Proyek
MRT Jakarta Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan stasiun Mass Rapid
Transit (MRT) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (2/5). Tahap
pertama pembangunan MRT yakni Lebak Bulus sampai Bundaran HI sepanjang
15,7 km diperkirakan menelan dana sebesar Rp12,5 triliun. (ANTARA
FOTO/Andika Wahyu) ()
Mesin bor yang disebut Tunnel Boring Machine (TBM) pertama ini diberi nama Anteraja dan akan beroperasi dari titik Patung Senayan.
Mesin bor itu akan melakukan penggalian dan konstruksi terowongan jalur bawah tanah MRT ke arah utara menuju titik Setiabudi.
Mesin bor Antareja merupakan salah satu dari empat bor yang akan dioperasikan dalam pekerjaan proyek MRT Jakarta.
Mesin bor pertama dan kedua telah berada di lokasi patung Pemuda, tempat mesin Anteraja akan beroperasi, sedangkan mesin kedua masih dalam tahap perakitan dan akan beroprasi dalam waktu dekat.
Mesin ini akan dioperasikan oleh kontraktor paket pekerjaan CP 104 dan CP 105 (Senayan-Setiabudi) yaitu SOWJ joint venture yang terdiri dari Shimzu, Obayashi, Wijaya Karya dan Jaya Konstruksi.
Bor ini menggunakan teknologi Earth Pressure Balance (EPB) pertama di Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan Jepang, yakni Japan Tunnel Systems Corporation.
Mesin Bor ini memiliki diameter sekitar 6,7 meter dan panjang 43 meter serta berbobot 323 ton.
TBM ini mampu melakukan pengeboran terowongan dengan kecepatan delapan meter per hari. Diperkirakan masa pengerjaan konstruksi jalur terowongan bawah tanah ini akan berlangsung mulai September hingga Desember 2016.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Akan resmikan pengoperasian bor,
Jakarta,
Presiden Jokowi,
Proyek MRT
Thanks for reading Presiden Jokowi akan resmikan pengoperasian bor proyek MRT Jakarta. Please share...!

0 Komentar untuk "Presiden Jokowi akan resmikan pengoperasian bor proyek MRT Jakarta"