Sarifuddin Sudding (ANTARA News.com/Zul Sikumbang)
Jakarta
(ANTARA News) - Anggota MKD DPR RI, Sarifuddin Sudding meminta ketegasan dari Menteri ESDM Sudirman Said soal pencatutan nama presiden dan wakil presiden untuk meminta saham PT Freeport Indonesia
“Setelah
mendengar rekaman, saya tidak mendapatkan adanya pencatutan nama
presiden dan wakil presiden tentang permintaan saham. Tolong anda
tunjukan,” kata Sudding usai mendengarkan rekaman selama 23 jam di ruang
MKD DPR RI, Jakarta, Rabu.
Hal yang sama juga dipertanyakan oleh anggota MKD DPR RI dari Faksi Partai Golkar, Ridwan Bae.
“Saya juga mempertanyakan hal yang sama,” kata Ridwan.
Namun,
pimpinan rapat MKD DPR RI, Surahman Hidayat memutuskan untuk sidang
ditutup. Namun, beberapa anggota MKD DPR RI protes dengan keputusan
pimpinan sidang.
“Kita jangan saling beradu, tandyakan langsung ke pengadu,” kata anggota MKD dari PDIP,M Prakosa.
Setelah melalui perdebatan antar anggota MKD DPR RI, akhirnya pimpinan sidang mempersilahkan kepada Sudirman Said.
“Yang
tertulis di transkip sesuai rekaman yang diputar. Kalau diikuti
baik-baik, dengan baik akan dengan jelas menangkap apa yang saya tulis.
Saya ingin sampaikan di lembar 6 disitu mulai bicara proyek listrik.
Halaman 9 kalau dilihat pelan-pelan disitu jelas ada. Satu menyangkut
antara SN dan MR mengenai saham. Betul soal divestasi tapi yang bicara
kuasa itu pak MS. Saya ingin memuliakan dewan. Gak ada maksud menyerang
siapapun. Seharusnya pengadu dimuliakan bukan sebagai orang bersalah.
Saya sampaikan apa yang saya dengar dan disampaikan oleh Maroef
Sjamsoeddin," kata Sudirman Said
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
MKD,
Pertanyakan soal pencatutan nama,
Presiden dan Wapres
Thanks for reading MKD pertanyakan soal pencatutan nama presiden dan wapres. Please share...!

0 Komentar untuk "MKD pertanyakan soal pencatutan nama presiden dan wapres"