Peta
konflik klaim wilayah antar-negara di LautChina Selatan. Kepulauan
Natuna dan zone ekonomi eksklusif milik Indonesia ada di sisi barat daya
perairan itu. (inquirer.net)
... memang bercita-cita membangun Pangkalan Udara TNI AU Natuna menjadi pangkalan militer terpadu, menjadi Pearl Harbor-nya Indonesia...
Karanganyar,
Jawa Tengah (ANTARA News) - "Kami memang bercita-cita membangun
Pangkalan Udara TNI AU Natuna menjadi pangkalan militer terpadu, menjadi
Pearl Harbor-nya Indonesia," kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Agus
Supriatna, di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat.
Pearl Harbour di Pulau Oahu,
Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat, berada sangat jauh dari tanah induk
Amerika Serikat. Pulau Natuna juga demikian, berada di tepi Laut China
Selatan yang sejak beberapa tahun terakhit makin menghangat sejalan
klaim sepihak China atas hampir seluruh perairan itu.
Jadilah Pulau Natuna dan
Kepulauan Natuna menjadi pagar penting bangsa ini menghadapi berbagai
dampak dinamika di Laut China Selatan. Pagar ini harus diperkuat dan
diperkokoh agar bangsa lain tidak seenaknya.
Sebetulnya, Pearl Harbour itu
dikuasai Armada Ketujuh Angkatan Laut Amerika Serikat, sekaligus markas
komando Komando Armada Pasifik Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.
Adapun pangkalan udaranya --yang dulu dibom Jepang pada 7 Desember
1941-- adalah Pangkalan Udara Hickam.
Menurut Supriatna, Pearl Harbor
merupakan pangkalan militer Amerika Serikat terbesar di Kepulauan
Hawaii, sedangkan Pangkalan Udara TNI AU Natuna yang kini tipenya masih C
dan akan ditingkatkan menjadi tipe B, yang dikomandani seorang kolonel.
Untuk saat ini, katanya,
Kementerian Pertahanan menurunkan lebih dari Rp200 miliar sebagai dana
penguatan Pangkalan Udara TNI AU Natuna, dan diharapkan sudah selesai
pada 2016.
Bukan untuk kepentingan
pertahanan fisik saja maka Pangkalan Udara TNI AU Natuna diperkuat,
melainkan juga karena perairan di sana jalur pelayaran strategis, dan
juga untuk memantau keamanan di perbatasan Indonesia dengan
negara-negara lain.
"Sehingga, jika ada negara lain
yang saling mengklaim, tetapi Indonesia berdiri di wilayah itu sebagai
pihak ketiga akan ikut menjaga keamanan," katanya.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
"Pearl Harbour",
Indonesia,
Pulau Natuna
Thanks for reading Pulau Natuna, "Pearl Harbour" Indonesia. Please share...!

0 Komentar untuk "Pulau Natuna, "Pearl Harbour" Indonesia"