan," tambahnya.
Lembaga negara yang hadir dalam pertemuan pagi hingga sore hari di Istana Bogor tadi yakni, DPR, MPR, DPD, KY, MK, BPK, KPK, Kejaksaan, Polri dan TNI. Pertemuan dilakukan secara maraton oleh Jokowi mulai pukul 10.00-16.00 WIB.
(rjo/fdn)
Labels:
Ingin Ada Tata Krama Antar Lembaga Negara,
Presiden Jokowi
Thanks for reading Presiden Jokowi Ingin Ada Tata Krama Antar Lembaga Negara. Please share...!

0 Komentar untuk "Presiden Jokowi Ingin Ada Tata Krama Antar Lembaga Negara"