Kekeringan bisa diantisipasi bila ada manajemen air
Dokumentasi
seorang petani menanam biji palawija di areal sawah yang mengering di
Indramayu, Jawa Barat, Selasa (7/7/15). Data Dinas Pertanian dan
Peternakan Kabupaten Indramayu, Kekeringan yang melanda areal pertanian
sudah mencapai 14.689 hektar dan terancam puso. (ANTARA FOTO/Dedhez
Anggara)
Jakarta
(ANTARA News) - Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan, menyatakan,
kekeringan tahun ini seharusnya bisa diantisipasi bila pemerintah bisa
mewujudkan management air.
Menurut
dia, kekeringan itu bukan baru tahun ini saja, tapi masalah yang terus
berulang dari tahun ke tahun dan itu seperti juga banjir.
“Dan pemerintah menyikapinya seperti pemadam kebakaran, pas muncul masalah baru kebakaran jenggot," katanya, di Jakarta, Kamis.
Hal
ini bisa terjadi, kata dia, karena pemerintah tidak pernah bisa
mewujudkan manajemen air yang baik sehingga kalau musim hujan banjir,
pas musim kering, kekeringan dan kebakaran hutan.
Bahkan,
kata politisi PKB itu, banjir dan kekeringan seperti bencana yang
dibiarkan terus berulang. Hal itu, ungkapnya, karena tidak pernah ada
perencanaan yang serius untuk mengatasinya.
“Jadi
pemerintah harus wujudkan manajemen air yang baik sehingga Indonesia
bisa mengambil manfaat yang besar sebagai negara tropis,” demikian Johan
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
